Artika Sari Devi dan Yohanes Surya Pilih 'Jurusan Google'
Jakarta - Puteri Indonesia 2004 Artika Sari Devi dan Yohanes Surya, fisikawan pemandu tim olimpiade Fisika Indonesia ternyata sama-sama berada di 'jurusan Google' ketika berselancar di dunia maya. Tentu saja, 'jurusan Google' yang dimaksud di sini adalah situs pencarian Google.
"Saya menggunakan Google untuk mencari berbagai artikel penting, misalnya tentang black hole," demikian kata Yohanes ketika berbincang dengan detikINET.
Artika, mantan puteri Indonesia yang ditemui dalam kesempatan terpisah juga mengaku tak bisa lepas dengan Google ketika asyik berinternet. "Apalagi saat ini saya kan sedang mengerjakan tesis. Google pun berguna mencari materi yang saya perlukan," demikian ungkapnya.
Artika mengaku menghabiskan setidaknya tiga jam perhari di dunia maya, sebagian besar dimanfaatkannya untuk mencari artikel buat tesis S2-nya yang tengah dikerjakan di Universitas Gajah Mada (UGM), untuk itu Google menjadi 'jurusan' favoritnya.
"Di rumah, saya juga punya akses Internet sampai 256 Kbps. Sedangkan di luar, saya selalu membawa laptop untuk akses," lanjut Artika.
Profesor Jarang Akses Internet
Barangkali karena kesibukannya melatih anak-anak muda jenius Indonesia, Profesor Yohannes Surya mengaku malah tidak terlalu sering mengakses Internet.
"Saya kira, hanya tiga hari seminggu saya mengakses Internet. Terutama sekali saya mengakses Google jika memerlukan informasi tertentu," tuturnya.
Lebih lanjut, Yohanes juga mengungkapkan belum begitu memaksimalkan teknologi informasi seperti Internet dalam pelatihan tim olimpiade Fisika Indonesia. Namun pada masa mendatang, peran Internet disebutnya akan semakin signifikan bagi anak didiknya.
Akibat Kecanduan Internet, Istri Potong Tangan Suami
Jakarta - Gara-gara kecanduan Internet, Jiang Ming, lupa dengan janji terhadap istrinya, He Ling. Tentu saja, hal ini membuat He Ling naik pitam dan nekat memotong tangan Jiang Ming.
Jiang Ming yang berasal dari kota Chengdu Provinsi Sichuan, Cina, pernah berjanji kepada istrinya, tidak akan pernah berinternet lagi dan akan menghabiskan waktunya di rumah untuk menjaga putra mereka yang baru lahir.
Namun, Jiang Ming ternyata mengabaikan janjinya. Diam-diam dia pergi ke kafe Internet dekat rumahnya untuk asyik ber-chatting ria dengan gadis-gadis.
"Sewaktu saya berinternet, tiba-tiba tangan kanan saya mati rasa. Tanda panah di layar pun berhenti bergerak, "kata Jiang Ming seperti yang dikutip Annanova dari Chongqing Evening News, Rabu (29/8/2007).
Jiang Ming pun melihat tangannya sudah di dekat mouse pad. Darah keluar dari tangan kanannya.
Dalam persidangan, Jiang Ming memohon agar istrinya dibebaskan dari tuduhan. Tindakan yang diambil istrinya ini diakibatkan dia melanggar janjinya. Hakim menunda sidang dan akan membacakan putusan pada hari yang berbeda.
XL Bangun Stan Pembelajaran Telekomunikasi
Yogyakarta - Yogyakarta menjadi pilihan PT Excelcomindo Pratama Tbk (XL) dalam membangun sebuah wahana pembelajaran telekomunikasi pertama di Indonesia yang dikhususkan bagi kaum muda.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta, Drs. Syamsuri M.M dan Myra Junor, GM Corporate Communication XL meresmikan stan ini di lantai dua Taman Pintar Yogyakarta.
"Saya senang dengan kehadiran stan ini. Hal ini untuk mewadahi pelajar Yogya termasuk anak-anak untuk mengerti teknologi telekomunikasi," tutur Syamsuri, kepada detikINET, Selasa (28/8/2007).
Stan Pembelajaran XL ini berukuran cukup luas dengan empat komputer multimedia. Di sini mereka yang berminat bisa mengetahui informasi interaktif seputar telekomunikasi. Stan ini juga dilengkapi simulasi telepon dan akses internet gratis.
"Stan telekomunikasi semacam ini adalah yang pertama dibuat XL di Indonesia untuk wahana pembelajaran kaum muda. Yogyakarta dipilih karena kota ini telah punya Taman Pintar yang konsepnya sesuai," ungkap Myra Junor.
Lebih lanjut Myra mengungkapkan bahwa tidak menutup kemungkinan XL juga akan membangun stan serupa di wilayah lain di Indonesia. Taman Pintar sendiri adalah sebuah gedung dengan wahana pembelajaran ilmu pengetahuan interaktif di Yogyakarta.
Syamsuri mengatakan bahwa pembangunan stan XL ini turut mendukung rencana Dinas Pendidikan kota Yogyakarta dalam menerapkan sistem pembelajaran sekolah berbasis ICT (Information and Communication Technology).
"Saat ini telah terdapat empat sekolah yang akan dijadikan proyek kami dalam penerapan ICT. Nantinya diharapkan seluruh sekolah di Yogya akan ter-cover," lanjutnya.
Menurut Drs. Samiyo, Kepala Perencanaan Keuangan Diknas Yogyakarta yang mengendalikan proyek ICT ini, nantinya di sekolah-sekolah para siswa akan menggunakan laptop dalam sebagian proses pembelajaran memakai Internet.
Disinggung mengenai sistem operasi yang digunakan, ia menambahkan, sementara masih akan memakai software proprietary. Namun secara bertahap, Open Source akan menjadi pilihan utama agar program ini bisa ditekan biayanya dan lebih memasyarakat.
Nganjuk Menatap Kota Multimedia
Jakarta - Masyarakat kota Nganjuk, Jawa Timur, bersiap untuk mengoptimalkan akses teknologi informasi sebagai sarana pembangunan di segala bidang. Sebagai langkah awal, 10 lokasi hotspot pun dibangun di wilayah strategis.
Layanan hospot merupakan sarana akses Internet tanpa kabel yang beradius 10 sampai 50 meter dan dapat diakses dari perangkat komputer yang memiliki modem wireless dan perangkat telekomunikasi yang memiliki fasilitas Wifi.
Dari keterangan tertulis yang diterima detikINET, Selasa (28/8/2007), pemerintah kabupaten Nganjuk bersiap untuk menciptakan taman alun-alun yang memiliki fasilitas akses Internet dengan menggandeng PT Telkom.
"Telkom akan memfasilitasi layanan tersebut dengan memberikan bebas biaya sampai akhir Tahun 2007 serta dukungan sarana dan infrastruktur fasilitas hotspot," tutur Djadi Soegiarto, Manager Komunikasi Divre V Telkom.
Selain alun-alun, lanjut Djadi, 10 Lokasi hotspot akan dipasang sampai dengan akhir tahun 2007 di beberapa wilayah strategis kabupaten ini seperti Polres, SAMSAT, IKIP, rumah makan, hotel, DPRD, RSUD Kabupaten serta SMAN 1 Nganjuk dan lokasi lainnya.
"Telkom juga memberikan pelatihan Internet bagi para guru, perwakilan siswa, instansi dan kantor Dinas Pemkab Nganjuk." kata Djadi kembali.
Sementara itu, terkait dengan target penjualan Speedy, Telkom Nganjuk menargetkan 300 pelanggan Speedy dan sebagian dari pelanggan schoolnet yang telah mengikuti pelatihan Internet.
Razia Pengguna Software Bajakan Hinggapi Jakarta Selatan
Jakarta - Upaya penertiban penggunaan piranti lunak bajakan terus dilakukan Polri. Beberapa pengguna software bajakan yang berlokasi di Jakarta Selatan pun telah dirazia.
Pada 6 Agustus 2007, tim dari Direktorat Ekonomi Khusus Mabes Polri menyita seperangkat unit komputer dari 2 perusahaan di Jakarta Selatan. Tepatnya, dari PT M sebuah perusahaan komunikasi disita 22 unit komputer serta dari PT T perusahaan konstruksi 33 unit komputer.
"Mereka diketahui telah menginstal piranti lunak tanpa lisensi," kata Kabid Penerangan Umum Mabes Polri Kombes Pol Bambang Kuncoko di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta, Selasa (28/8/2007).
Piranti lunak yang tidak memiliki lisensi tersebut mencakup piranti lunak dari Adobe, McAfee, Microsoft, dan Symantec. Dua perusahaan tersebut ditengarai melanggar UU Hak Cipta no 19 tahun 2002 pasal 72 ayat 3.
"7 Orang saksi sedang kita periksa," kata Bambang.
Warnet Tak Dirazia
Sementara itu Perwakilan BSA (Business Software Alliance) Donny A. Sheyoputra memberikan jaminan untuk warung internet dan game center tidak akan dilakukan penertiban. "Kalau ada seperti itu maka itu razia liar," ujar Donny.
BSA pun tidak pernah meminta polisi untuk merazia tempat-tempat seperti itu. "Kalau ada yang melakukannya itu oknum," jelasnya.
Sedang mengenai banyaknya keluhan adanya oknum-oknum yang melakukan razia seperti itu di daerah-daerah, dia meminta agar menghubungi langsung ke BSA pusat.
Terkait adanya Departemen Pemerintahan dan lembaga penegak hukum yang masih menggunakan piranti lunak bajakan, Donny hanya menjawab singkat. "Mereka kan bukan menggunakan untuk tujuan komersil," kelitnya.
BSA pun mengaku tengah berupaya untuk melakukan sosialiasi dan keringanan harga bagi para pengguna piranti lunak yang masuk golongan bawah.
Sementara itu Bambang Kuncoko menegaskan kalau ada oknum polisi yang melakukan operasi liar untuk melaporkannya ke Mabes Polri. "Catat identitasnya dan laporkan kepada pimpinan," tandasnya. ( ndr / wsh )
Call Center Nokia 'Tampung' Baterai Bermasalah
Jakarta - Nokia Indonesia menyerahkan sepenuhnya persoalan penggantian baterai seri BL-5C yang bermasalah ke Nokia Global. Di Indonesia, dukungan diberikan berbentuk call center.
Dukungan melalui call center dimaksudkan untuk pengguna ponsel Nokia yang diperkirakan tidak semuanya memiliki akses internet. "Karena nggak semua (pengguna Nokia-red) menggunakan internet. Jadi tinggal menelepon ke call center lalu menyebutkan nomor serinya," ujar Regina Hutama Poli, Corporate Communications Manager Nokia Indonesia, di sela-sela peluncuran Nokia 6110 Navigator di Dapur Baba, Jakarta, Selasa (28/8/2007).
Bagi konsumen Nokia yang ingin mengetahui apakah baterai yang digunakan bermasalah atau tidak, ujar Regina, bisa menghubungi call center nomor 021-526-6542. Selanjutnya, mereka juga diminta mengakses langsung situs Nokia.com.
Bagi yang memiliki baterai bermasalah, ujar Regina, dari Nokia Global akan mengirimkan baterai pengganti ke alamat konsumen langsung. "Penanganan itu dilakukan langsung oleh Nokia Global, Nokia Indonesia hanya membantu lewat Call Center," Regina menambahkan.
Bagi yang sudah mendapat baterai pengganti, Regina mengimbau untuk mengirimkan balik baterai yang bermasalah ke Nokia Global. Akan disediakan amplop untuk mengirimkan baterai lawas itu tanpa biaya.
Jumlah Belum Jelas
Hingga saat ini, Regina mengatakan, Nokia Indonesia belum mempunyai daftar berapa jumlah baterai seri BL-5C yang diduga dapat menyebabkan overheat yang beredar di Indonesia.
Ia mengatakan, di Indonesia memang terdapat ponsel Nokia yang dilengkapi baterai BL-5C yang bermasalah itu. "Kami juga masih menunggu laporan dari Nokia Global. Cuma dari beberapa model yang disebutkan menggunakan baterai itu, beberapa di antaranya memang masuk Indonesia. Seperti 1100 dan E50," ujar Regina.
Jumlah baterai yang bermasalah ada sekitar 46 juta unit yang tersebar secara global. Ini merupakan baterai BL-5C yang diproduksi Matsushita selama Desember 2005 - November 2006.
Dari seluruh ponsel GSM dan CDMA Nokia yang masuk ke Indonesia, Dominikus Susanto, Product Marketing Manager Nokia Indonesia,memperkirakan ada lima model yang menggunakan baterai ini. "Baterai itu kan sudah di dalamnya handphone. Jadi kami tidak punya data berapa baterai (bermasalah) yang masuk ke Indonesia," ujarnya. ( wsh / wsh )
Menkominfo: Serat Optik Terintegrasi di 2009
Surabaya - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) berharap pada 2009 serat optik Indonesia di wilayah Barat dan Timur akan terintegrasi. Kebutuhan untuk akses data menurutnya akan makin besar.
Hal itu dikemukakan Menkominfo Mohammad Nuh seusai 'sosialisasi ICT untuk pelajar SMA se-Jawa Timur' di Hotel Garden Palace, Jalan Yos Sudarso, Surabaya, Selasa (28/8/2007). Untuk mendorong perkembangan internet di Indonesia, ujarnya, masih memerlukan kerja keras. Sebab infrastruktur masih belum mendukung perkembangan internet.
Salah satu usaha yang sedang dilakukan saat ini, lanjut Nuh, adalah mengoptimalkan pembangunan serat optik. Pembangunan serat optik baru akan terpusat pada Indonesia Timur.
Untuk pengembangan Indonesia Timur tahun 2008 ini diharapkan selesai pembangunan 10 ribu kilometer sambungan kabel serat optik dengan total investasi mencapai Rp 4 triliun.
Di wilayah Indonesia Barat, lanjutnya, perhatian terfokus pada mengintegrasikan beberapa wilayah. Karena banyak daerah di Indonesia Barat sudah terdapat kabel serat optik namun masih belum terintergrasi.
"Diharapkan tahun 2009 mendatang Indonesia Timur dan Indonesia Barat terintegrasi," tegasnya.
Nuh juga menggarisbawahi masih rendahnya persentase pengguna internet di Indonesia. Apalagi, jika dibandingkan pengguna telepon seluler.
Saat ini perkembangan pengguna telepon seluler mencapai 60 juta orang, sedangkan pengguna internet masih 6 persen dari populasi penduduk Indonesia atau sekitar 14,4 juta pengguna. "Perkembangan telepon seluler sangat luar biasa sementara internet masih jauh tertinggal," tuturnya. ( mar / wsh )
Tanpa Bra, Beyonce Terekspos di YouTube
Jakarta - Dalam sebuah pertunjukan musiknya di Kanada, bintang pop populer Beyonce menari-nari di panggung. Tak sengaja, baju Beyonce tersingkap sehingga bagian terlarangnya bisa dilihat seluruh penonton.
Adegan ini sempat terekam di kamera seseorang dan tentu saja, segera dipublikasikan di internet termasuk di situs berbagi video populer, YouTube. Pertunjukan hot Beyonce ini pun dapat disaksikan selama beberapa detik di YouTube.
Seperti dikutip detikINET dari Softpedia, Selasa (28/8/2007), klip Beyonce di YouTube ini pun segera menarik minat jutaan orang yang melihat dari seluruh penjuru dunia. Klip ini dilaporkan telah dilihat sebanyak 2.092.565 kali, dikomentari 334 kali dan disimpan sebagai favorit oleh 812 pengguna. Tidak diketahui apakah Google sebagai pemilik YouTube akhirnya akan mengambil tindakan dengan menghapus momen memalukan ini.
YouTube memasukkan video Beyonce tersebut dalam kategori untuk dewasa, sehingga untuk melihatnya diperlukan konfirmasi umur (tanggal lahir). 'Video ini mungkin mengandung konten yang tidak sesuai untuk beberapa orang' demikian isi peringatan itu. Disebutkan, video semacam ini selalu membuat pengunjung YouTube jadi melimpah ruah. ( fyk / wsh )
Wednesday, August 29, 2007
Artika Sari Devi dan Yohanes Surya Pilih 'Jurusan Google'
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment