Wednesday, April 23, 2008

Terus Berlari, Atau Selamanya Terhenti


Kita sering diingatkan bahwa selama masih hidup, maka roda kehidupan masih akan terus berputar. Kadang diatas, dan kadang dibawah. Kita ingin terus diatas. Namun, hidup memiliki kodratnya sendiri.Yang diperlukan hidup dari kita bukanlah menghentikan perputarannya, melainkan berlari bersamanya. Membawa roda itu menuju ketempat yang nilainya tinggi. Sebab, ditempat yang tinggi, sekalipun bagian roda itu berada dibawah, tetap saja dia tinggi. Jadi, jika kita bisa memberikan derajat yang tinggi pada sang roda, maka berada dibagian bawah roda itu bukanlah masalah. Melainkan, seperti melodi indah dalam simponi naik dan turunnya irama sebuah orkestra. Itu hanya bisa terjadi jika kita terus berlari. Sebab, jika kita berhenti, maka kita menjadi terdiam seperti mati.



Pagi itu, embun masih enggan untuk beranjak pergi. Menutupi rumput tebal yang menghampar diseluruh permukaan padang golf yang menghijau. Hujan semalam menyisakan sunyi. Juga dingin yang memanjakan. Sementara burung-burung mulai sibuk bernyanyi tralala-trilili, tak seorangpun saya temui dipagi buta seperti ini. Kesendirian memberi ruang untuk menikmati semuanya tanpa ada yang menyela. Nyanyi riang para burung bergabung dengan gemuruh deburan ombak dikejauhan. Bersama suara derak renyah dari pergesekan antara alas sepatu dengan landasan semen disepanjang jogging tract yang saya telusuri. Benar-benar damai. Begitu membuai hingga tanpa terasa padang golf sudah berganti dengan bibir pantai yang terjal. Embun bergulat dengan geliat sinar mentari, namun keringat disekujur tubuh saya bercucuran tanpa kompromi. Tak ada dingin. Melainkan kehangatan yang memenuhi hati.



Sesampai diujung terjauh tebing itu, kita tidak perlu berlari lagi. Inilah ujung dunia itu. Tempat pertemuan antara muara sungai dengan tanah dimana kaki berpijak, dan lautan yang mendeburkan suara ombak. Tempat dimana kita bisa membenamkan diri didalam kedamaian. Tempat dimana lagu laut bersenandung merdu merayu kita agar mendekat. Hingga akhirnya berhadapan langsung dengan sang ombak. Berdiri diatas batu karang kehitaman yang berdiri tegak. Terpukau oleh sisa-sisa air pasang semalam. Terpikat oleh ikan-ikan kecil yang terperangkap disela-sela genangan. Siput-siput terpaku dalam bisu. Dan rumput-rumput laut menyajikan hamparan bak beludru.



Ketika saya melompat dari satu batu karang ke batu karang lainya, tiba-tiba saja ada sebuah kesadaran baru. Ternyata, tempat saya berpijak bukanlah benar-benar batu karang. Melainkan setumpuk kulit kerang yang mengeras, melapisi permukaan batu karang itu. Lama-lama, saya menyadari bahwa selama jutaan tahun alam telah menghidupi batu karang itu dengan sisa-sisa kulit kerang. Lalu mereka memosil. Dan akhirnya menjadi bagian tak terpisahkan dari struktur batu itu. Tapi, ada satu tanya nyaris tak berjawab dibenak saya; 'Mengapa alam begitu rajin mengumpulkan kulit kerang itu?' Dengan telaten membawanya ketempat itu. Dan teramat terampilnya menata kulit kerang itu sebegitu rapi. Tetapi, benarkah mereka melakukannya? Jika bukan, lantas siapa? Yang pasti, itu bukan perbuatan ikan-ikan. Bukan tindakan ombak yang bercipratan. Bukan pula nelayan. Siapa? Saya tidak tahu.



Semakin kuat memendam keingintahuan, semakin terkubur saya dalam rasa penasaran. Formasi itu terlalu indah untuk diabaikan. Hingga akhirnya, saya terdorong untuk mencongkel kulit kerang itu. Namun, tangan ini tak kuasa untuk membongkar batu karang. Dia terlalu tangguh. Terlampau kokoh untuk sekedar membuatnya goyah. Saya mencobanya sekali lagi, kali ini menggunakan sebongkah batu. Namun, kulit kerang itu tidak hendak lepas dari pelukan sang batu karang. Mereka begitu menyatu, hingga enggan dipisahkan. Saya memukulkan batu itu terlampau keras ketika salah satu kulit kerang terpecah. Padahal, saya ingin dia utuh. Bukan hancur seperti itu.



Namun, penyesalan saya berubah menjadi ketakjuban. Ternyata, dibalik kulit kerang yang pecah itu bersembunyi seonggok daging. Daging kerang. Ternyata, kerang-kerang yang saya anggap hanya sisa-sisa sebuah kehidupan itu sesungguhnya masih hidup. Ternyata, mereka bukan setumpuk cangkang. Melainkan sebuah spesies kerang yang hidup dengan cara menempelkan dirinya dibatu karang. Berapa lama mereka harus terpaku disitu? Seumur hidup. Sejak lahir, hingga menjemput kematian. Orang-orang di Bali menamakan spesies kerang itu 'kritip'. Yaitu, kerang yang menyerahkan diri kepada batu karang. Dan mereka menjadi bagian dari bertumbuh dan berkembangnya sang batu karang.



Saya tercenung. Memandang kearah laut yang teramat luas. Membayangkan bahwa angin telah mengantarkan sang ombak untuk menjelajah seluruh penjuru dunia. Mereka-reka bahwa para ikan sudah bepergian kesemua tepi bumi. Dan para kura mengembara kemana-mana. Sementara para kritip, hanya tinggal diam terpaku disitu. Tiba-tiba saja, saya menyadari, bahwa hidup kita seperti kritip. Terpaku pada sesuatu yang kita anggap sebagai kenyamanan. Menjadikan kita takut untuk menantang hidup. Meski seperti halnya samudera luas itu, hidup sungguh menyediakan berbagai macam peluang. Menyajikan banyak hal yang lebih baik daripada tempat dimana kita berada kini. Namun, kita enggan meninggalkan kenyamanan ini dan melintasi rintangan demi pencapaian kita yang berikutnya. Dan kita mengatakan; "sudahlah, saya sampai disini saja". Sehingga sang waktu yang telah menempuh perjalanan begitu jauh, hanya membawa kita ketempat yang sama. Tidak. Kita tidak boleh seperti itu lagi. Kita harus bersedia berhenti dari berhenti. Untuk kembali berlari. Dan terus berlari lagi.



Tiba-tiba saja saya teringat tentang jebakan zona kenyamanan. Comfort zone. Seolah tengah kembali diajarkan sang kritip. Dan begitulah pula manusia pada umumnya. Ketika kita sampai kepada sebuah tempat dimana kita merasa nyaman, maka kita menjadi enggan untuk beranjak dari tempat itu. Sehingga, gagasan tentang 'keluar dari zona kenyamanan' semakin terdengar seperti sebuah lelucon. Cobalah tengok, pencapain kita hari ini. Apakah masih sama dengan yang hari kemarin? Berbedakah dengan apa yang bisa kita wujudkan tahun lalu? Jangan-jangan, semuanya masih seperti yang dulu-dulu. Kita memang ikut penjelajahan sang waktu. Namun, kita hanya diam disitu. Padahal, hidup tidak pernah berhenti menawarkan banyak hal baru. Seperti samudera yang bersedia membawa kita mengembara keseluruh penjuru dunia. Tapi, karena kita terpesona dengan sang zona kenyamanan, maka kita memutuskan untuk berhenti. Kemudian menyerahkan diri, seperti sang kritip memasrahkan hidupnya kepada sang batu karang. Hingga tidak jelas lagi perbedaan antara hidup dengan mati. Sampai-sampai, kita ragu apakah kita ini masih hidup, atau sudahkah kita mati.



Zona kenyamanan juga mengisyaratkan kita tentang memberi nilai kepada hidup itu sendiri. Kita, merasa nyaman dengan perilaku-perilaku kita. Meskipun itu buruk, namun kita enggan meninggalkan keburukan itu. Walau tahu itu merugikan orang lain, tapi kita keberatan menghentikannya. Biar itu merendahkan diri, kita meneruskannya juga. Hingga kita berani berkata; "Mencari uang dengan cara curang saja sudah susah, apalagi melakukannya dengan kejujuran?" Kita percaya bahwa ombak dihadapan kita itu terlampau berbahaya. Jadi, kita memilih berdiam diri seperti sang kritip. Kita percaya bahwa menjadi orang jujur itu menyusahkan hidup, maka kita memilih terpenjara dalam kecurangan.



Memang, selama ini saya sering bertanya; mengapa orang tidak gampang untuk sadar? Ternyata sebenarnya mereka sadar. Seorang pencuri, sadar bahwa mencuri itu bukan tindakan yang baik. Seseorang yang mengambil uang bukan haknya sadar bahwa tindakannya melanggar norma-norma. Seseorang yang menindas orang lain sadar bahwa perbuatannya tidak mencerminkan nilai luhur dirinya sebagai seorang manusia. Namun, kita merasa bahwa tinggal selamanya dalam kubangan perbuatan-perbuatan itu sebagai cara teraman, dan ternyaman. Sebab, dengan begitu kita bisa mendapatkan banyak uang secara instan. Mudah. Dan melimpah. Sedangkan, jika meninggalkan cara itu, dan mulai berenang didalam ombak; tantangannya terlalu berat. Belum tentu kita bisa bertahan dalam terpaan gelombang kehidupan itu. Jangan-jangan, kita akan mati tenggelam. Jadi, mengapa kita harus meninggalkan kebiasaan-kebiasaan ini? Padahal, sang kritip mengatakan; "Kamu akan mati, jika berhenti dalam kubangan itu. Yang mati bukan dirimu. Tapi hatimu. Lalu hati itu memosil. Dan kemudian mengeras, serupa kerasnya batu karang...... ."


Everyone is born for a purpose to be,
You may never see it, or never know.
Each life no matter its length,
That existence has meaning to some.
A minute, an hour, or for years to come,
Time doesn't matter for the life that's begun.
We touch maybe only one soul,
Or we may share our soul to many.
Each breath of life brings something to some,
Life is simply a moment in time.
A time determined not by minutes or hours,
But by the purpose for which the life began.
Each heart beat you hear or feel,
Is the touch of whatever purpose is near.
Question not why it began or ended,
Look to the purpose it gave to someone.



RINGKASAN

* Penjualan rumah AS jatuh 2% pada bulan Maret setelah sempat naik di Februari.
* McDonald’s Corp. melaporkan kenaikan 24% atas pendapatan bersih di Q1 akibat pertumbuhan global yang pesat dan penguatan saham di Amerika meskipun ekonomi melemah.
* Mitsubishi UFJ Financial Group Inc., bank terbesar Jepang dari segi nilai pasar, tidak merasa ``panik'' seputar meluasnya pertambahan kerugian di pasar kredit.
* Indonesia berencana untuk menjual surat hutang berdenominasi dollar, untuk membantu defisit anggaran akibat tingginya harga minyak mentah.
* Pimpinan Investasi S&P: Kami percaya bahwa yang terburuk telah berlalu dan kita akan melihat bagaimana mekanisme pasar akan meningkatkan indeks.
* Royal Bank of Scotland akan menerbitkan saham baru senilai 12 M pound ($24 M) untuk menutupi kerugian penghapusbukuan senilai 5.9 M pound.


Turunnya Penjualan Rumah
Penjualan rumah AS jatuh pada bulan Maret setelah sempat naik di Februari. Penjualan rumah jatuh ke tingkat 4.93 juta, turun 2.0% dari level Februari di 5.03 juta, kata the National Association of Realtors pada hari Selasa. Penjualan turun 19% dari Maret 2007 di level 6.11 juta. Harga median rumah sebesar $200,700 untuk bulan Maret, turun 7.7% dari $217,400 di Maret 2007. Harga median rumah di Februari tahun ini sebesar $195,600. Turunnya harga membuat pembeli potential properti menjaga jarak untuk melihat seberapa jauh harga akan turun. Inventori rumah naik 1.0% di akhir Maret ke 4.06 juta yang siap untuk dijual, yang juga menunjukkan supplai untuk 9.9 bulan dengan tingkat harga yang sekarang. Pada akhir Februari hanya ada supplai untuk 9.6 bulan. Secara umum, penjualan rumah di bulan Maret hasilnya beragam. Penjualan jatuh 6.5% di kawasan Midwest, naik 2.2% di Northeast dan West, dan turun 3.5% di South.

Laba McDonald Triwulan Pertama Meningkat, Kenaikan dari Eropa
McDonald’s Corp. melaporkan kenaikan 24% atas pendapatan bersih di Q1 akibat pertumbuhan global yang pesat dan penguatan saham di Amerika meskipun ekonomi melemah. Penjualan makanan cepat saji mencetak pendapatan bersih sebesar $946.1 M, atau 81 sen per lembar, naik dari $762.4 juta, atau 62 sen per lembar. Hasil ini ditopang juga oleh pelemahan dollar dan operasional perusahaan di kawasan Eropa dan Asia Pasifik, Timur Tengah maupun Afrika yang seluruhnya mengantarkan pendapatan dan pertumbuhan laba dua digit.

Pimpinan Mitsubishi UFJ Tidak `Panik' Pada Subprime
Mitsubishi UFJ Financial Group Inc., bank terbesar Jepang dari segi nilai pasar, tidak merasa ``panik'' seputar meluasnya pertambahan kerugian di pasar kredit. ``Tidak akan ada kejutan'' dalam ukuran kerugian subprime, ungkap Katsunori Nagayasu, presiden Bank of Tokyo- Mitsubishi UFJ Ltd., dalam wawancara 18 April silam. ``Kami sudah periksa pinjaman produk kami. Kami tidak panik.'' Mitsubishi UFJ di Januari memperkirakan kerugian terkait subprime senilai 95 milyar yen ($921 juta) untuk tahun fiskal yang berakhir 31 Maret, 17 persen dari tagihan yang diumumkan oleh rivalnya yang lebih kecil Mizuho Financial Group Inc. Nagayasu enggan menyebutkan apakah kerugian akan melebihi prediksi.

Indonesia Akan Menjual Obligasi-Dollar Kali Ke-2 Di 2008
Indonesia berencana untuk menjual surat hutang berdenominasi dollar, yang merupakan penawaran kali ke dua tahun ini, untuk membantu defisit anggaran akibat tingginya harga minyak mentah yang memicu pemerintah untuk membayar subsidi bahan bakar lebih tinggi. Pemerintah telah mengirim e-mail ke sejumlah bank investasi kemarin, untuk mengajukan penawaran pada 28 April sebagai penasehat, menurut dua orang yang mengetahui rencana tersebut. Pemerintah berencana menjual surat hutang ber tenor 10-tahun atau lebih lama. Defisit anggaran Indonesia akan melebar 2.1 % dari PDB 2008 akibat naiknya harga minyak mentah. ``Negara perlu pendanaan untuk memerangi inflasi dan naiknya harga BBM,'' kata Arthur Lau, analis pada JF Asset Management Ltd. di Hong Kong.

Pimpinan Investasi S&P: Yang Terburuk Bagi Saham Telah Berakhir
Saham telah mengalami penurunan tajam dan segera menguat seiring pemotongan suku bunga oleh Fed dan paket stimulus ekonomi pemerintah, ungkap strategis ekuitas pada hari Selasa. Sam Stovall, pimpinan strategis investasi dan komite kebijakan investasi di Standard & Poor's, seraya memaparkan prediksi perusahaannya bahwa S&P 500 akan mencapai level
1,560 di akhir 2008, 5 point lebih rendah dari level penutupan indeks di Oktober 2007. "Penurunan yang telah kita alami sepertinya di luar opini yang ada. Kami percaya bahwa yang terburuk telah berlalu dan kita akan melihat bagaimana mekanisme pasar akan meningkatkan indeks."

RBS Akan Mengumpulkan $24 M Akibat Masalah Kredit
Royal Bank of Scotland akan menerbitkan saham baru senilai 12 M pound ($24 M) untuk menutupi kerugian penghapusbukuan senilai 5.9 M pound akibat menurunnya nilai aset dan memulihkan neraca perusahaan. RBS mengungkapkan rencananya untuk meningkatkan modal inti sebesar 4 M pound pada akhir tahun ini dan mungkin menjual seluruh atau sebagian dari bisnis asuransinya. "Ini merupakan diskon yang menjajikan, dan investor akan senang dengan jumlah sebesar ini– mereka menginginkan RBS untuk meningkatkan kasnya sehingga perusahaan dapat melanjutkan bisnisnya," kata Mark Sartori, kepala perdagangan Eropa di Fox-Pitt, Kelton. Bank terbesar kedua Inggris ini juga mengungkapkan rencananya untuk menjaga cadangan modalnya di level 6%.

Ekspor Swiss Naik
Ekspor Swiss naik di bulan Maret, suatu pertanda bahwa spesialisasi produk masih kompetitif meskipun terjadi perlambatan di AS dan Eropa yang membebani pemesanan. Penjualan di luar negeri naik 4.7% dari Februari, ketika sempat turun 1.1%. Perusahaan Swiss mungkin dapat memposisikan pada spesialisasi industri seperti farmasi untuk bertahan pada pelambatan global. Seiring dengan ekonomi AS dan Eropa yang melambat, ekspor dari Switzerland kemungkinan tidak dapat bertahan pada level yang sama.

Euro Menguat Mendekati Rekor vs Dollar pada Spekulasi Bunga ECB
Mata uang euro menanjak terhadap dollar setelah anggota dewan ECB Christian Noyer memberikan sinyal kemungkinan naiknya suku bunga. “Masalah utama kami adalah untuk memastikan inflasi kembali di bawah 2% tahun berikutnya, dan jika diperlukan kita akan merubah tingkat suku bunga.” Euro juga mengalami kenaikan sebelum dirilisnya laporan terpisah yang menurut para ekonom penjualan rumah AS masih jatuh di bulan Maret, memperkuat spekulasi bahwa the Fed akan menurunkan biaya pinjaman.

Ringkasan Komoditi
Minyak bertahan diatas $117/barrel di hari Selasa, hampir menyentuh rekor tertinggi, seiring meningkatnya resiko geopolitik dan permintaan minyak mentah China yang masih pesat. Serangan pipa minyak di Nigeria minggu lalu menutup produksi Bonny Light sebesar 169,000 barrel/hari. Juga kemungkinan penutupan kilang minyak dan gas alam di Laut Utara jika serikat pekerja menghentikan produksi. Namun petinggi OPEC menyatakan bahwa pasar masih cukup dan tidak akan menaikkan output untuk menurunkan harga kecuali ada permintaan minyak yang lebih dari negara konsumen. Sementara itu, emas jatuh di Asia seiring para investor yang menjual logam tersebut untuk beralih pada aset dengan imbal hasil lebih tinggi sebagai tanda bahwa badai krisis sektor kredit mungkin telah berlalu.

Nikkei Turun Dipicu Perusahaan Pembuat Mobil, Keuangan
Indeks Nikkei turun 1.1% pada hari Selasa, dipicu jatuhnya Nissan Motor Co Ltd dan pembuat mobil lainnya karena kuatnya yen dan dealer yang mengunci laba setelah menguat dalam 5 hari. Mizuho Financial Group dan sektor keuangan lainnya juga turun seiring meningkatnya kecemasan terhadap rekannya di AS. "Wall Street telah mulai stabil, tapi kita tidak tahu berapa lama hal itu dapat bertahan, dan kita masih harus menghadapi laporan pendapatan perusahaan AS dan Jepang," katanya. Pendapatan masih menjadi isu utama bagi kedua pasar di Pasifik ini, dan Bank of America melaporkan pada hari Senin, penurunan laba kwartalan sebesar 77% seiring meningkatnya jumlah konsumen dan developer real estate yang gagal membayar pinjamannya. Dengan diumumkannya beberapa laporan keuangan perusahaan Jepang pada minggu ini, banyak investor yang berhenti sejenak, bimbang akan kemungkinan penurunan prediksi laba.

Indeks Hong Kong Menghapus Kerugian Setelah Shanghai Rebounds
Indeks Hong Kong menghapus kerugian di pagi harinya dan ditutup naik hampir 1% mendekati level penutupan tertinggi 11 bulan pada hari Selasa, dimana saham perusahaan minyak dan Cina lainnya memicu reli setelah indeks Sanghai rebound di akhir perdagangan. Penguatan PetroChina dan Sinopec didukung spekulasi bahwa Beijing akan menerapkan kebijakan yang akan membantu mereka dari efek tingginya harga minyak dan menyediakan subsidi untuk mengkompensasi kerugian pengilangan. "Pasar berspekulasi bahwa Cina akan memunculkan tindakan lebih lanjut untuk memicu kepercayaan di pasar saham dan industri perseorangan," kata Conita Hung. Beberapa broker mengungkapkan bahwa keputusan Beijing untuk membatasi penerbitan saham tidak cukup untuk membangkitkan sentimen tapi yang lainnya mengatakan bahwa langkah tersebut mengindikasikan bahwa pemerintah Cina peduli dan akan ada kebijakan penyelamatan selanjutnya.





Kasus 1



Anda menghadapi BOS yang Anda tidak suka, Perusahaan yang Anda tidak suka, tapi Anda tahu Anda butuh uang dari gaji, dan kalau Anda keluar sekarang, akan terlalu menyesakan untuk Anda dari sisi finansial.



Jawaban



Saya percaya, banyak dari kita yang terpaksa menjalani sesuatu yang sebenarnya tidak kita inginkan. Akan tetapi, segalanya berpulang kembali kepada tujuan dan kekuatan keinginan diri kita masing- masing.



Jika anda merasa bahwa MEMPERTAHANKAN PEKERJAAN tersebut adalah BERNILAI untuk anda, maka PERTAHANKANLAH. Buat target- target dan rencana kerja yang jelas dan terukur agar secepatnya anda bisa keluar dari pekerjaan tersebut dengan persiapan yang cukup matang sehingga anda tidak menyesalinya. Saya sudah banyak melihat orang- orang yang hanya mengikuti egoisme hati dan pada akhirnya menyesali hal tersebut.



Saya teringat akan sebuah kasus mengenai teman saya. Sebelum ia memegang jabatannya sebagai manajer di sebuah perusahaan, Ia bekerja sebagai asisten manajer terlebih dahulu. Saya ingat betul teman saya tersebut mengeluhkan akan jam kerjanya yang begitu panjang (07.00 – 22.00), gajinya minim sekali (Rp 300,000,-), bosnya yang perfeksionis (selalu menuntut semuanya tepat waktu dan sesuai dengan apa yang dia perintahkan sampai ke hal yang sekecil- kecilnya) dan rekan- rekan kerjanya yang saling sikut- sikutan mendapatkan perhatian atasan.



Satu yang membuat saya tersentuh adalah kata- katanya: “Ken, kamu bisa ingat kata- kata saya. Saya begini hanya sampai 2 tahun saja. Saya akan serap semua ilmunya (bos teman saya itu-) dan saya akan buktikan bahwa saya juga mampu melakukan semua yang dia lakukan bahkan dengan lebih baik dan lebih sempurna”.



Dan saya betul- betul tahu, bahwa dalam waktu 2 tahun, dia betul- betul sudah menjadi sangat hebat, tahan banting dan lebih unggul dari manajernya sendiri. Sesuai dengan apa yang pernah ia katakan dan janjikan pada saya, ia menggantikan posisi manajernya dalam waktu 2 tahun.



Sahabatku, MAKE YOUR OWN WORLD, CREATE YOUR OWN REALITY. Jadikan segala sesuatu di sekeliling kita sebagai sebuah tantangan yang harus kita tembus. Jadikanlah segala ketidak sukaan dan kebencian sebagai pemacu untuk menjadi yang lebih baik lagi.

1 Samuel 1:12 - 18

1:12 Ketika perempuan itu terus-menerus berdoa di hadapan TUHAN, maka Eli mengamat-amati mulut perempuan itu;
1:13 dan karena Hana berkata-kata dalam hatinya dan hanya bibirnya saja bergerak-gerak (Alias komat kamit saja, red), tetapi suaranya tidak kedengaran, maka Eli menyangka perempuan itu mabuk.
1:14 Lalu kata Eli kepadanya: "Berapa lama lagi engkau berlaku sebagai orang mabuk? Lepaskanlah dirimu dari pada mabukmu."
1:15 Tetapi Hana menjawab: "Bukan, tuanku, aku seorang perempuan yang sangat bersusah hati; anggur ataupun minuman yang memabukkan tidak kuminum, melainkan aku mencurahkan isi hatiku di hadapan TUHAN.
1:16 Janganlah anggap hambamu ini seorang perempuan dursila; sebab karena besarnya cemas dan sakit hati aku berbicara demikian lama."
1:17 Jawab Eli: "Pergilah dengan selamat, dan Allah Israel akan memberikan kepadamu apa yang engkau minta dari pada-Nya."
1:18 Sesudah itu berkatalah perempuan itu: "Biarlah hambamu ini mendapat belas kasihan dari padamu." Lalu keluarlah perempuan itu, ia mau makan dan mukanya tidak muram lagi.
------------ --------- --------- ------------ --------- --------- ------------ --------- --------- ------------ ---
Yohanes 11: 39 - 44

11:39 Kata Yesus: "Angkat batu itu!" Marta, saudara orang yang meninggal itu, berkata kepada-Nya: "Tuhan, ia sudah berbau, sebab sudah empat hari ia mati."
11:40 Jawab Yesus: "Bukankah sudah Kukatakan kepadamu: Jikalau engkau percaya engkau akan melihat kemuliaan Allah?"
11:41 Maka mereka mengangkat batu itu. Lalu Yesus menengadah ke atas dan berkata: "Bapa, Aku mengucap syukur kepada-Mu, karena Engkau telah mendengarkan Aku.
11:42 Aku tahu, bahwa Engkau selalu mendengarkan Aku, tetapi oleh karena orang banyak yang berdiri di sini mengelilingi Aku, Aku mengatakannya, supaya mereka percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku."
11:43 Dan sesudah berkata demikian, berserulah Ia dengan suara keras: "Lazarus, marilah ke luar!"
11:44 Orang yang telah mati itu datang ke luar, kaki dan tangannya masih terikat dengan kain kapan dan mukanya tertutup dengan kain peluh. Kata Yesus kepada mereka: "Bukalah kain-kain itu dan biarkan ia pergi.

------------ --------- --------- ------------ --------- --------- ------------ --------- --------- ------------ --------- -
Dari dua kisah yang dituliskan di dalam BIBLE (BASIC INFORMATION BEFORE LEAVING EARTH = ALKITAB) itu, maka kita dapat mengerti bahwa kita sebenarnya tidak tahu akan masa depan kita, kita selalu stress, karena doa doa kita seolah olah tidak pernah dijawab oleh Tuhan, bahkan mungkin seolah olah tidak pernah didengar oleh Tuhan, sehingga Hana yang dikira mabuk itu hanya berdoa dalam hati saja dan hanya mulutnya yang komat kamit saja, bahkan Hana ini dianggap sebagai Perempuan Dursila, karena besarnya cemas dan sakit hatinya Hana berbicara demikian lama (1 Samuel 1:16), Lalu Hana mau makan dan mukanya tidak muram lagi (1 Samuel 1:18).

Muka yang tidak muram inilah yang diinginkan oleh Allah Bapa di Sorga, dan hal inilah yang harus kita lakukan dalam setiap langkah kehidupan kita pada saat ini, namun karena kita ini tetap adalah manusia yang tidak tahu akan hari esok, maka pada umumnya hanya bisa mencela Tuhan saja, tanpa mau mengetahui akan kedahsyatan Tuhan itu sendiri.

Nah Marilah kita lihat di Injil Yohanes 11: 32, apa kata Maria? "Setibanya Maria di tempat Yesus berada dan melihat Dia, tersungkurlah ia di depan kakiNYA dan berkata kepadaNYA:"Tuhan, sekiranya Engkau ada di sini, saudaraku pasti tidak mati"

Lha gimana sih, koq tetap tidak mau percaya kepada Tuhan dan tetap memakai aturannya dan akalnya sendiri saja? Yang seperti inilah yang selalu kita lakukan, bahkan banyak diantara kita yang bahkan memaki maki sesama saudara kita seiman, karena dikira terlambat, tapi bacalah cerita seterusnya di Yohanes 11:39 - 44:

11:39 Kata Yesus: "Angkat batu itu!" Marta, saudara orang yang meninggal itu, berkata kepada-Nya: "Tuhan, ia sudah berbau, sebab sudah empat hari ia mati."
11:40 Jawab Yesus: "Bukankah sudah Kukatakan kepadamu: Jikalau engkau percaya engkau akan melihat kemuliaan Allah?"
11:41 Maka mereka mengangkat batu itu. Lalu Yesus menengadah ke atas dan berkata: "Bapa, Aku mengucap syukur kepada-Mu, karena Engkau telah mendengarkan Aku.
11:42 Aku tahu, bahwa Engkau selalu mendengarkan Aku, tetapi oleh karena orang banyak yang berdiri di sini mengelilingi Aku, Aku mengatakannya, supaya mereka percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku."
11:43 Dan sesudah berkata demikian, berserulah Ia dengan suara keras: "Lazarus, marilah ke luar!"
11:44 Orang yang telah mati itu datang ke luar, kaki dan tangannya masih terikat dengan kain kapan dan mukanya tertutup dengan kain peluh. Kata Yesus kepada mereka: "Bukalah kain-kain itu dan biarkan ia pergi.

Lha sudah ditangani oleh Tuhan Yesus sendiri saja masih kurang percaya, masih bilang bahwa Jasadnya itu pasti sudah bau, karena sudah 4 hari dikuburkan. Marilah kita jangan hanya memiliki cara pandang yang demikian picik dan hanya ingin menonjolkan kemampuan dan kepandaian kita sendiri saja, semua kemampuan kita dan kepandaian kita, walaupun sudah mengantongi gelar sampai berapa puluh ribu gelar sekalipun, kita ini tetap sama seperti debu saja kalau dilihat dengan kacamataNYA TUHAN.

Lihatlah sendiri, sampai detik inipun kita di seluruh dunia ini belum bisa membuat skala dari Cakrawala kita, masih banyak benda benda langit yang jaraknya berada sampai jutaan tahun cahaya dari bumi, katakan saja satu juta tahun cahaya, itu berarti kalau kita naik pesawat yang bisa memiliki kecepatan 300.000 Kilometer per detik, itu kita harus menempuh jarak sampai satu juta tahun, betapa jauhnya lokasi itu, nah berapa besarNYA TUHAN kita itu kalau jarak itu saja sudah sejauh itu, dan berapa kecilnya kita semua ini jika dibandingkan dengan ukuran itu. Hal itulah yang perlu kita insyafi dan kita harus taat kepada TUHAN ALLAH BAPA DI SORGA, tidak ada yang lain.

Menuju Olimpiade Beijing
Para Bintang Penasaran

Bersiap-siaplah untuk menyaksikan pertandingan-pertandingan seru pada Olimpiade Beijing, Agustus nanti. Para bintang tenis dunia sudah menyatakan keinginan besar tampil di pesta olahraga terakabar itu.

"Buat saya, Olimpiade itu prioritas terbesar tahun ini," ungkap pemain terbaik dunia, Roger Federer.

Wajar Federer penasaran. Dua kali ia tampil di Olimpiade dan selalu berakhir dengan kegagalan. Di Sydney 2000, saat belum terkenal, ia gagal meraih perunggu setelah pada perebutan tempat ketiga ditundukkan Arnaud Di Pasquale dari Prancis.

Di Athena 2004, sebagai petenis nomor satu dunia, ia malah sudah gugur di babak kedua di tangan Tomas Berdych dari Rep. Ceska. Kenangan terindah Federer di Olimpiade hanya saat berkenalan dengan pemain Swiss lain, Mirka Vavrinec, yang kini jadi pacarnya, di Sydney.

Keinginan besar untuk turun di Olimpiade juga dilontarkan peringkat ke-3 dunia, Novak Djokovic. Pemain Serbia itu bahkan menganggap Olimpiade lebih penting dari turnamen grand slam mana pun karena hanya berlangsung sekali dalam empat tahun.

"Kita bisa tampil di grand slam setiap tahun, empat kali dalam setahun bahkan, sedangkan Olimpiade hanya empat tahun sekali. Kita tak tahu apa yang akan terjadi empat tahun lagi. Jadi, saya tak mau mengambil risiko kehilangan momen penting ini," ucap juara Australia Terbuka 2008 itu, seperti dilansir Reuters.

Impian Lama

Rasa penasaran bukan hanya di bagian putra. Di putri, beberapa pemain juga sudah menyatakan keinginannya untuk datang di Beijing, di antaranya dua bintang Rusia, Maria Sharapova dan Svetlana Kuznetsova.

"Ini adalah impian saya sejak kecil dan sudah menjadi prioritas sejak lama. Satu hal yang amat saya inginkan adalah tampil di upacara pembukaan dan berjalan bersama atlet-atlet dari negara saya di hadapan ribuan orang," kata Sharapova.

Sementara itu, Kuznetsova punya tradisi di Olimpiade. Ayahnya, Alexandr Kuznetsov, adalah pelatih balap sepeda dan pernah menangani enam juara Olimpiade dan juara dunia. Salah satunya adalah Galina Tsareva, juara dunia enam kali yang juga ibu Kuznetsova. Bahkan saat ditanya mana yang lebih penting, juara Wimbledon atau emas Olimpiade, peringkat ke-3 dunia itu langsung menjawab, "Emas Olimpiade, sudah pasti."

"Buat saya, Olimpiade sama pentingnya dengan grand slam atau bahkan lebih," tambah Kuznetsova.

Pemain lain yang juga ingin tampil adalah Lindsay Davenport. Wakil AS itu punya kenangan indah saat meraih emas di hadapan publiknya sendiri, Atlanta 1996.

"Itu adalah sukses besar per¬¬tama saya dan sebuah kebanggaan besar pula," kata Davenport, yang dua tahun setelah Olimpiade Atlanta meraih titel grand slam pertama di Wimbledon. (Rahayu Widiyarti)




Kejuaraan Asia
Makna Ganda di Johor Bahru

Gelar juara dipersembahkan ganda campuran Flandy Limpele/Vita Marissa pada Kejuaraan Asia di Johor Bahru, Malaysia, 15-20 April.

Pada partai puncak, Flandy/Vita menang 21-17, 21-17 atas rekan sesama pelatnas, Nova Widianto/Liliyana Natsir. Selain menciptakan all Indonesian final, mereka juga menggagalkan ambisi Cina meloloskan Xie Zhongbo/Zhang Yawen ke Olimpiade Beijing 2008 karena dihentikan Nova/Lili di perempatfinal.

Nova sebetulnya memiliki peluang untuk menang di partai ganda putra. Sayangnya Nova, yang berpasangan dengan Candra Wijaya, takluk dari ganda Korsel, Jung Jae-sung/Lee Yong-dae, 16-21, 18-21.

Meski gagal menang di dua final, turnamen ini punya makna ganda buat Nova. Selain mengganjal ambisi Cina di ganda campuran, penampilannya bersama Candra di ganda putra cukup menggigit.

“Pasangan saya pernah ja¬di juara dunia dan juara Olimpiade. Saya tahu dan percaya pada kemampuan Candra. Fokus saya sebetulnya ada di ganda campuran,” ucap Nova, yang kini berusia 31 tahun.

Di ajang resmi, pasangan ini terakhir bermain bersama ketika meraih emas untuk DKI pada PON 2004. Dalam perjalanan ke final di Kejuaraan Asia, mereka melewati ganda Jepang Shintaro, Ikeda/Shuichi Sakamoto (unggulan 7), Luluk Hadiyanto/Alvent Yulianto (4), dan Hwang Ji-man/Lee Jae-jin (Korsel/5).

“Penampilan mereka cukup bagus karena saling melengkapi. Tipe Nova yang kuat dalam bertahan cocok dengan permainan Candra. Namun, penampilan mereka ini bukan ukuran pasti karena biasanya karakter pasangan baru memang belum diketahui oleh lawan,” jelas Lius Pongoh, Kabid Pembinaan dan Prestasi PBSI.

Sony Lewati Taufik

Prestasi ini bisa menjadi nilai plus mereka dalam pemilihan ganda ketiga tim Thomas. Sebelum dipasangkan dengan Nova, Candra berpasangan dengan Flandy. Mereka bersaing dengan Luluk/Alvent dan Joko Riyadi/Hendra Aprida untuk menemani Markis Kido/Hendra Setiawan di tim Thomas.

“Apa pun hasil di Kejuaraan Asia juga bukan jaminan tempat di tim Thomas. Untuk keputusan ganda kedua dan ketiga tetap menunggu hasil rapat dulu,” kata Lius.

Sebelum turun di Kejuaraan Asia, baik Nova maupun Candra menyebut penampilan mereka sebagai uji coba ganda alternatif. “Kini kami juga harus siap jika tim Thomas membutuhkan tenaga kami,” tegas Nova.

Sayangnya sinyal bagus di nomor ganda ini tak diikuti Sony Dwi Kuncoro dan Simon Santoso di tunggal putra. Simon tumbang dari Chen Jin 17-21, 12-21 di babak ketiga, sedang Sony dihentikan Park Sung-hwan di semifinal, 21-14, 16-21, 19-21.

“Sebetulnya Sony tak tampil buruk. Namun, pertandingan memang berjalan ketat dan Sony sedikit hilang konsentrasi di poin penting gim ketiga,” tutur Lius.

Langkah Sony ini membuatnya melewati peringkat BWF Taufik Hidayat. Artinya pada Piala Thomas 11-18 Mei mendatang dipastikan Sony bakal menjadi tunggal pertama. (Erwin Fitriansyah)

HASIL PERTANDINGAN
----------------------------------------
Tunggal Putra Park Sung-hwan (Kor) vs Chen Jin (Cin) 21-18, 21-18 ; Tunggal Putri Jiang Yanjiao (Cin) vs Wang Lin (Cin) 18-21, 21-18, 21-13 ; Ganda Putra Jung Jae-sung/Lee Yong-dae (Kor) vs Nova Widianto/Candra Wijaya 21-16, 21-18 ; Ganda Putri Yang Wei/Zhang Jiewen (Cin) vs Cheng Wen Hsin/Chien Yu Chin (Tai) 22-20, 21-16 ; Ganda Campuran Flandy Limpele/Vita Marissa vs Nova Widianto/Liliyana Natsir 21-17, 21-17





Santander vs Madrid 0-2
Pesta Bisa Lebih Awal

“En La Mano” Begitu bunyi headline situs Marca. Artinya, dalam genggaman. Maksud situs yang condong pro ke Real Madrid ini tak lain mengacu pada mahkota Primera Division La Liga yang dianggap sudah berada dalam cengkeraman Los Merengues.

Tak berlebihan memang meski musim kompetisi 2007/08 ini masih menyisakan lima jornada. Pasalnya, menginjak pekan ke-33 yang mentas Sabtu dan Minggu kemarin, pasukan Bernd Schuster ini berhasil memperlebar jarak dengan pesaing terdekat menjadi 10 poin.

Ini karena Madrid menang 2-0 ketika bertamu ke Racing Santander, Minggu (20/4). Sementara itu, sehari sebelumnya Barca cuma bisa mengakhiri derby sekota melawan Espanyol dengan skor imbang tanpa gol. Banyak yang menduga bahwa Barca tengah memfokuskan diri di Liga Champion.

Akan tetapi, terlepas dari kebenaran yang terkandung di dalam dugaan Barca sengaja melepas duel untuk memetik sukses kontra Manchester United di semifinal itu, hasil kemarin punya dampak buruk karena spot runner-up Barca juga lepas ke tangan Villarreal.

Madrid sendiri bisa jadi kurang memedulikan apa yang ada di benak The Catalans. Yang utama bagi Raul Gonzalez dkk. adalah semakin cepat gelar ke-31 Liga Negeri Matador itu dipastikan, semakin bagus untuk mereka. Atensi tinggal diarahkan guna membentuk skuad bayangan musim depan.

Bahkan jika pekan depan dewi fortuna memayungi mereka, dan sebaliknya menjauh dari Villarreal dan Barca, gelar juara sudah bisa diproklamasikan. Ya, pekan depan El Real akan ber-fiesta di Plasa Cibeles, dengan catatan mereka menang dan duet rival terdekat itu gagal meraih nilai penuh alias kemenangan.

Namun, di tengah tiupan angin segar yang berembus di atas Santiago Bernabeu ini, Schuster tetap kalem. “Segalanya masih belum berakhir. Kami hanya melangkah sedikit menuju gelar juara,” ungkap sang entrenador seusai laga, seperti dikutip dari Marca.

Pria asal Jerman yang sudah mendapat garansi para petinggi klub untuk tetap duduk di kursi pelatih itu tampak lebih senang mengomentari gaya main timnya. “Saya sangat puas atas kemenangan ini. Tak hanya karena bisa menghancurkan lawan, tapi juga lantaran pergerakan kami begitu padu.”

Perburuan Tiket Terakhir

Sepanjang laga yang ditonton 22.200 pasang mata di El Sardinero itu, para jugador Madrid terlihat begitu nyaman. Baik itu ketika inisiatif serangan lewat sayap yang dibuka Robinho di menit ke-12, berbuah gol ke-17 untuk Raul, juga saat bertahan.

Total 17 sepakan tim tuan rumah yang mengarah ke wilayah pertahanan Iker Casillas mungkin bisa menjustifikasi betapa kuatnya defensa yang digalang Fabio Cannavaro. Hebatnya, alih-alih panik ketika digempur habis Pedro Munitis dkk. di 15 menit terakhir, Madrid justru menambah gol.

Melalui serangan balik Julio Baptista dan Javier Balboa, yang menyisir sektor kanan sepeninggal Arjen Robber, Gonzalo Higuain berhasil menyarangkan gol kedua Madrid. “Kami bermain sangat baik. Seluruh pemain pantas diacungi jempol,” papar Raul pada AS.

Bagi Santander, kekalahan semalam cukup mengganggu kans mereka untuk mengetuk pintu zona Liga Champion. Padahal, jika menang, tangga keempat yang menjadi batas bagi pemburu tiket terakhir LC itu, resmi milik mereka menyusul kalahnya Atletico Madrid dari Real Betis.

Ini berarti selain melawan Atleti di zona LC, pasukan Marcelino Garcia Toral ini pun harus masih bersaing dengan Sevilla, Deportivo La Coruna, Almeria, dan Espanyol di perebutan zona Piala UEFA. (Sapto Haryo Rajasa)




Mimpi Zhou Sirna

Zhou Mi pasti tak akan bisa melupakan episode pahit dalam kariernya ketika diminta mengalah dari Zhang Ning di semifinal Olimpiade Athena 2004. Instruksi kontroversial ini diakui oleh pelatih kepala Cina, Li Yongbo, baru-baru ini.

Zhang akhirnya merebut medali emas. Namun, pernyataan Li Yongbo ini memicu Federasi Atlet Bulutangkis (BPF) untuk melayangkan protes ke Federasi Bulutangkis Dunia (BWF).

“Cara itu tak sesuai dengan nilai sportivitas. Apalagi hal itu dilakukan di ajang sekelas Olimpiade. Tiap atlet berhak menentukan nasibnya, di dalam atau luar lapangan,” sebut Bobby Milroy, Ketua BPF dalam rilis BPF.

Tak ada yang menjelaskan apakah kekecewaan terhadap apa yang dialami di Athena membuat Zhou memutuskan tak lagi bermain untuk Cina dan memilih untuk membela Hong Kong. Bersama negara barunya, Zhou tetap berada di level elite tunggal putri.

Awal bulan lalu, Zhou menjuarai India Gold Grand Prix. Sebuah kemenangan yang juga menjadi tamparan buat Li Yongbo. Pasalnya lawan yang dikalahkan Zhou adalah Lu Lan, pemain peringkat tiga dunia asal Cina.

Bersama Hong Kong, Zhou tentu berharap bisa berlaga di Olimpiade 2008. Apalagi dari segi peringkat, posisi sembilan BWF milik Zhou membuat tiket ke Olimpiade sudah berada di genggaman.

Namun, harapan Zhou sirna setelah Komite Olimpiade Internasional (IOC) menolak permohonan Hong Kong, yang mengajukan dispensasi khusus buat atlet naturalisasi. Sejumlah atlet naturalisasi Hong Kong dari Cina di cabang berkuda dan tenis meja juga bernasib sama.

IOC beralasan para atlet naturalisasi ini tak memenuhi syarat tinggal di negara baru. Meski tak disebutkan berapa lama waktu minimal atlet naturalisasi tinggal di negara baru, Zhou dkk. dini lai IOC belum pantas diberi izin tampil di Olimpiade membela Hong Kong.

Tanpa kehadiran Zhou, persaingan memang sedikit berkurang. Hong Kong tetap memiliki dua wakil di Beijing, Wang Chen dan Yip Pui Yin. Di Asian Games Doha 2006, Wang dan Yip menyumbang medali emas dan perak untuk Hong Kong sekaligus membuat frustrasi Cina, yang biasanya mendominasi sektor putri. (win)




Piala Uber
Fase Latihan Berat

Setelah batal bertan¬ding di Kejuaraan Asia, pebulutangkis yang disiapkan untuk tim Uber melahap porsi latihan berat di Pelatnas Cipayung.

“Program latihan berat ini mencakup semua hal yang berhubungan dengan peningkatan kemampuan pemain. Mulai dari fisik, kekuatan, kecepatan pukulan, dan variasi serangan,” ujar Marleve Mainaky, pelatih tunggal putri.

Rencananya fase latihan berat ini akan terus diterapkan hingga minggu depan. Setelah itu latihan baru akan dikombinasi dengan latihan ringan. Kombinasi latihan berat dan ringan tersebut akan terus diberikan hingga menjelang Piala Uber digelar 11–18 Mei di Jakarta.

“Dengan kombinasi latihan berat yang diselingi latihan ringan, kita berharap kondisi anak-anak bisa terus meningkat dan hingga sampai pada puncak penampilan bulan depan,” lanjut Marleve.

Tim Uber Indonesia akan bertarung lawan Belanda dan Jepang di penyisihan Grup D. Kedua pesaing ini sama sekali tak bisa dianggap ringan.

“Tiga tunggal putri Jepang kuat, sedangkan Belanda punya pemain bagus juga di tunggal pertama dan kedua,” ujar Marleve.

Dengan kondisi tersebut, tim Uber paling tidak harus memaksakan satu kemenangan di tunggal. Itu pun dengan catatan kemenangan di dua nomor ganda.

Meski tak ikut turun di Kejuaraan Asia, tunggal putri Indonesia tak terlalu asing dengan tunggal putri Jepang yang bermain di Johor Bahru. Terakhir, Maria Kristin, yang bakal jadi tunggal pertama Indonesia, mampu menang atas Eriko Hirose, tunggal pertama Jepang, di Jerman Terbuka 2008.

“Kemenangan saya atas Hirose membuat saya lebih percaya diri bila nanti harus kembali bertemu. Ia memang pemain bagus, tapi semenjak cedera yang dialami, kemampuannya sedikit menurun,” sebut Maria.

Sembuhkan cedera

Namun, saat ini Maria juga tengah berjuang supaya bisa fit. Pemain berperingkat 24 BWF ini berusaha sembuh dari cedera lama. “Kalau dipakai untuk pertandingan atau latihan rasanya biasa. Namun rasa sakit kadang muncul saat saya kelelahan,” jelas Maria.

“Cedera Maria adalah cedera lama yang sifatnya sulit untuk pulih total. Tapi, Maria tampaknya tidak menganggap itu sebagai hambatan. Ia terus memberikan kemampuan terbaiknya di saat latihan,” sebut Marleve.

Supaya cederanya cepat pulih, Maria menjalani latihan khusus sambil fisioterapi. Selain itu pengobatan alternatif akupuntur juga dilakukan.

Manajer tim Uber, Susy Susanti, juga menyimpan optimisme Maria bakal jadi motor di nomor tunggal putri. “Asal yakin bahwa cederanya itu tak lagi mengganggu, Maria bisa tampil dengan kemampuan terbaiknya,” kata Susy. (CW-4)


No comments: