Tuesday, August 28, 2007


Juventus FC
Meninggalkan Tradisi

Juventus kembali ke Serie A setelah terbuang ke Serie B selama satu musim karena calciopoli. Datang kembali, La Vecchia Signora realistis dan meninggalkan sebuah tradisi.

Klub seperti Juve, yang punya rekor 27 kali menjuarai Serie A, selalu memiliki target meraih Lo Scudetto setiap mengawali musim baru. Kali ini yang dibidik I Bianconeri berbeda.

“Target kami adalah berada di empat besar. Kami menginginkan tempat di Liga Champion,” kata pelatih Claudio Ranieri, seperti dikutip Datasport.

Juventus ingin selangkah demi selangkah. “Skuad sekarang berbeda dengan tim pada satu atau dua tahun lalu. Tim dulu dibentuk untuk memenangi semuanya. Tim ini dapat lolos ke Liga Champion dan kemudian memburu gelar juara pada musim berikutnya,” ujar gelandang Cristiano Zanetti.

Juve sekarang masih kesulitan bersaing dengan tim mapan macam Inter dan Milan. Lihat saja pencapaian Alessandro Del Piero dkk. saat berjumpa I Nerazzurri dan I Rossoneri dalam Trofeo Moretti, TIM, dan Berlusconi.

Melawan Inter, Juve kalah 0-1 dan seri 0-0. Menghadapi Milan, Si Nyonya Tua selalu kalah, yakni 0-1 dan 0-2. Skor terakhir terjadi dalam Trofeo Berlusconi yang berjalan 90 menit. Laga yang lain hanya berlangsung 45 menit.

Hasil tersebut bukan berarti Juve tidak dapat menandingi para favorit juara saat kompetisi yang sesungguhnya. Sebagai bukti, Si Putih-Hitam mampu menghantam Roma 5-2.

Puas di Mercato

Dalam calciomercato, Juventus mendapatkan penyerang Vincenzo Iaquinta dari Udinese. Kehadiran pemain timnas Italia itu membuat ketajaman klub semakin terjamin. Jaminan lain adalah Del Piero dan David Trezeguet.

Aksi penting lain dalam mercato adalah perekrutan gelandang Tiago dan Sergio Almiron. Ranieri berani berkata pemain yang disebut pertama akan langsung menjadi bintang Juve pada musim ini.

Satu hal yang kurang dalam mercato Juve adalah pembelian bek berkualitas. Dalam pramusim, Jorge Andrade belum membuktikan dapat menjadi tembok yang tangguh.

Kekalahan 0-2 dari Milan di Trofeo Berlusconi tidak lepas dari lemahnya sektor bek tengah La Vecchia Signora. Meski demikian, Ranieri sudah puas dengan tim saat ini. “Saya tidak meminta pembelian baru,” ujar Ranieri. (man)





Lini Per Lini

Belakang
Dalam pramusim lini ini menjadi titik lemah Juventus. Padahal, klub ini mendatangkan dua bek internasional, Andrade dan Grygera. Wajah anyar lain adalah Criscito dan Molinaro. Penampilan Zebina, Birindelli, Boumsong, Legrotagglie, dan Chiellini labil. Untung Juve punya Buffon.
Poin: 7,5

Tengah
Di sektor ini ada perpaduan antara pemain baru dan awak lama yang sarat pengalaman. Tiago, Nocerino dan Almiron langsung dipercaya Ranieri. Mereka akan berkolaborasi dengan Nedved, Camoranesi, dan Zanetti. Gelandang lain adalah Blasi, Salihamidzic, Oliveira, dan Marchionni.
Poin: 8

Depan
Juventus punya tiga kombinasi top jika bermain dengan dua penyerang, yakni Del Piero-Trezeguet, Trezeguet-Iaquinta, dan Del Piero-Iaquinta. Ketiga pemain juga dapat bermain bersama dengan Del Piero dan Iaquinta berada di sisi lapangan. Penyerang lain adalah Zalayeta.
Poin: 8

Menanti Perusak Kemapanan

Peraih gelar juara Serie A 2007/08 mungkin tidak akan jauh dari kuartet Inter, Milan, Roma, dan Juventus. Tapi, persaingan mereka tidak akan menarik kalau tidak ikut diramaikan oleh tim-tim kuda hitam.

Musim lalu penggemar Serie A dibuat kagum oleh performa Palermo, Empoli, dan Lazio, yang untuk sesaat sanggup ikut bersaing di jalur juara. Klub mana yang di musim ini akan mampu melanjutkan kiprah mereka?

Palermo berpotensi untuk mengulangi aksinya menjadi kuda hitam yang paling berbahaya. I Rosaneri memang kehilangan sejumlah pemain penting, tapi mereka mempertahankan bek Andrea Barzagli serta Cristian Zaccardo.

L’Aquile juga sukses melakukan satu perekrutan vital yang mungkin akan menjadi penentu. Fabrizio Miccoli tampil amat menjanjikan selama uji coba pramusim.

“Klub ini harus memikirkan target lolos ke Liga Champion 2008/09. Kami punya kekuatan untuk melakukan itu,” tukas Miccoli seperti dikutip oleh Football Italia.

Musim lalu Palermo kehilangan konsistensi pada paruh kedua kompetisi. Sekarang pelatih baru Stefano Colantuono mungkin bisa mengeliminasi masalah itu. Karakternya disukai oleh Presiden I Rosaneri, Maurizio Zamparini.

Fiorentina juga bisa menjadi perusak kemapanan yang lain. I Gigliati sebetulnya akan merasakan kehilangan Luca Toni. Tapi, Adrian Mutu tetap menjadi salah satu “penyerang lubang” terbaik di Serie A saat ini. Karena didukung banyak pemain muda, Fiorentina unggul tenaga.

“Kami sangat antusias menatap musim yang baru. Luca Toni memang sulit digantikan, tapi Fiorentina akan tetap hidup tanpanya,” ujar pelatih Cesare Prandelli.

Syarat Konsentrasi

Bagaimana dengan Lazio? Peluang Gli Aquilotti justru menjadi berat. Ini diakui sendiri oleh striker andalan mereka, Tommaso Rocchi. “Musim ini berbeda dengan musim lalu. Kita bicara soal jadwal yang lebih panjang,” katanya.

Pramusim Lazio dimulai lebih awal karena tampil di kualifikasi III Liga Champion. Jika lolos ke babak utama Liga Champion, kalender Gli Aquilotti akan lebih padat lagi.

Oleh sebab itu, Lazio mungkin pantas berharap mereka gagal lolos ke babak utama. Dengan begitu, mereka bisa fokus cuma ke Serie A. Itu modal mereka musim lalu.

Faktor konsentrasi memang akan memegang peranan penting. Fokus Inter, Milan, dan Roma akan terbagi ke Liga Champion. Mereka sangat ingin meraih hasil bagus di ajang tersebut. Ini membuka kesempatan bagi tim kuda hitam.

Musim lalu, fokus hanya ke Serie A bisa menolong Palermo, Empoli, dan Lazio tampil segar di setiap giornata Liga Italia. Jadi, nantikan gangguan bagi kemapanan Inter, Milan, dan Roma dari tim-tim minus kompetisi Eropa. (Dwi Widijatmiko)


Apakah yang sedang menunda pencapaian kesejahteraan dan kebahagiaan Anda?

Pak MT, saya merasakan bahwa, yang sedang menunda pencapaian dan kebahagiaan saya adalah, pemaafan yang dibuat atas kelemahan diri yang 'mungkin juga dibuat sendiri'.

Ada beberapa pengertian 'menunda' yang boleh jadi salah:
1. Menunda karena menstrategikan lebih baik
2. Menunda karena 'penyakit'.

Pertanyaan di atas saya yakini adalah sedang menunda yang 'penyakit', karena dia bisa 'membatalkan' atau 'mengurangkan' pencapaian kesejahteraan dan kebahagiaan kita.

Sebenarnya Pak mario pernah menyampaikan 'cara' mengatasi hal ini, yakni dengan 'memaksakan diri', dengan melakukan yang 'meskipun'. Meskipun merasa kurang bisa, paksakan untuk mulai. Meskipun kecapaian, tetap lakukan. Dan seterusnya.

Namun pak MT, yang saya rasakan adalah, untuk hal-hal tertentu saya sudah mulai bisa 'memaksakan diri' untuk melakukan yang 'meskipun' tersebut. Hasilnya?
Wah! Saya tidak menyangka! Luar biasa...

Saya bisa membayangkan, jika 'keseluruhan' hal yang masih membuat kita sedang menunda ini kita terabas.... wow..!

Saya yakin, Tuhan tidak lagi memiliki alasan untuk 'menunda' datangnya kesejahteraan dan kebahagiaan kita.

Sebab, sebagaimana kata "Beliau", selesai kita melakukan satu hal, maka kita bersiap melakukan hal yang berikutnya. Apa yang kita belum tahupun, jika kita lakukan dengan apa yang kita tahu -sementara-, "Beliau" akan memberitahu kita yang berikutnya.

Jadi, yang berikutnya adalah 'keimanan kita' untuk mendobrak sesuatu yang menunda kita dari melakukan sesuatu. Dan ini tidak mungkin kita miliki tanpa 'pengetahuan'. Jadi, belajar terus dan terus, bertanya terus dan terus, melakukan terus dan terus, akan menjadi kunci pembuka ke arah kesejahteraan dan kebahagiaan.
"Apakah yang sedang menunda pencapaian kesejahteraan dan kebahagiaan Anda?"

Mendengar kalimat tersebut diatas sesungguhnya akan banyak uraian yang bisa diungkapkan karena menurut saya pertanyaan ini sangat tergantung dari tiap individu yang menjalaninya. Kesejahteraan & Kebahagiaan bagi tiap individu tentu beragam bentuk & macamnya.

Kesejahteraan biasanya identik dengan sesuatu yang berkaitan dengan duniawi (materi) dan kebahagiaan lebih berkaitan dengan perasaan (jiwa). Saya sangat ingin mencapai kesejahteraan & kebahagiaannya saya.

Menurut saya hal yang paling menundanya adalah keinginan tersebut tidak disertai dengan niat yang kuat, sikap yang mendukung dan tindakan yang baik & benar.

Tidak seorang pesimis pun yang akan pernah menemukan rahasia bintang, atau berlayar menuju sebuah daratan yang belum terpetakan, atau membuka sebuah surga bagi jiwa manusia. – Hellen Keller

Selalu Semangat, Selalu HEBATJ

Hanya 1 menit

Dalam perenungan ku ternyata waktu itu sangat berharga, setiap satu menit
dalam hitungan waktu sangat lah singkat, dan seperti tidak
dapat memberi manfaat apa-apa tapi kecerdasan beramal bisa
mengubah menjadi lumbung pahala dan bermanfaat bagi kita.
maka kita berfikir untuk mengubah waktu satu menit itu agar memberikan banyak pahala. Diantara satu menit
yang bisa kita lakukan adalah:

1. Menit cukup membaca 4 halaman buku, artinya di dalam buku banyak mengandung ilmu, berarti kita telah mengubah kebodohan dalam satu menit.
2. Satu menit dapat di gunakan untuk memberi bantuan sahabat kita yang sedang kesusahan, berarti kita telah memaknai arti persahabatan ini
3. Satu Menit cukup untuk menelpon orang tua kita hanya untuk memberi perhatian, dan itu talah membuat orang tua kita tersenyum
4. Satu menit cukup untuk membuka internet untuk mencari informasi
5.Satu Menit cukup untuk mengucap syukur kepada tuhan, unutk menysukuri yang kita miliki
6.Satu menit cukup unutk berdoa kepada tuhan tentang keinginan dan harapan kita.
7. Satu menit cukup untuk bertegur sapa dengan lingkungan agar menyenangkan hati dan membuat suasana akrab
8. Satu menit cukup untuk membaca email dan menulis email untuk para sahabat semua

Bagaimana dengan waktu satu menit anda... semoga waktu 1 menit anda akan berharga

Terinspirasi dari waktu 1 menit yang lalu aku kehilangan 4 tulisan ku dan 2 buah puisiku karena flasdisk ku terserang virus...

"Waktu tidak bisa dibeli, oleh karena itu manfaatkan waktu yang ada untuk sesuatu yang berguna"


No comments: