Tuesday, August 21, 2007

Soeharto Kirim Salam ke SBY


Nilai dan konsep disusun manusia, dan pendapat ada sesudah diperbandingkan, hubungan itu bisa berubah tapi definisi tetap, nilai perbedaan antara cantik dan buruk, punya dan tidak punya, sulit dan mudah, panjang dan pendek, tinggi dan rendah, depan dan belakang, tidak bertahan selamany


Sabtu, 18 Agt 2007,

Soeharto Kirim Salam ke SBY

Lewat Mbak Tutut yang Hadiri Detik-Detik Proklamasi
JAKARTA - Tiga putri mantan Presiden Soeharto kemarin menghadiri
peringatan detik-detik proklamasi di Istana Merdeka. Mereka adalah
Siti Hardiyanti Rukmana (Mbak Tutut), Siti Hediati (Titiek), dan
Siti Hutami Adiningsih (Mamiek). Melalui Mbak Tutut, Soeharto titip
salam untuk Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

"Kesehatan Bapak (Soeharto, Red) tidak memungkinkan untuk hadir di
sini (istana). Tapi, beliau kirim salam," ujar Mbak Tutut kepada
wartawan.

Meski tidak hadir di istana, Mbak Tutut mengatakan bahwa mantan
Presiden Soeharto dipastikan menyaksikan tayangan peringatan detik-
detik proklamasi melalui televisi. "Sebab, ada cucunya yang terpilih
sebagai anggota Paskibraka. Tadi beliau berpesan kepada Wira (nama
cucu Soeharto, Red) agar melaksanakan tugas negara dengan penuh
tanggung jawab," ungkap mantan menteri sosial itu.

Kemarin salah seorang cucu kesayangan Soeharto, Wiratama Hadi
Prananto Pratikno, terpilih menjadi petugas pengerek bendera Merah
Putih. Putra tunggal pasangan Siti Hutami Adiningsih dan Pratikno
Singgih itu terpilih menjadi anggota Paskibraka nasional mewakili
Provinsi Banten.

Tutut mengatakan, kehadiran keluarga Soeharto di istana kemarin
memang untuk menyaksikan Wira melaksanakan tugasnya. Menurut dia,
terpilihnya siswa kelas dua SMA Internasional Global Jaya itu
sebagai anggota Paskibraka menjadi kebanggaan keluarga besar
Soeharto. Apalagi, menjadi Paskibraka adalah tradisi dalam keluarga
besar Soeharto.

Sebelum Wira, dua cucu Soeharto pernah menjadi anggota Paskibraka.
Mereka adalah Danty Rukmana dan Enno Sigit Harjojudanto. Danty yang
terpilih menjadi anggota Paskibraka pada 1991 bahkan menjadi pembawa
baki bendera.

"Wira lolos seleksi tingkat sekolah, kecamatan, kabupaten, dan
provinsi dengan kemampuannya sendiri. Ini bukan KKN lho," kata Mbak
Tutut, lantas tersenyum.

Di tempat yang sama, Mamiek menyatakan terkejut dan bangga dengan
kemampuan putra tunggalnya. "Alhamdulillah, bukan puas, tetapi saya
terharu dan senang sekali. Apalagi, upacara bendera berjalan dengan
khidmat. Tadi saya sempat tegang," ungkapnya.

Peringatan detik-detik proklamasi di Istana Merdeka kemarin dipimpin
Presiden SBY. Detik-detik proklamasi dimulai pukul 10.00 WIB yang
ditandai dentuman meriam 17 kali berikut bunyi sirene, beduk, dan
lonceng selama satu menit.

Setelah dentuman meriam dan sirene berhenti, Ketua Dewan Perwakilan
Daerah (DPD) Ginandjar Kartasasmita membacakan naskah proklamasi.
Tahun lalu naskah proklamasi dibacakan Ketua DPR Agung Laksono.

Hal itu sesuai dengan hasil amandemen UUD 1945 yang menyebabkan
tidak ada lembaga tertinggi negara. Ketua MPR Hidayat Nurwahid
bahkan mengusulkan tahun depan pembacaan naskah proklamasi digilir
kepada tiga menteri koordinator.

Dalam dua musim terakhir, Fiorentina sangat bergantung pada Luca Toni. Si penyerang sudah tidak ada. Sekarang, di mana letak kekuatan utama La Viola?

Untuk saat ini, jawabannya tentu bukan Giampaolo Pazzini, bomber pengganti Toni. Ia harus memberikan jawaban dalam kompetisi, yang dimulai pada 26 Agustus mendatang.

Situs Fiorentinanews menulis Prandelli sangat berharap pada poros tengah, yakni kiper Sebastien Frey, gelandang Marco Donadel, dan penyerang kedua Adrian Mutu.

Siapa pun tahu kemampuan Frey. Portiere asal Prancis ini sangat berpengalaman di Serie A. Mantan kiper Inter, Venezia, dan Parma ini hampir pasti menjadi pilihan pertama Fiorentina di Serie A dan Piala UEFA.

Musim lalu, Prandelli berharap banyak pada Donadel. Sayang, saat kompetisi berjalan ia cedera. Musim panas ini, pemain berusia 24 tahun itu sudah pulih.

Kedatangan Mutu pada musim lalu membuat ketergantungan Fiorentina pada Toni sedikit berkurang. Sekarang setelah tanpa Toni, peran penyerang asal Rumania itu untuk La Viola bertambah besar. Akhir pekan lalu, ia mencetak seluruh gol kemenangan 2-0 dari Viareggio. (man)

Menuju AS Terbuka
Tak Ada Lagi Final Ideal?

Sudah dua tahun ini, tak ada yang bisa menghentikan Roger Federer atau Rafael Nadal di arena grand slam. Bagaimana dengan di AS Terbuka, 27 Agustus-9 September, nanti?

Bila Federer dan Nadal hadir, final ideal hampir selalu terjadi. Bisa saja final idaman antara pemain nomor satu dan dua dunia itu terulang lagi, tapi bisa juga tidak. Novak Djokovic sudah menunjukkan tanda-tanda bakal menjadi ancaman paling menakutkan buat pemain Swiss dan Spanyol itu.

Nadal, yang sebelumnya tak pernah kalah dari bintang muda Serbia itu, kali ini terpaksa harus menyerah. Ia dikalahkan Djokovic pada semifinal seri Master Rogers Terbuka di Montreal, Kanada, pekan silam.

"Ini kemenangan terbesar dalam karier saya," tutur Djokovic, yang baru menang dua kali dari tujuh pertemuan dengan Nadal.

Bila Djokovic bisa terus tampil gemilang, bisa saja justru ia yang bertemu Federer pada final AS Terbuka nanti, seperti yang terjadi di Montreal. Pada dua grand slam sebelumnya, pemain yang baru saja digeser Andy Roddick asal AS dari peringkat 3 ke 4 dunia itu selalu bisa menembus empat besar. Sayang, sepak terjang pemuda 20 tahun itu di Prancis Terbuka dan Wimbledon selalu dihentikan Nadal.

"Saat ini Novak pemain yang sangat berbahaya. Servis dan pengembalian servisnya sangat baik dan dia selalu membuat lawan bekerja keras," komentar Federer, seperti dilansir AP.

Perlu Kejutan

Pemain lain yang bisa menjadi ancaman sudah pasti Roddick, sebagai andalan tuan rumah. Peringkat ketiga dunia ini memang tak boleh dianggap remeh, meski ia cuma bisa menang sekali dari 14 pertemuan dengan Federer dan sekali menang dari tiga pertandingan melawan Nadal. Tahun lalu, juara 2003 ini bisa menembus final dan kalah dari Federer.

Jika mereka sehat dan sedang dalam performa terbaik, tampaknya cukup sulit bagi pemain lain untuk bisa mengobrak-abrik skenario buat empat pemain terbaik dunia itu. Jika terjadi kejutan besar, mungkin akan dibuat oleh peringkat kesembilan asal AS, James Blake, peringkat ke-21 yang juga juara 2001, Lleyton Hewitt dari Australia, atau Marat Safin, ranking ke-22 asal Rusia pernah berjaya pada tahun 2000.

Di bagian putri, tiga pemain yang telah menikmati titel grand slam di tahun ini sudah pasti yang paling diperhitungkan. Mereka adalah Williams bersaudara asal AS, Serena dan Venus, serta pemain nomor satu dunia dari Belgia, Justine Henin. Serena berjaya di Australia Terbuka, Venus di Wimbledon, dan Henin di Prancis Terbuka.

Favorit lain tentu saja peringkat kedua dunia yang juga juara bertahan, Maria Sharapova, dari Rusia. Meski tengah cedera kaki, yang membuatnya mundur dari semifinal Los Angeles Classic di AS, pekan silam, Sharapova tetap sangat pantas masuk hitungan. (Rahayu Widiyarti)

Jawaban Final
Mengapakah kita harus terlihat dan terdengar baik


Dirimu dan diri-diri di sekitarmu

Orang baik,
yang mengatakan bahwa
dia tidak perlu terlihat baik,
karena memang dirinya sudah baik,

Dia sangat betul,
kalau dia tidak bersama-sama
hidup dan berinteraksi dengan manusia lain.

Dia sangat betul,
kalau dia hidup sendiri.

Akan tetapi,
hanya manusia yang menjadi makhluk sosial-lah
yang menyebabkan dirinya berhasil.

Karena,
keberhasilan diri ini datang dari penilaian orang lain.

Dia harus memenangkan penilaian baik dari orang lain,
dalam persaingan yang mungkin tak disadarinya
melawan orang-orang yang hanya tampil baik.

Orang baik itu,
harus tampil baik,
karena ia
harus menang.

Orang baik yang membela kebaikan
harus menjadi champion untuk memenangkan penilaian baik, yang
dengan penilaian baik itu
orang-orang akan memberinya peran, supaya
orang yang hanya tampil baik
tidak punya peran.

No comments: