MayaT Cewek Muda Dibuang Ke Laut

Selasa 22 April 2008, Jam: 10:05:00
PULAU TIDUNG (Pos Kota) – Bertepatan dengan Hari Kartini, Polisi Daerah Metro Jaya mendapat kado khusus berupa koper berisi mayat wanita muda.Wanita korban pembunuhan sadis ini ditemukan di kawasan wisata Kepulauan Seribu, tepatnya di tepi pantai Pulau Tidung, Minggu (20/4) malam.
Senin pagi (21/4), petugas Polres Kepulauan Seribu yang menangani kasus ini mengevakuasi mayat ke Jakarta melalui Pelabuhan Muara Angke. “Kondisi mayat sudah membusuk dan wajahnya sulit dikenali, “ kata Wakapolres Kepulauan Seribu Kompol Kuntjung Suyanto SH.
Mayat cewek berada dalam koper hitam berlabel Travel Time berukuran lebar 0,5 meter dan panjang 1 meter, tanpa celana dalam dan BH. Korban hanya menganakan kaos abu-abu dan celana pendek bermotif kembang warna merah putih, lazimnya pakaian pantai ala Hawai. Diperkiaran, wanita korban pembunuhan ini berusia 20 tahun.
Polisi memastikan bahwa wanita ini korban pembunuhan. Tidak ditemukan luka bekas sayatan senjata tajam di tubuh yang berkulit putih itu. “ Hanya ditemukan luka memar di rusuk dan paha kiri korban. Luka ini diduga akibat pukulan benda tumpul, “ ujar Kuntjung Suyanto.
Kuntjung Suyanto membentuk tim khusus terdiri dari satuan intel dan reserse. Dalam upaya membongkar peristiwa ini, Kuntjung meminta partisipasi masyarakat membantu kerja polisi.
Kepada warga yang merasa kehilangan anggota keluarganya, diminta Kuntjung menghubungi Polres Kepulauan Seribu di nomor telepon 021-4413568 atau 4409465.
DITEMUKAN NELAYAN MANCING
Adjat, 40, nelayan warga Pulau Tidung yang pertama kali menemukan koper hitam berisi mayat tersebut. Minggu petang, ketika sedang mancing di pinggir pantai Pulau Tidung, Adjat, warga RT 02/02, Kelurahan Pulau Tidung melihat pemandangan tak lazim.
Di hadapannya hanyut satu koper besar. Berharap akan mendapat rezeki nomplok, Adjat bergegas menghampiri koper.
Di pinggir pantai, ia membuka paksa koper tersebut. Nelayan ini terperanjat. Bukan barang berharga yang diharapkannya, tapi koper itu berisi mayat wanita yang sudah membusuk.
Ketika masih berada di koper, mayat dalam posisi meringkuk. Penemuan mayat dilaporkannya kepada warga sekitar kemudian diteruskan ke Polsek Kepulauan Seribu Selatan. Warga sekitar tidak kenal dengan wanita korban pembunuhan ini.
Upaya memastikan penyebab kematian, petugas mengirim jasad korban ke RSCM guna diotopsi. “Kami masih menunggu hasil visum,” kata Kuntjung .
Senin petang, seorang pria dan wanita berboncengan motor datang ke kamar mayat R0SCM. Pasangan yang tidak mau menyebutkan nama dan alamatnya mengaku kehilangan keluarga seminggu lalu. Ketika melihat mayat wanita itu, mereka mengaku tidak kenal.
KONDISI WAJAH RUSAK
Hingga berita ini diturunkan, petugas masih kesulitan mengidentifikasi lebih jauh tentang korban. Pasalnya, tidak ditemukan kartu pengenal korban. Selain itu, kondisi wajah korban rusak.
Hanya ciri fisik seperti berkulit putih, perkiraan tinggi badan dan pakaian dikenakannya yang bisa dikenali. Rambut pirang korban pun sudah mulai rontok.
Petugas juga masih sulit memperkirakan apakah jasad korban dibuang dari kapal pesiar atau dilempar dari daratan. “Perairan tempat ditemukannya mayat adalah perlintasan ramai yang kerap dilintasi berbagai jenis kapal, baik yang berukuran kecil mapun besar,” tambah Kuntjung.
Lokasi untuk mencapai lokasi tersebut, dari daaratan Jakarta diperlukan sekitar satu setengah jam menggunakan kapal motor. Pulau terdekat selain, Pulau Tidung adalah Pulau Payung berjarak sekitar 10 Km. DariPpulau Sebaru, tempat rehabilitasi pengguna narkoba, waktu tempuhnya hingga 3 jam.
MAYAT LAIN DI KOPER
Sebelumnya, kasus lain pernah terjadi di Kali Ancol pada 16 Oktober 2007. Saat itu sesosok mayat perempuan usia 25 tahun tengah hamil 3 bulan ditemukan tewas dalam koper juga berwarna hitam.
Belakangan korban diidentifikasi bernama Susilowati Liana, dibunuh Steven, anak tiri bos sauna di Lokasari, Jakarta Barat. Motif pembunuhan istri kelima dari bos sauna Chan Kwok King alias Ricky, 55, itu terkait lilitan utang Steven.
Penolakan pinjaman uang Rp 60 juta mendorong Steven membunuh. Bersama dua rekannya, Yusuf, 25, dan Suhendra, 27, warga Penjaringan, Jakut, Steven juga membunuh sang ayah di kamarnya, lantai IV Gedung Lokasari, Tamansari.
Kasus mayat perempuan dalam koper juga pernah terjadi di hutan pinus, Kampung Lemang Nendeud, Desa Sukagalih, Megamendung, Bogor, pada Kamis, 6 Desember 2007. Saat ditemukan, korban mengenakan pakaian dalam atasan warna hitam dan bawahan merah muda. Kondisi tengkorak bagian belakang pecah. Hingga kini, kasusnya belum berhasil diungkap polisi.
KOPER BISA UNGKAP
Prof. Muhammad Mustofa, Guru Besar Kriminologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia mengatakan, pelaku pembunuhan mayat dalam koper kemungkinan besar orang dekat yang dikenal korban. Ia membuang mayat itu di Kepulauan Seribu semata untuk menghilangkan jejak.
Menurutnya, jenis koper akan membantu menunjukkan identitas pelaku. Mulai dari ukuran dan merek koper dapat menunjukkan apakah pelaku seorang yang membunuh dalam rangka bepergian untuk jangka waktu singkat atau jangka waktu lama.
“Diduga pelaku orang yang memiliki akses ke Kepulauan Seribu, entah untuk wisata atau lainnya,” ungkapnya. “Polisi dapat melacak pelaku dari koper itu. Polisi juga harus tahu lebih dulu jati diri korban.”
CIRI-CIRI
0 Umur sekitar 20 tahun, wajah oriental, kulit putih, mata sipit, rambut lurus sebahu dicat pirang.
0 Tinggi sekitar 160 Cm, berat sekitar 40 kg, di betis kiri ada tanda hitam bekas luka panjang 10 Cm.
0 Korban mengenakan kaos lengan pendek abu-abu, celana pendek model ‘Hawai’ corak bunga merah jambu dan putih, tidak pakai celana dalam dan bra.
0 Tubuh dimasukkan koper merek travel time ukuran 100 x 50 Cm hitam tidak dikunci.
0 Diperkirakan tewas lebih dari 2 hari, kini dismpan di kamar jenazah RSCM.
Tak Sekedar Emansipasi
Selasa 22 April 2008, Jam: 9:10:00
Dalam rangka memeringati Hari Kartini, Senin (21/4) perempuan sopir armada Transjakarta bekerja dengan memakai kebaya. Meskipun mungkin agak merepotkan, itu sah-sah saja. Pada saat yang sama, murid-murid TK dan SD mengenakan aneka rupa pakaian tradisional dari seluruh pelosok nusantara, juga boleh-boleh saja, sekalipun itu juga mungkin merepotkan orangtua murid.
Tetapi mempersempit makna peringatan hari lahir Kartini terbatas pada upaya meningkatkan kecintaan kita pada budaya pakaian nasional, itu jelas tidak pas dari sisi kebutuhan zaman. Selain itu, membosankan karena seperti mengulang selebrasi dengan mengabaikan makna semangat Kartini yang sesungguhnya.
Bahwa dalam keseharian, dari foto-fotonya RA Kartini selalu terlihat mengenakan pakaian tradisional (Jawa), hal itu lebih disebabkan oleh tuntutan zaman dan lingkungan sosio-kultural pada masanya. Karena itu, meskipun melestarikan budaya nasional melalui pakaian-pakaian tradisional juga penting, tetapi semangat Kartini jauh melampaui soal-soal pakaian.
Dari begitu luasnya perspektif pemikiran Kartini, emansipasi dan pendidikan barangkali adalah dua hal yang paling menonjol. Jejak semangat itulah yang kini mulai terasa. Di bidang politik, misalnya, muncul kuota perempuan untuk duduk di parlemen. Kini hampir tak ada lagi profesi yang ‘haram’ bagi kaum hawa. Di bidang pendidikan, rata-rata murid di sekolah kini justru lebih banyak perempuan dibanding siswa pria. Prestasi belajarnya pun konon siswa perempuan lebih baik.
Di lingkungan kecil, seperti di tempat kerja yang didominasi pria, pembedaan perlakukan yang berbasis pada sentimen gender, kadang masih terasa. Di lingkungan rumah tangga, pekerjaan domestik masih kental diidentifikasikan sebagai pekerjaan perempuan. Bahkan sekalipun Sang ibu turut mencari nafkah untuk menopang kondisi ekonomi keluarga, urusan pendidikan anak seolah tetap jadi tanggungjawab utama kaum ibu. Dalam lingkup paling bawah, seperti keluarga, kondisi ekonomi sangat menentukan posisi perempuan. Ketika dihadapkan pada pilihan siapa harus bersekolah karena keterbatasan dana, keluarga tetap mengutamakan anak laki-laki. Situasi serupa terjadi pada kaum perempuan yang berangkat ke luar negeri untuk menjadi TKW.
Emansipasi dan pendidikan memang mulai terasa menjadi dasar bagi kemandirian kaum wanita di negeri ini. Tetapi tak jarang, justru kemandirian kerap bertentangan (dipertentangkan) dengan keharmonisan rumah tangga, yang berakibat pada terabaikannya kebutuhan anak (fisik dan psikis).
Pada perspektif yang lebih luas, perempuan Indonesia dituntut tidak hanya berkutat pada emansipasi yang bermakna mengejar kesetaraan posisi individual dengan kaum pria. Terkait dengan kondisi sosial ekonomi kita yang terpuruk, Kartini tentu bercita-cita lebih jauh lagi, yaitu menempatkan perempuan sebagai bagian penting dari pelaku perubahan (agent of change). Bukan sekadar obyek, melainkan menjadi sosok yang berkiprah ikut mengatasi masalah.***
_
Melindungi Kehormatan Agama
Oleh : KH Didin Hafidhuddin
Sungguh memprihatinkan jika melihat kondisi masyarakat Indonesia akhir-akhir ini. Beragam persoalan datang silih berganti seakan tiada henti. Mulai dari permasalahan ekonomi, seperti inflasi yang tinggi, harga-harga bahan makanan yang naik, upah riil yang menurun, angka pengangguran yang masih tinggi, dan tingkat kemiskinan yang juga masih belum dapat dikurangi secara signifikan.
Kemudian, masalah politik, seperti konflik pilkada berkepanjangan di sebuah provinsi di wilayah timur Indonesia yang berpotensi menciptakan konflik horizontal yang lebih luas. Belum lagi, dengan kondisi global yang mengancam kepentingan bangsa, seperti tingginya harga minyak dunia yang sudah mencapai angka 115 dolar AS per barel, krisis pangan dunia, dan ancaman resesi global akibat krisis kredit perumahan rakyat di AS.
Selain itu, di antara masalah yang sangat berat menimpa umat Islam adalah munculnya beragam aliran sesat dan menyesatkan, yang berusaha melemahkan akidah dan keyakinan terhadap kebenaran ajaran Islam. Jika dibiarkan aliran-aliran seperti itu, akan menimbulkan kerusakan yang sangat besar. Umat Islam akan kehilangan pegangan dan arah.
Setiap orang akan memiliki kebebasan untuk menafsirkan, menginterpretasikan ajaran agama, dan membuat fatwa sesuai dengan logika pemahaman dan kepentingannya, meskipun tanpa memiliki dasar ilmu yang mencukupi.
Pantaslah jika Rasulullah SAW telah mengingatkannya dalam sebuah hadis bahwa sumber penyakit kronis agama itu ada tiga, yaitu penguasa yang zalim, ulama yang buruk, dan mujtahid yang bodoh namun suka berfatwa (HR Daelami dari Ibn Abbas).
Berkembangnya aliran sesat akibat kebodohan terhadap ajaran agama ini tidak boleh dibiarkan. Perlu ada tindakan tegas secara hukum agar keberadaan aliran-aliran sesat itu dapat diminimalisasi atau bahkan dihilangkan sama sekali.
Bentuk-bentuk aliran sesat
Secara umum, aliran sesat yang ditinjau dari aktivitasnya dapat dibagi ke dalam dua kelompok. Pertama, aliran sesat yang berupa gerakan bersifat pemikiran. Kedua, aliran sesat yang tidak hanya berhenti pada tataran pemikiran, namun telah berhimpun dalam sebuah organisasi yang lebih sistematis, yang memiliki jaringan dan struktur yang jelas, dan memiliki mekanisme rekrutmen anggota yang tertata dengan baik.
Sering kali kelompok yang kedua ini membentuk sebuah komunitas tersendiri yang bersifat sangat eksklusif dan terpisah dari komunitas umat Islam yang lain. Kelompok pertama didominasi oleh berbagai pemikiran yang mencoba untuk mendekonstruksi ajaran Islam yang sudah bersifat final, termasuk mengkritisi segala hal yang telah menjadi prinsip pokok dalam ajaran Islam. Misalnya, dengan berbagai dalih dan argumentasi, mereka menolak keyakinan bahwa ajaran Islam adalah satu-satunya agama yang benar dan sempurna di sisi Allah SWT, sebagaimana yang dinyatakan dalam QS 5 : 3.
Bagi mereka, semua agama tidak ada bedanya karena bersumber dari Tuhan yang sama. Akibatnya, muncullah paham pluralisme agama yang melahirkan konsep relativisme agama. Kebenaran agama menjadi sesuatu yang bersifat relatif dan tidak mutlak. Pemikiran merusak dan berbahaya semacam ini sudah masuk ke berbagai kalangan dan kelompok, yang ujungnya akan menimbulkan keraguan dalam beragama (tasykik).
Meski demikian, bukan berarti ajaran Islam tidak mengakui adanya kemajemukan atau pluralitas. Pluralitas merupakan sesuatu yang bersifat sunatulah, sehingga menolak keberadaannya pada hakikatnya sama dengan menolak kebenaran hukum Allah. Dalam QS 49 : 13 misalnya, Allah SWT secara tegas menyatakan manusia itu diciptakan berbangsa-bangsa dan bersuku-suku dengan tujuan untuk saling mengenal.
Begitu pula dengan perbedaan, di mana ia merupakan bagian dari sunatulah. Namun demikian, menyamakan sesuatu yang jelas-jelas secara diametral berbeda juga merupakan tindakan yang tidak sesuai dengan sunatulah. Karena, hanya akan menciptakan ketegangan dan konflik. Yang harus dikembangkan adalah sikap untuk saling menghormati dan menghargai perbedaan yang ada.
Bahwa, setiap agama berbeda merupakan fakta kehidupan yang nyata. Menyamakan semua agama justru akan menjadi tindakan yang kontraproduktif. Karena, hanya akan menimbulkan gejolak negatif di tengah masyarakat. Selanjutnya, pada kelompok aliran sesat yang kedua, selain membentuk komunitas yang sangat eksklusif, mereka juga sering membuat aturan-aturan dan doktrin ajaran yang bertentangan dengan ajaran Islam yang sebenarnya. Misalnya, tidak boleh menikah dengan umat Islam di luar komunitasnya, karena mereka menganggap bahwa umat Islam di luar komunitasnya adalah kafir dan sesat.
Kemudian, pada beberapa kelompok, untuk melegitimasi para pendiri dan pemimpinnya, dimunculkan pemahaman bahwa Nabi Muhammad SAW bukan merupakan nabi dan rasul terakhir. Sehingga, para pemimpin tersebut dapat dengan leluasa mengklaim dirinya sebagai utusan Allah. Padahal, hal tersebut jelas-jelas melanggar firman Allah dalam QS 33 : 41 yang menegaskan posisi Nabi Muhammad SAW sebagai khataman nabiyyin wal mursalin (penutup para nabi dan rasul).
Di antara kelompok yang termasuk dalam kategori ini adalah Ahmadiyah, yang hingga saat ini tidak menunjukkan itikad baik untuk melaksanakan 12 butir penjelasan Pengurus Besar (PB) Jemaat Ahmadiyah Indonesia (JAI) pada 14 Januari 2008 secara konsisten dan bertanggung jawab.
Dua solusi
Untuk mencegah dampak negatif yang ditimbulkan oleh berbagai aliran sesat tersebut, ada dua langkah solusi yang dapat dilakukan. Pertama, hendaknya pemerintah dan masyarakat merujuk pada fatwa MUI dalam menilai sesat tidaknya sebuah aliran keagamaan. Karena, MUI merupakan wadah representatif para ulama yang berasal dari berbagai ormas keagamaan yang berbeda-beda.
Kedua, perlunya tindakan tegas secara hukum dari pemerintah. Pemerintah tidak perlu ragu untuk membubarkan kelompok-kelompok aliran sesat yang ada. Bagaimanapun, kehormatan dan kemuliaan agama harus dilindungi. Insya Allah, umat dan masyarakat akan senantiasa mendukung kebijakan tersebut. Wallahu'alam.
Kasih seorang ibu
Ibu Meninggal Setelah 38 Tahun Merawat Putrinya yang Koma
cid:image001.jpg@01C889D9.7706EBF0
Kasih ibu kepada beta tak terhingga sepanjang masa, hanya memberi tak harap kembali ... Sepenggal syair lagu itu benar-benar mengena pada sosok ibu asal AS ini. Wanita berusia 80 tahun itu selama berpuluh-puluh tahun merawat putrinya yang mengalami koma.
Sampai akhirnya ibu penuh kasih itu meninggal, mendahului putrinya yang hingga saat ini masih terbaring dalam koma berkepanjangan.
Kaye O'Bara menutup mata untuk selamanya di rumahnya di Miami Gardens, Florida . Kamar yang selama ini ditempatinya bersama putrinya, Edwarda sejak 1970 silam. Kaye meninggal dalam tidurnya. Dia telah bertahun-tahun menderita penyakit jantung.
Semasa hidupnya Kaye pernah berjanji tak akan pernah meninggalkan Edwarda yang ketika itu masih remaja. Janji itu dimulai sejak Edwarda jatuh koma akibat penyakit diabetesnya 38 tahun yang lampau.
"Kami kira dia akan hidup melampaui kami semua. Wanita itu begitu kuat," kata keponakan Kaye, Pamela Burdgick seperti dilansir harian News.com.au, Sabtu (8/3/2008).
Selama kurun waktu 38 tahun, kisah pengabdian Kaye kepada putrinya, Edwarda menarik simpati banyak orang. Para pengunjung yang jumlahnya tak terhitung lagi mendatangi rumah Kaye. Bahkan ada pula sebagian orang yang datang dari Jepang untuk ikut merayakan ulang tahun Edwarda.
Kisah Kaye telah dituangkan dalam buku laris karya Dr. Wayne Dyer yang berjudul A Promise Is A Promise: An Almost Unbelievable Story of a Mother's Unconditional Love and What It Can Teach Us.
Edwarda, penderita diabetes, mengalami flu sebelum Natal 1969. Beberapa hari kemudian kondisinya memburuk dan orangtuanya, Kaye dan suaminya, Joe, membawanya ke rumah sakit.
Beberapa saat sebelum Edwarda kehilangan kesadarannya, remaja putri itu sempat bertanya kepada ibunya: "Janji ibu tidak akan meninggalkan saya, janji ya?" Kaye pun berjanji tidak akan pernah meninggalkan anak perempuannya itu.
Itulah kata-kata terakhir yang disampaikan Kaye sebelum anaknya koma berkepanjangan. Dan Kaye menepati janjinya.
Kaye dengan teratur membalik tubuh putrinya tiap dua jam supaya tidak mengalami nyeri akibat berbaring terlalu lama. Kaye memberinya makan berupa campuran makanan bayi dan susu bubuk melalui tube, menyuntikkan insulin, memutar alunan musik, membacakan buku untuk Edwarda dan tak lelah berdoa di samping tempat tidur Edwarda supaya suatu hari nanti putrinya itu akan sadar kembali.
Bagi Kaye, mengurus putrinya itu bukanlah beban, melainkan berkat. Kaye sangat yakin, Edwarda akan terbangun. "Bagi saya, dia hampir sadar. Kadang-kadang saya merasa mendengar dia bicara: Ibu, saya baik-baik saja," kata Kaye kepada media AS, Miami Herald beberapa waktu lalu.
Namun kini Kaye telah pergi untuk selamanya. Dia meninggalkan Edwarda yang masih terbaring koma entah sampai kapan. Adik Edwarda, Colleen O'Bara mengatakan, keluarga akan terus merawat Edwarda di rumah mereka. Sama seperti Kaye, Colleen juga yakin kakaknya itu akan sadar suatu hari nanti.
Suami Kaye, Joe mengalami serangan jantung pada tahun 1972 dan meninggal dunia empat tahun kemudian. Sejak itu, Kaye mengurus Edwarda dengan menggunakan tunjangan sosial dari pemerintah dan dana pensiun suaminya, ditambah lagi dengan sumbangan dari orang-orang.
Chelsea Dimotivasi Kenangan Pahit
London - Kekalahan Chelsea dari Liverpool di dua semifinal Liga Champions dalam tiga musim terakhir jelas menyesakkan. Tapi pedihnya "luka" itulah yang akan diusung klub London tersebut demi memastikan skenario serupa tak terulang untuk kali ketiga.
Pada tahun 2005, langkah "Si Biru" kandas di babak empat besar lewat gol Luis Garcia yang kontroversial. "Si Merah" pun akhirnya maju ke partai puncak dan menjadi jawara.
Dua musim setelahnya, Chelsea kembali mengalami nasib tak jauh beda. Walau kali ini mereka memberikan perlawanan lebih alot, hasilnya tak berubah. Mereka kalah adu penalti dan Liverpool melangkahkan kaki ke final.
Musim ini kedua tim kembali berhadapan di babak empat besar dan hasil serupa pasti tak mau dirasakan Chelsea. Kemenangan kali ini bisa jadi pelipur lara untuk memupus kenangan pahit dua kekalahan sebelumnya, terlebih lagi jika mereka sekaligus bisa jadi juara.
"Perasaan terbakar itu masih belum pudar ketika kami kalah dari Liverpool dalam dua pertemuan sebelumnya dan itu takkan pernah hilang. Tapi satu hal yang akan meringankannya adalah maju ke final dan mengangkat tropi," tekad Kapten Chelsea John Terry, yang dilansir Yahoosport, Selasa (22/4/2008).
Motivasi serupa juga diusung oleh Manajer Avram Grant. "Kami sudah kalah di Liverpool dua kali tapi itu kini sudah jadi sejarah. Kami bisa menciptakan sejarah, itu tujuan kami," lugas dia.
Dalam empat musim terakhir di Liga Champions, Chelsea sudah tiga kali kandas di semifinal. Selain oleh Liverpool pada musim 2006/07 dan 2004/05, "The Blues" juga terhenti di babak empat besar pada musim 2003/04 usai kalah dari Monaco.
Owen, Pesepakbola Muda Terkaya
Jakarta - Karir Michael Owen boleh saja tertatih-tatih tahun ini. Posisinya di tim nasional Inggris pun penuh tanda tanya. Tapi soal harta, ia adalah pesepakbola muda terkaya di Inggris.
Berdasar daftar orang terkaya versi The Sunday Times, Owen berada di nomor 12, khusus untuk orang-orang berusia di bawah 30 tahun. Dalam daftar yang baru akan dirilis resmi pekan depan itu, Owen bernilai 41 juta poundsterling (Rp 753 miliar).
Nilai striker Newcastle United ini meningkat empat juta pounds dari harta yang dimilikinya satu tahun silam.
Sementara, Wayne Rooney dan kekasihnya Coleen McLaughlin ditempatkan di peringkat 13 orang muda terkaya dengan nilai 35 juta pounds. Jumlah penilaian mereka sama dengan milik Pangeran Williams dan Harry, serta Jenson Button (pembalap F1).
Cristiano Ronaldo menjadi pendatang baru di 100 orang muda terkaya ini. Rekan setim Rooney di Manchester United itu dihargai 15 juta pounds.
The Sunday Times Rich List adalah daftar yang dirilis oleh koran The Sunday Times semenjak tahun 1989. Nilai seseorang dihitung berdasarkan harta-harta yang dimilikinya, terkecuali yang berada dalam rekening bank.
Tahun lalu, The Sunday Times Rich List dipuncaki oleh Lakshmi Mittal dan keluarganya yang memiliki nilai sebesar 19,25 milyar pounds. Peringkat dua daftar yang sama tahun silam diduduki oleh Roman Abramovich dengan nilai 10,8 miliar pounds.
Jelang Liverpool vs Chelsea
Liverpool Lebih Jadi Favorit
Jakarta - Liverpool punya rekor bagus dalam mengatasi Chelsea di semifinal Liga Champions pada tiga musim ke belakang. "Si Merah" pun kini diunggulkan ketika menjamu Chelsea dalam laga pertama semifinal musim ini.
Pada musim 2004/05 dan 2006/07, Liverpool selalu mampu mengandaskan Chelsea di babak empat besar pentas prestisius klub-klub Eropa itu. Pada dua pertemuan tersebut, "Si Merah" juga selalu menang 1-0 --meski di musim 2006/07 kemudian berujung dengan adu penalti-- dari "Si Biru".
Dengan catatan tersebut, Liverpool yang kali ini akan jadi tuan rumah pertemuan pertama, Rabu (23/4/2008) dinihari WIB, lebih difavoritkan kalangan pejudi. Namun begitu, pertandingan diyakini bakal berjalan cukup ketat sehingga koefisien yang ditawarkan untuk Chelsea pun tak berselisih jauh.
Rumah judi Inggris William Hill hanya bersedia memberikan koefisien sebesar 23/20 buat kemenangan tuan rumah dan koefisien 9/4 buat kemenangan tim tamu. Ladbrokes juga nyaris mirip dengan memberikan koefisien 5/4 buat Steven Gerrard cs dan 5/2 untuk Frank Lampard dkk.
Sementara rumah judi asal Austria Bwin sedikit berbeda dalam kadar koefisien dengan memberikan 2,20 buat kemenangan timnya Rafael Benitez dan 3,35 bagi kejayaan pasukan Avram Grant.
Versi Bursa Taruhan:
Liverpool Menang-Seri-Chelsea Menang
William Hill : 23/20 15/8 9/4
BWin: 2,20 3,05 3,35
Ladbrokes: 5/4 2/1 5/2
No comments:
Post a Comment