Thursday, June 7, 2007

Ah, cinta....... ......... ..


Andai kau tahu betapa aku tak peduli seberapa buruk nilaimu, seberapa tak berdaya engkau menghadapi waktu sempit yg serasa mengejarmu, memaksamu terjaga. Bergegas memburu memenuhi tuntutan masa.

Tetapi layaknya pohon kau ibarat daun aku ibarat bunga meski berhubungan selamanya tak bersentuhan kecuali saat angin berkenan . Hanya menatap dan merasakan kehadiran.

Oh cinta....... .

Rindu tak tertahan, begitu dekat namun begitu jauh.

Cinta dan Sex


Saya teringat ungkapan Asmaraman S Khopingho

Cinta adalah kebenaran
Cinta adalah keindahan
Cinta adalah Tuhan..

Ya Tuhan adalah adalah lautan Cinta,... biarkan dirimu terbakar dan lenyap bersatu dengan Cinta... seperti Yesus, sang Sidartha, Al-Halaj... dan baginda Nabi....



Dear,

Sekedar ikut tergelitik ketika mulai didiskusikan apa itu cinta.
Para seniman, musikus, sastrawan mencoba menggapai makna cinta dengan
pendekatan emosi melalui karya mereka. Orang berusaha 'merasakan' ungkapan
itu. Tapi tetap menjadi ribuan persepsi yang bisa jadi semuanya benar atau
semuanya salah.

Dari sisi logika, Einstein menganggap cinta seperti juga kehidupan, melalui
jurnalnya 'The Time Travel', adalah sebuah ilusi. "The distinction between
the past, present and the future is the stubbornly persistent illusion.."
demikian katanya. Demikian juga cinta menurutnya, masih membuat kita
mengernyitkan dahi menerawang..

Yang menurut saya paling 'enak' untuk dimengerti adalah pendekatannya Covey.
Dia memisahkan makna 'love' (kata sifat) dan 'to love' (kata kerja). 'Love'
sebagai kita sifat tidak mungkin terjadi dengan sendirinya. 'Love' adalah
'buah' yang akan dipetik ketika kita 'menanam' secara benar. Apa yang
ditanam? tak lain adalah 'to love' sebagai kata kerja.

Sebagai contoh ketika seseorang memutuskan untuk menikah. apakah 'chemistry'
yang ada disana adalah cinta? mungkin ya mungkin tidak. Kemudian sepuluh
tahun setelah pernikahan, ketika sifat 'chemistry' itu luntur, apakah cinta
juga ikut pudar? Inilah kemudian yang dikritik oleh Covey.

Bahwa rasa cinta hanya mungkin timbul, ketika dalam perjalanan bahtera
pernikahan ada 'to love' (kata kerja - upaya/usaha untuk mencintai).
Bagaimana? Setia melayani pasangan kita, berusaha mengerti perasaannya,
berkorban deminya. apakah itu klise? Mungkin itu klise, That's why butuh
usaha!

Dan ketika semua itu dilakukan dengan tulus, maka 'buah' 'love' akan ada
dengan sendirinya. Bgmn kalo kita buktikan sama2 kata2 Covey ini? Saya pikir
tidak ada ruginya.

rgds
Pitoyo Amrih
Chief Engineer
Pharmaceutical Technical Service Dept
PT Konimex
Desa Sanggrahan, Grogol
Sukohardjo, Jawa Tengah, Indonesia

RENUNGAN : PEREMPUAN


Boleh di renungkan lagi.

Jika seorang wanita menangis
dihadapanmu,
Itu berarti dia tak dapat menahannya lagi.

Jika kamu memegang tangannya saat dia
menangis,
Dia akan tinggal bersamamu sepanjang
hidupmu.

Jika kamu membiarkannya pergi,
Dia tidak akan pernah kembali lagi menjadi
dirinya yang dulu.
Selamanya... .

Seorang wanita tidak akan menangis
dengan mudah,
Kecuali didepan orang yang amat dia
sayangi.
Dia menjadi lemah.

Seorang wanita tidak akan menangis
dengan mudah,
Hanya jika dia sangat menyayangimu,
Dia akan menurunkan rasa egoisnya.

Lelaki, jika seorang wanita pernah
menangis karena mu,
Tolong pegang tangannya dengan
pengertian.

Dia adalah orang yang akan tetap
bersamamu sepanjang hidupmu.

Lelaki, jika seorang wanita menangis
karenamu.
Tolong jangan menyia-nyiakannya.

Mungkin kamu pernah membacanya sebelumnya. Tp coba baca sekali lagi dan renungkan... .


Mungkin karena keputusanmu, kau merusak

kehidupannya.

Saat dia menangis didepanmu,
Saat dia menangis karnamu,

Lihatlah matanya....

Dapatkah kau lihat dan rasakan sakit yang
dirasakannya?


Pikirkan....

Wanita mana lagikah yang akan menangis
dengan murni, penuh rasa sayang,
Didepanmu dan karenamu.... ..

Dia menangis bukan karena dia lemah
Dia menangis bukan karena dia
menginginkan simpati atau rasa kasihan

Dia menangis,
Karena menangis dengan diam-diam
tidaklah memungkinkan lagi.

Lelaki

Pikirkanlah tentang hal itu

Jika seorang wanita menangisi hatinya
untukmu,
Dan semuanya karena dirimu.

Inilah waktunya untuk melihat apa yang telah
kau lakukan untuknya,
Hanya kau yang tahu jawabannya.. ..

Pertimbangkanlah

Karena suatu hari nanti
Mungkin akan terlambat untuk menyesal,
Mungkin akan terlambat untuk bilang 'MAAF'!!



regard




RENUNGAN : PEREMPUAN

Dia yang diambil dari tulang rusuk. Jika Tuhan mempersatukan dua orang yang berlawanan sifatnya,

maka itu akan menjadi saling melengkapi. Dialah penolongmu yang sepadan,

bukan sparing partner yang sepadan.

Ketika pertandingan dimulai, dia tidak berhadapan denganmu untuk melawanmu,

tetapi dia akan berada bersamamu untuk berjaga-jaga di belakang saat engkau berada

di depan atau segera mengembalikan bola ketika bola itu terlewat olehmu,

dialah yang akan menutupi kekuranganmu.

Dia ada untuk melengkapi yang tak ada dalam laki-laki : perasaan, emosi,

kelemahlembutan, keluwesan, keindahan, kecantikan, rahim untuk melahirkan,

mengurusi hal-hal sepele.. hingga ketika laki-laki tidak mengerti hal-hal itu,

dialah yang akan menyelesaikan bagiannya... sehingga tanpa kau sadari ketika

kau menjalankan sisa hidupmu... kau menjadi lebih kuat karena kehadirannya di sisimu.

Jika ada makhluk yang sangat bertolak belakang, kontras dengan lelaki, itulah perempuan.

Jika ada makhluk yang sanggup menaklukkan hati hanya dengan sebuah senyuman, itulah perempuan.

Ia tidak butuh argumentasi hebat dari seorang laki-laki... tetapi ia butuh jaminan

rasa aman darinya karena ia ada untuk dilindungi.. .. tidak hanya secara fisik tetapi juga emosi.

Ia tidak tertarik kepada fakta-fakta yang akurat, bahasa yang teliti dan logis yang

bisa disampaikan secara detail dari seorang laki-laki, tetapi yang ia butuhkan

adalah perhatiannya. .. kata-kata yang lembut... ungkapan-ungkapan sayang yang sepele...

namun baginya sangat berarti... membuatnya aman di dekatmu....

Batu yang keras dapat terkikis habis oleh air yang luwes, sifat laki-laki yang

keras ternetralisir oleh kelembutan perempuan. Rumput yang lembut tidak mudah tumbang

oleh badai dibandingkan dengan pohon yang besar dan rindang...

seperti juga di dalam kelembutannya di situlah terletak kekuatan dan ketahanan

yang membuatnya bisa bertahan dalam situasi apapun.

Ia lembut bukan untuk diinjak, rumput yang lembut akan dinaungi oleh

pohon yang kokoh dan rindang. Jika lelaki berpikir tentang perasaan wanita,

itu sepersekian dari hidupnya.... tetapi jika perempuan berpikir tentang perasaan lelaki,

itu akan menyita seluruh hidupnya...Karena perempuan diciptakan dari tulang rusuk laki- laki,

karena perempuan adalah bagian dari laki-laki... apa yang menjadi bagian dari hidupnya,

akan menjadi bagian dari hidupmu. Keluarganya akan menjadi keluarga barumu,

keluargamu pun akan menjadi keluarganya juga. Sekalipun ia jauh dari keluarganya,

namun ikatan emosi kepada keluarganya tetap ada karena ia lahir dan dibesarkan di sana....

karena mereka, ia menjadi seperti sekarang ini. Perasaannya terhadap keluarganya,

akan menjadi bagian dari perasaanmu juga... karena kau dan dia adalah satu....

dia adalah dirimu yang tak ada sebelumnya. Ketika pertandingan dimulai,

pastikan dia ada di bagian lapangan yang sama denganmu.

Hal-hal yang bermanfaat


1) Nomor Darurat
Nomor darurat untuk telepon genggam adalah 112. Jika anda sedang di daerah yang tidak menerima sinyal HP dan perlu memanggil pertolongan, silahkan tekan 112, dan HP akan mencari network yang ada untuk menyambungkan nomor darurat bagi anda, dan yang menarik, nomor 112 dapat ditekan biarpun keypad dilock. Cobalah…

2) Kunci mobil ada ketinggalan di dalam mobil?

Anda memakai kunci remote? Kalau kunci anda ketinggalan dalam mobil dan remote cadangannya di rumah, tinggal telpon orang rumah dengan HP, lalu dekatkan HP anda kurang lebih 30cm dari mobil, dan minta orang rumah untuk menekan tombol pembuka pada remote cadangan yang ada dirumah (waktu menekan tombol pembuka remote, minta orang rumah mendekatkan remotenya ke telepon yang dipakainya)

3) Baterai cadangan tersembunyi
Kalau baterai anda hampir habis, padahal anda sedang menunggu telpon penting, dan telpon anda dibuat oleh NOKIA, silahkan tekan *3370#, maka telpon anda otomatis restart dan baterai akan bertambah 50%.
Baterai cadangan ini akan terisi waktu anda mencharge HP anda.

4) Tips untuk men-cek keabsahan mobil/motor anda ( Jakarta area only)
Ketik : metro b86301o (merah no polisi anda) Kirim ke 1717, nanti akan ada balasan dari kepolisian mengenai data2 kendaraan anda, tips ini juga berguna untuk mengetahui data2 mobil bekas yang hendak anda beli/incar.

Setiap hariku kurasakan hangatnya

Sinar mentari menyentuh lembut wajah

Setiap langkahku kujalani dengan senyuman

Tak kubiarkan jati diri terinjak lagi



Kurasakan getar ini sebagai semangat hati

Pada tuhan kuberminta semua keingan tak terbatas

Kurasakan getar cinta yang berlimpah dihati ini

Kurasakan hidupku bahagia untuk tetap bebas



Jantung berdegap kencang

Ku selalu merindu mu ku takan bisa tanpa Cinta kasih hilang

Tuhan akhirnya kumampu membangkit rasa yang telah mati

Kau beri rasa yang berbeda, dan kurasa cinta



Tetapi hatiku terlalu meninggikan mu

Kau terangi jiwaku yang telah lama gulita

Membuatku merasakan semua yang terbaik dan terlewati

Semua yang pernah terhenti tanpa kuakhiri



Dan kini kubiarkan masa lalu menghilang

Tanpa memandang kumeninggalkan belakang

Saat ini ku tersenyum karena telah kutemui penuntun ku

Telah kutemui arti hidupku yang baru



Aku telah lewati semua sakit berganti bahagia hati

Sekarang aku siap berlari menyongsong esok pasti

Menemani langkahku yang kian berarti
Itu karena kau may hana wahyuni

MATA KETIGA

Konon, di dunia persilatan, orang yang linuwih, atau orang yang punya kemampuan melebihi kemampuan orang kebanyakan, mampu melihat hal-hal yang tidak dapat dilihat mata orang biasa. Misalnya, mereka konon dapat melihat medan bio energi yang menyelimuti manusia, melihat makhluk-makhluk ghaib, bahkan dapat melihat peristiwa di tempat lain, ataupun peristiwa yang akan terjadi di masa depan, yang kalau dalam bahasa Jawa nya disebut "weruh sadurunge winarah".

Singkatnya, kemampuan luar biasa yang sangat membantu mereka dalam menjalani kehidupan. Tentu saja, mereka memperoleh kemampuan tadi tidak dengan cara gampang. Mereka telah menempuh berbagai latihan dan disiplin untuk membuka "mata ketiga" mereka, sehingga pandangan mereka mampu menembus hal-hal yang tidak terlihat mata biasa tadi.

Seperti halnya di dunia persilatan, di dunia usaha pun sebetulnya Anda harus memiliki "mata ketiga" untuk dapat melihat hal-hal yang tidak dapat dilihat orang kebanyakan. Bukan, maksud saya ini bukan untuk melihat makhluk ghaib, namun untuk melihat peluang-peluang usaha yang lalu-lalang di depan mata, tapi selalu luput dari pandangan mata biasa kita. Makanya kita perlu disiplin dan latihan untuk membuka "mata ketiga" kita.

Memang, ada beberapa orang tertentu yang dilahirkan dengan bakat untuk gampang melihat peluang bisnis. Namun, sesungguhnya semua orang memiliki kesempatan yang sama. Karena ada latihan-latihan sederhana yang jika Anda sering lakukan, akan membuat mata ketiga Anda semakin peka melihat peluang. Latihan yang akan saya paparkan sebaiknya Anda lakukan sendirian, dalam lingkungan yang tenang dan nyaman. Karena Anda harus banyak melakukan kerja otak, mirip-mirip mindstorming- nya Brian Tracy. Tentu, Anda perlu alat tulis untuk menuliskan latihan-latihan Anda. Berikut dua latihan yang ingin saya share:

Latihan yang pertama adalah latihan "Si Sukses". Caranya begini. Pikirkan dan tuliskan 20 benda yang ada disekitar Anda, dan kemudian di sebelahnya tuliskan minimal satu nama "si sukses", yaitu orang yang sukses menjalankan usaha terkait benda yang Anda tuliskan tadi. Bisa orang yang Anda kenal secara langsung, bisa juga tidak. Contoh: Komputer – Michael Dell (Dell); Kertas – Eka Cipta (Sinar Mas Group); Mi Instan – Anthony Salim (Indofood); Kopi – Howard Schultz (Starbuck); Kerudung – Amplas (Ekamant ); Sepatu – Edo Edward Forrer; dst. Contoh yang saya tulis adalah figur pebisnis kelas nasional dan internasional. Namun, akan lebih bagus jika Anda mengganti dengan orang yang betul-betul Anda kenal dan dekat dengan Anda.

Awalnya mungkin sulit. Kadang-kadang Anda akan sedikit "hang" memikirkan siapa orang yang pernah sukses menjual benda yang Anda tulis. Namun, lama kelamaan Anda akan semakin mudah menemukan nama si sukses. Setelah Anda berhasil dengan latihan pertama, Anda bisa melakukan beberapa variasi latihan. Misalnya, Anda menulis 20 nama makanan dan si sukses dalam bidang makanan, 20 nama benda dan si sukses dalam bidang teknologi; dan lain-lain. Benda apa yang bisa Anda tulis? Apapun, mulai dari makanan, pakaian, peralatan, apa saja yang Anda lihat atau melintas di otak Anda.

Jika Anda belum menemukan nama si sukses atas benda yang Anda tulis, skip saja dulu dan cari informasi ke teman, koran, majalah atau di internet. Karena pasti ada. Santai saja, Anda bisa mengulang latihan ini sebanyak yang Anda mau dengan variasi yang Anda sukai.

Apa makna latihan ini? Latihan ini akan membuktikan kepada Anda, bahwa untuk setiap benda yang Anda tulis, ternyata ada orang yang sukses luar biasa. Artinya, setiap benda yang Anda lihat, sebenarnya adalah prospek bisnis luar biasa yang melambai-lambai di depan mata Anda. Namun selama ini mungkin Anda abaikan, karena "mata ketiga" Anda belum terbuka.

Latihan yang kedua adalah latihan "Tantangan Satu Milyar". Dalam latihan ini Anda harus dapat menjawab tantangan: bagaimana membuat uang satu milyar rupiah, dari benda apa saja yang Anda pilih. Nama benda nya bisa Anda ambil dari salah satu yang ada di daftar latihan "si Sukses". Misalnya Anda memilih "Sepatu". Maka tantangan Anda adalah bagaimana membuat satu milyar dari benda yang bernama Sepatu ini. Ooh gampang, misalnya Sepatu nya seharga 100 ribu kalikan saja dengan 10 ribu, ketemu semilyar. Ya, tapi logika mengatakan akan sangat sulit menjual 10 ribu Sepatu dalam satu waktu. Lalu bagaimana caranya?

Caranya adalah dengan menggunakan "faktor kali". Sebagai contoh, faktor kali yang dapat Anda gunakan misalnya adalah:

* Pertama, tentu harga produk. Misalnya adalah harga sepatu yang 100 ribu tadi.
* Kedua, variasi produk, misalnya ada 5 jenis sepatu.
* Ketiga, wilayah, misalnya Anda punya teman atau saudara di 4 kota, yang Anda bisa ajak memasarkan sepatu Anda
* Keempat, reseller, misalnya di masing-masing kota, teman atau saudara Anda mengajak 5 orang rekannya untuk menjadi reseller
* Kelima, penjualan per bulan, misalnya masing-masing reseller mendapat target menjual 10 pasang sepatu per bulan
* Keenam, waktu, misalnya Anda berjualan selama 10 bulan

Maka, berapa uang yang Anda peroleh. Coba ambil kalkulator: 100,000 x 5 x 4 x 5 x 10 x 10 = 1000,000,000. Pas semilyar ! Selamat Anda sudah menghasilkan satu milyar. Sayangnya, baru di atas kertas, hehehe … Ya, karena latihannya baru di atas kertas, maka uang nya juga baru di atas kertas. Kalau mau uang beneran ya Anda harus take action di dunia nyata.

Anda dapat melakukan banyak variasi dari latihan ini. Misalnya ganti semilyar dengan sepuluh milyar, seratus milyar, dsb. Demikian juga dengan faktor kali nya, ciptakan faktor kali-faktor kali sendiri sesuai imajinasi Anda. Bisa Anda buktikan sendiri, semakin banyak faktor kali semakin masuk akal. Seorang reseller yang menjual 10 pasang sepatu perbulan selama sepuluh bulan, tentu lebih masuk akal dibanding menjual 10 ribu sepatu dalam satu hari.

Apa makna latihan ini? Bahwa ternyata menghasilkan satu milyar atau bahkan sepuluh milyar dari barang-barang di sekitar Anda itu sangat mungkin, jika Anda memanfaatkan faktor kali. Lakukan latihan ini sesering mungkin, sehingga setiap kali Anda melihat suatu benda, Anda bisa melihat uang satu milyar di dalamnya.

Dengan latihan-latihan tadi, insyaAllah "mata ketiga" bisnis Anda akan terbuka lebar, dan Anda bisa melihat peluang dimana-mana. ( source ; Fauzi R )

Pinpoint customers who are looking for what you sell.

Perusahaan juga seperti "Manusia"


Sama seperti manusia, perusahaan juga di lahirkan.

Tubuh manusia disusun oleh milyaran unsur hidup terkecil atau biasa disebut "sel" sedang perusahaan disusun oleh satuan hidup terkecil yang biasa disebut "karyawan".

Sel sel tersebut berkumpul membentuk jaringan seperti jaringan otot, lemak, kelenjar, tulang, kulit, syaraf, pembuluh darah dan sekumpulan jaringan akan membentuk organ organ tubuh seperti jantung, ginjal, limpa, paru, hati dsb, sedang karyawan perusahaan berkumpul membentuk unit kerja dan sekumpulan unit kerja akan membentuk fungsi fungsi organisasi seperti marketing, pembiayaan, produksi, ketersediaan, mutu dsb.

Walaupun masing masing organ mempunyai fungsi yang berbeda namun interaksi antar fungsi organ harus tetap harmonis dalam sebuah kesatuan sistem yang tumbuh, demikian halnya dengan fungsi fungsi dalam organisasi walaupun masing masing departemen memiliki peran yang sangat penting, namun harus bersinergi menjadi sebuah organisasi yang tumbuh.

Pada manusia, peluang untuk tumbuh ataupun uzur tergantung dari sikap hidup (kesehatan fisik dan psikis) manusia. Sedang perusahaan, peluang untuk tumbuh ataupun uzur perusahaan tergantung dari "budaya kerja" (sistem dan kepemimpinan karyawan) perusahaan.

Jadi menjaga kesehatan perusahaan sama persis dengan menjaga kesehatan manusia. Jika tubuh perlu asupan bergizi maka perusahaan juga perlu input berkualitas. Jika tubuh perlu olah raga dan istirahat yang cukup maka perusahaan juga perlu olah proses dan pengendapan persoalan yang cukup. Jika manusia perlu memiliki kehidupan sosial, maka perusahaan juga memerlukan jaringan kerja dan pelanggan.

Sama seperti tubuh manusia, sel, jaringan ataupun organ dapat mengalami gangguan fisik akibat infeksi ataupun gangguan psikis akibat stress maka perusahaan juga dapat mengalami "gangguan fisik" seperti gangguan produksi, keuangan ataupun "gangguan psikis" seperti komunikasi, pola interaksi dsb.

Jika tubuh perlu kesadaran akan kesehatan jasmani dan rohani maka perusahaan juga perlu visi misi yang jelas, kesadaran kepemimpinan karyawan yang sehat, pola komunikasi yang baik, interaksi antar fungsi yang sehat (baca : sistem) dan untuk itu perlu dilakukan pembaharuan semangat kembali.


Stanford University (Mitos)


Seorang wanita yang mengenakan gaun pudar bersama suaminya yang berpakaian sederhana dan terlihat usang, turun dari kereta api di Boston, dan berjalan dengan malu-malu menuju kantor Pimpinan Harvard University dan meminta janji temu. Sang sekretaris langsung mendapat kesan bahwa orang kampung, udik seperti ini tidak ada urusan di Harvard dan bahkan mungkin tidak pantas berada di Cambridge.

"Kami ingin bertemu Pimpinan Harvard", kata sang Pria lembut.

"Beliau hari ini sibuk," sahut sang Sekretaris cepat.

"Kami akan menunggu," jawab sang Wanita.

Selama 4 jam Sekretaris itu mengabaikan mereka, dengan harapan bahwa pasangan tersebut akhirnya akan patah semangat dan pergi. Tetapi ternyata tidak, dan sang sekretaris mulai frustrasi dan akhirnya memutuskan untuk melaporkan kepada sang Pimpinan.

"Mungkin jika Anda menemui mereka selama beberapa menit, mereka akan pergi," katanya pada sang Pimpinan Harvard.

Sang pimpinan menghela nafas dengan geram dan mengangguk. Orang sepenting dia pasti tidak punya waktu untuk mereka, tetapi dia tidak menyukai ada orang yang mengenakan baju pudar dan pakaian usang diluar kantornya. Sang Pemimpin Harvard, dengan wajah galak menuju pasangan tersebut.

Sang wanita berkata padanya, "Kami memiliki seorang putra yang kuliah tahun pertama di Harvard. Dia sangat menyukai Harvard dan bahagia di sini. Tetapi setahun yang lalu, dia meninggal karena kecelakaan. Kami ingin mendirikan peringatan untuknya, di suatu tempat di kampus ini."

Sang Pemimpin Harvard tidak tersentuh... dia bahkan terkejut.

"Nyonya," katanya dengan kasar, "Kita tidak bisa mendirikan tugu untuk setiap orang yang masuk Harvard dan meninggal. Kalau kita lakukan itu, tempat ini akan seperti kuburan."

"Oh, bukan," Sang wanita menjelaskan dengan cepat, "Kami tidak ingin mendirikan tugu peringatan. Kami ingin memberikan sebuah gedung untuk Harvard."

Sang Pemimpin Harvard memutar matanya. Dia menatap sekilas pada baju pudar dan pakaian usang yang mereka kenakan dan berteriak, "Sebuah gedung! Apakah kalian tahu berapa harga sebuah gedung?! Kami memiliki lebih dari 7,5 juta dolar hanya untuk bangunan fisik Harvard."

Untuk beberapa saat sang wanita terdiam. Sang Pemimpin Harvard senang. Mungkin dia bisa terbebas dari mereka sekarang. Sang wanita menoleh pada suaminya dan berkata pelan, "Kalau hanya sebesar itu biaya untuk memulai sebuah universitas, mengapa tidak kita buat sendiri saja?"

Suaminya mengangguk. Wajah sang Pemimpin Harvard menampakkan kebingungan.

Mr. dan Mrs. Leland Stanford bangkit dan berjalan pergi, melakukan perjalanan ke Palo Alto, California, dimana mereka mendirikan sebuah
Universitas yang menyandang nama mereka, ”STANFORD UNIVERSITY”, sebuah peringatan untuk seorang anak yang tidak lagi diperdulikan oleh Harvard.

Anda bisa dengan gampang menilai karakter orang lain dengan melihat bagaimana mereka memperlakukan orang-orang yang mereka pikir tidak dapat berbuat apa-apa untuk mereka. --by Malcolm Forbes

7 Secrets for Hiring Success



Just like his movie namesake, Harry thought the woman sitting across from him had it all. Sally, the job applicant was articulate, bright and showed real commitment. “This decision is a real no-brainer,” he thought. And that's when Harry hired Sally.

Six months later, Harry is second guessing his decision and wondering how his instincts could be so off-base.

Well, maybe Harry followed conventional wisdom, which is that competence is assumed before the interview. After all, you don't waste time talking to people who do not meet stated qualifications.

Traditionally, employees use an interview to confirm the assumption a person is competent and to look for compatibility with the company. To check for competence and compatibility, most employers do four things, in this order: make a list of the attributes necessary to do the job and be a team member, conduct an interview, check references, and trust gut instinct.

Sounds good, up to a point. The rub comes when you make the final decision. Trusting your instincts leads to hiring decisions that have as much chance for a successful outcome as flipping a coin. Actually, evidence suggests that it is much harder to pinpoint compatibility than competence. That's why so many employees are hired for skills and experience and fired because of attitude and behaviors.

If you don't know the cost of hiring decisions that sour, consider these facts. The 2004 Recruiting Metrics and Performance Benchmark Report, published just last month by Staffing.org, reported that cost-per-hire was $4,262, an increase of over $260 since 2001. On a broader scale, the cost to hire employees in 2003 exceeded 14 percent of total employee compensation, a 2.5 increase over the two previous years. And this occurred during a period where supposedly the competition for employees was down!

The real cost of terminating the employment of an under-performing or troublesome employee escalates when you factor in lost opportunity, lost productivity, training costs, additional recruiting costs, severance packages, and litigation. This hefty sum ranges from more than the annual salary for an hourly worker to nearly 20 times the annual salary of a key senior executive.

How can you stop your company's bottom line from taking hits like that?

Let's first look at one possible reason why these type of hiring mistakes are happening so often. Let's first look at how job applicants present themselves and their credentials to you, their potential employers.

The Korn/Ferry International Executive Recruiter Index (Part IV) released earlier this year, shows that among job applicants 68.7% fabricate reasons for leaving prior jobs, 68.2% exaggerate results and accomplishments, and 45.2% enhance previous job responsibilities. Combine these statistics with the reality that most past employers give little information other than confirming dates of employment and salaries during reference checks.

So there you are, commiserating with Harry. With so much dependence on guesswork and subjective opinion, what can a manager do to get more favorable odds for making a hiring decision?

To be successful, the small business or hiring manager needs to know which job interview questions to ask, how to evaluate interview question answers and,

how to question and listen with as little personal bias as possible.

I recommend anyone who is responsible for hiring a new employee, follow these three steps:

Identify the job skills that are absolutely essential to do the job. Remember that skills are not likely found in a job description, which focuses more on areas of responsibility.

Develop two to four behavioral interview questions for each skill to learn what an applicant does effectively, and how he or she achieves goals and meets or exceeds expectations.

Complement the interview with personality testing, which may be done on-line. Many personality and pre-employment screening tools like SELECT, FirstView, and TotalView include job-specific interview questions with each report. Job specific personality tests brings balance and reliability to an otherwise inherently subjective system of gut instinct.

Is this doable? Absolutely. However, most employers, especially small business owners with limited human resource capabilities, should look for help with framing appropriate behavioral questions and personality testing. The cost of bringing in a qualified business or human resources consultant pales in comparison to the cost of fixing a bad hiring decision.

You can improve your hiring success rate by 50% by following these tips:

Know the difference between what you need and what you want. Make sure you understand the skills – hard and soft - necessary to do the job.

Prioritize the skills according to absolutely required, important, and nice-to-have.

Don't just “wing” the interview. Write a structured interview question guide. The guide should include a minimum of two to four behavioral interview questions for each core skill. An automated online program like Interview Generator is easy to use and cost-effective.

Ask open-ended questions that cannot be answered with “yes” or “no.” Open-ended questions allow the interviewer to probe how an applicant thinks and solves problems.

Stay away from leading statements and follow-up questions. For instance, let's say you are evaluating the applicant's ability to cold call. Don't ask: "Do you like cold calling" or "This job requires a lot of cold calling. Do you mind doing that"?

Do ask probing questions that dig deeper. Then dig some more. In fact, dig 3 times as in The Rule of 3's – You need to ask 3 questions to get to “truth”. Begin with "If we hire you, describe how you will bring in new business." Whatever he or she answers, follow with: "How has that worked for you in the past?". But don't stop now. Then ask “Tell me about another way you plan to bring in new business" or "What did you do when your marketing efforts didn't work?"

Make sure applicants give job relevant information. A job applicant has access to an endless stream of on-line interview tips. Most applicants are well rehearsed for the interview and will anticipate standard questions. Don't accept a standard response. The interview is not a true-false test but an evaluation to see if the candidate can actually do the job for you.


By Ira S. Wolfe

Impian, Penyakit menular!!


Sampai ketika menulis ini, aku masih merinding, demam panas dingin, tubuh dipenuhi dengan energi yang tak terhingga, energi yang berlompatan. Awalnya, beberapa waktu yang lalu, Meta, seorang rekan saya, datang dengan muka yang setengah cemas, atau mungkin juga setengah gemas. Ngajak ngobrol. Meta bercerita banyak mengenai sebuah teater boneka perancis yang membuatnya tergetar gak karu-karuan, selama lebih dari dua hari. Sebuah penampilan yang memicu imajinasi meta untuk bermimpi, mimpi yang sangat besar. Dan selama dia bercerita, aku merasa merinding dan demam panas dingin. Mimpi memang sangat menular! ketika mimpi itu lahir dari hasrat dalam hati kita.
Meta yang dulu kukenal, bukanlah orang yang percaya dengan mimpi. Ikatannya dengan masa lalu dan masa kini, membuat mimpinya hanya sebatas lompatan-lompatan kecil. Hari ini, aku berjumpa dengan seseorang yang sangat, sangat berbeda. Ia berceloteh tanpa putus. Cahaya berpijar diseputar wajahnya. Penuh dengan antusiasme.
Bagaimana teater boneka perancis itu mengubah meta? Seperti apa sih teater bonekanya?
Belakangan, meta menunjukkan video rekamannya dari teater tersebut. Apa yang nampak? Hitam pekat begitu dominan. Nyaris tanpa cahaya. Dibagian tengah, beberapa bentuk menarik tampil. ada bulan. ada bintang. terdengar musik latar yang menggugah selera. Tanpa kata. TANPA KATA. Walah….terus bagaimana teater itu menyampaikan ceritanya? bagaimana teater itu membuat penonton yang mayoritas anak-anak kecil tertawa, berteriak, diam terpana, begitu nikmat menyantap kelamnya pentas.
Dalam pengamatanku, kebanyakan teater boneka begitu banyak mengumbar nasehat, sarat dengan petuah-petuah eksplisit. “Jadilah anak baik” “Kalau belajar yang rajin”. Entah benar. Entah salah. Yang jelas, aku bukanlah orang yang suka dinasehati, diceramahi. Jadi, aku juga tidak suka dengan teater boneka yang bertendensi menceramahi, memberikan petuah, seakan-akan tahu segalanya. Ketika mengenal appreciative inquiry, aku semakin yakin bahwa setiap orang punya cerita, mempunyai kisahnya masing-masing, yang sarat dengan pelajaran hidup. Tak usahlah nasehat karena hanya akan membuat sesak ruang-ruang hati.
Jauh berbeda dengan teater yang diceritakan oleh meta. Tanpa nasehat. Suci petuah. Bahkan, tanpa kata. Teater ini memaksimalkan kekuatan imaji untuk memicu imajinasi penonton menciptakan cerita versi masing-masing penonton. Setiap orang bebas merasakan feel yang berbeda ketika menyaksikan sebuah adegan yang sama. Kemunculan bentuk semacam ular, melahirkan perasaan seram setengah takut pada titis, dan melahirkan perasaan gembira pada meta. Menonton teater ini bukanlah download pengetahuan dari sumbernya. Menonton teater ini justru mebebaskan setiap orang berkreasi, mencipta kisahnya sendiri.Menonton teater ini bukanah memahami karakter para aktor yang bermain. Menonton teater ini justru membuat setiap orang mengenali diri sendiri.
Jauh lebih gila lagi. Setelah pementasan, tercipta dialog diantara kerumunan penonton. Bukan diskusi, tentang benar salahnya suatu nasehat. Titis dan meta saling berbagi kisah dan perasaan masing-masing. Proses pengayaan tentang keragaman penghayatan terhadap realitas yang sama. Membuat orang menjadi semakin kaya cara pandang, semakin arif.
Pada meta sendiri, teater itu memicu kegelisahan yang telah lama dipendamnya, kegelisahan yang telah diceritakannya padaku dan kawan-kawan yang lain. Kegelisahan tentang peran teater boneka yang lama digelutinya dalam proses pendidikan anak. Kegelisahan itu tiba-tiba berubah menjadi sebuah impian, sebuah pagelaran pendidikan yang membebaskan setiap anak untuk berimajinasi, untuk berkreasi, untuk menciptakan kehidupan terindah. Kata meta, “…teater ini telah mengubah kehidupanku…mejadi berani bermimpi”.
Dan biasanya, ketika kita telah membulatkan seluruh diri kita terfokus pada impian kita, maka akan lahir keajaiban demi keajaiban.
Terima kasih meta! telah berbagi….
hiiiii….aku masih merinding….

It does not intended to prohibit to smoke,…But…


Please take your smoking in the confined & permitted area and enjoy by yourself….. Not by others who are not smoker……Don’t make your smoke will disturb others who are not smoker.


Just please be respectable…



Teamwork also means how to respect others…Teamwork for the better quality…


Perokok Aktif Bunuh 200 Ribu Perokok Pasif Dalam Satu Tahun

Jumat, 1 Jun 07 19:25 WIB

Seorang perokok aktif membunuh 200 ribu orang perokok pasif dalam satu tahun. Sungguh angka fantastik yang sangat mengerikan. Tapi inilah kesimpulan yang dikeluarkan Organisasi Kesehatan Nasional dalam memperingati Hari Tanpa Rokok, tanggal 31 Mei 2007 ini.

Laporan WHO tahun ini menjelaskan bagaimana fokus penelitian adalah dampak membahayakan asap rokok yang dihisap oleh orang yang tidak merokok dalam ruangan tertutup. Laporan ini diiringi juga dengan angka dan lokasi, beserta berbagai informasi yang membantah klaim penolakan para perokok bila mereka dianggap mengganggu hak hidup orang lain. Juga dengan menjelaskan bagaimana kondisi perokok di berbagai negara berbeda serta penjelasan ancaman kesehatan yang parah bagi perokok pasif di tempat tertutup.

Perokok pasif adalah orang-orang yang tidak merokok, namun menjadi korban perokok karena turut mengisap asap sampingan (di samping asap utama yang dihembuskan balik oleh perokok). Perokok pasif memiliki resiko yang cukup tinggi atas kanker paru-paru dan jantung koroner, serta gangguan pernafasan. Bagi anak-anak di bawah umur, terdapat resiko kematian mendadak akibat terpapar asap rokok.

Setidaknya tercatat 4000 kematian perokok pasif per tahun di US WHO menghimbau agar dikeluarkan undang undang larangan merokok di tempat tertutup dan di tempat umum. Lokasi tertutup dan tempat umum diharapkan 100% bersih sama sekali dari asap rokok. Larangan seperti ini, juga dianjurkan agar disertai dengan tahap penyadaran masyarakat khusus agar para perokok pasif mengerti bagaimana dampak kesehatan yang bakal mereka terima akibat berada di satu ruangan dengan perokok aktif. Terlebih bila perokok itu adalah penghuni rumah sendiri.

Di antara kenyataan menyedihkan yang disodorkan laporan tersebut adalah, separuh anak-anak duia, atau sekitar 700 juta anak mengalami gangguan kesehatan lantaran menjadi perokok pasif. Kebanyakan, penderitaan mereka disebabkan dari dalam rumah mereka sendiri karena jelas yang paling bertanggung jawab dan paling dekat dengan mereka adalah orang tua mereka sendiri di dalam rumah.

Derita anak-anak dan para perokok pasif adalah karena mereka menghisap 4000 bahan kimiawi yang ada dalam asap rokok. Di antaranya adalah 50 materi kimiawi yang sudah terkenal bisa menyebabkan kanker. Ditambah lagi, asap rokok yang dihisap perokok pasif bisa menyebabkan penjakit paru-paru, jantung dan sejumlah penyakit pernafasan yang bahkan bisa membawa kematian. (na-str/iol)





Indonesia Surga bagi Industri Rokok


TIADANYA komitmen pemerintah Indonesia terhadap kesehatan masyarakat makin tercermin dengan dihapuskannya batas tar dan nikotin dalam revisi peraturan pemerintah No. 18 tahun 1999 tentang pengamanan rokok bagi kesehatan. Padahal, asap rokok secara ilmiah sudah terbukti menyebabkan setidaknya 25 jenis penyakit. Artinya, saat berbagai negara -- termasuk negara berkembang -- memperketat peraturan soal rokok untuk melindungi kesehatan rakyatnya, namun Indonesia justru menjadi surga bagi industri rokok.

Menurut Dr. Fernando Antezana, jika aksi-aksi yang keras tidak segera diambil, epidemi tembakau akan menyebabkan kematian dini sekira 250 juta anak dan remaja yang hidup saat ini. Sementara itu, Kepala Perwakilan WHO di Indonesia George Petersen mengungkapkan saat ini sekira empat juta orang mati tiap tahun karena rokok.

Walaupun bukti-bukti pengaruh dan kerugian akibat merokok itu begitu mengerikan, kelihatannya penanggulangan masalah merokok hingga saat ini masih belum didukung kemauan politik (political will) serius pemerintah. Buktinya, keselamatan dan kenyamanan bagi orang yang tidak merokok di tempat-tempat umum masih diabaikan. Lalu, di mana perlindungan atas hak kesehatan orang yang tidak merokok? Dan, lebih jauh di antara kita pun, walau telah mengetahui bahaya dari rokok, kita tetap merokok. Sungguh, bukankah ini tidak bijak terhadap dirinya sendiri?

Wahai perokok...! Bukankah seseorang akan senantiasa mencintai apa yang dicintai oleh kekasih-Nya (lebih-lebih, bila kita ingin dicintai-Nya), maka kita pun akan membenci yang dibenci-Nya. Allah SWT tidak menyukai asap rokok, lantaran ia adalah khabaits sesuatu yang buruk. Allah berfirman, "Menghalalkan bagi mereka segala yang baik dan mengharamkan bagi mereka segala yang 'khabaits' (yang buruk)" (QS. Al-A'raf: 157).

Bahan kimia

Kalau kita sadar, satu batang rokok yang hanya seukuran pensil sepuluh sentimeter itu, ternyata ibarat sebuah pabrik berjalan yang menghasilkan bahan kimia berbahaya. Satu batang rokok yang dibakar mengeluarkan sekira 4 ribu bahan kimia. Menurut Dr. R.A. Nainggolan (1998), terdapat beberapa bahan kimia yang ada dalam rokok. Di antaranya, acrolein, merupakan zat cair yang tidak berwarna, seperti aldehyde. Zat ini sedikit banyaknya mengandung kadar alkohol. Artinya, acrolein ini adalah alkohol yang cairannya telah diambil. Cairan ini sangat mengganggu kesehatan.

Karbon monoxida, sejenis gas yang tidak memiliki bau. Unsur ini dihasilkan oleh pembakaran yang tidak sempurna dari unsur zat arang atau karbon. Zat ini sangat beracun. Jika zat ini terbawa dalam hemoglobin, akan mengganggu kondisi oksigen dalam darah.

Nikotin, adalah cairan berminyak yang tidak berwarna dan dapat membuat rasa perih yang sangat. Nikotin ini menghalangi kontraksi rasa lapar. Itu sebabnya seseorang bisa merasakan tidak lapar karena merokok.

Ammonia, merupakan gas yang tidak berwarna yang terdiri dari nitrogen dan hidrogen. Zat ini sangat tajam baunya dan sangat merangsang. Begitu kerasnya racun yang ada pada ammonia sehingga kalau disuntikkan (baca: masuk) sedikit pun kepada peredaraan darah akan mengakibatkan seseorang pingsan atau koma.

Formic acid, sejenis cairan tidak berwarna yang bergerak bebas dan dapat membuat lepuh. Cairan ini sangat tajam dan menusuk baunya. Zat ini dapat menyebabkan seseorang seperti merasa digigit semut.

Hydrogen cyanide, sejenis gas yang tidak berwarna, tidak berbau dan tidak memiliki rasa. Zat ini merupakan zat yang paling ringan, mudah terbakar dan sangat efisien untuk menghalangi pernapasan. Cyanide adalah salah satu zat yang mengandung racun yang sangat berbahaya. Sedikit saja cyanide dimasukkan langsung ke dalam tubuh dapat mengakibatkan kematian.

Nitrous oxide, sejenis gas yang tidak berwarna, dan bila terisap dapat menyebabkan hilangnya pertimbangan dan mengakibatkan rasa sakit. Nitrous oxide ini adalah jenis zat yang pada mulanya dapat digunakan sebagai pembius waktu melakukan operasi oleh para dokter.

Formaldehyde, sejenis gas tidak berwarna dengan bau yang tajam. Gas ini tergolong sebagai pengawet dan pembasmi hama. Gas ini juga sangat beracun keras terhadap semua organisme-organisme hidup.

Phenol, merupakan campuran dari kristal yang dihasilkan dari distilasi beberapa zat organik seperti kayu dan arang, serta diperoleh dari tar arang. Zat ini beracun dan membahayakan, karena phenol ini terikat ke protein dan menghalangi aktivitas enzim.

Acetol, adalah hasil pemanasan aldehyde (sejenis zat yang tidak berwarna yang bebas bergerak) dan mudah menguap dengan alkohol. Hydrogen sulfide, sejenis gas yang beracun yang gampang terbakar dengan bau yang keras. Zat ini menghalangi oxidasi enxym (zat besi yang berisi pigmen).

Pyridine, sejenis cairan tidak berwarna dengan bau yang tajam. Zat ini dapat digunakan mengubah sifat alkohol sebagai pelarut dan pembunuh hama. Methyl chloride, adalah campuran dari zat-zat bervalensi satu antara hidrogen dan karbon merupakan unsurnya yang terutama. Zat ini adalah merupakan compound organis yang dapat beracun.

Methanol, sejenis cairan ringan yang gampang menguap dan mudah terbakar. Meminum atau mengisap methanol dapat mengakibatkan kebutaan dan bahkan kematian. Dan tar, sejenis cairan kental berwarna cokelat tua atau hitam. Tar terdapat dalam rokok yang terdiri dari ratusan bahan kimia yang menyebabkan kanker pada hewan. Bilamana zat tersebut diisap waktu merokok akan mengakibatkan kanker paru-paru.

Bahayakan tubuh

Melihat dari kandungan bahan-bahan kimia yang terdapat dalam rokok tersebut, kita tidak akan menyangsikan lagi kalau rokok itu merupakan sumber bencana dan perusak tubuh bagi yang mengisapnya. Salah satu proses yang memang belum berdampak pada penampilan fisik perokok adalah gangguan pada sistem sirkulasi darah, yang akhirnya memicu penyakit jantung. Kami menggolongkan mereka sebagai 'perokok sehat,' kata Dr. Johannes Czenin (baca: SHAR'niin), Rektor kepala pada Departemen Molekular dan Farmakologi UCLA. Lebih lanjut dikemukakan, walau belum ada indikasi jantung koroner, toh ada abnormalitas yang kami sebut vosomotion, atau perubahan pada aliran darah.

Sementara itu, berdasarkan laporan Badan Lingkungan Hidup Amerika (EPA - Environmental Protection Agency) mencatat tidak kurang dari 300 ribu anak-anak berusia 1 hingga 1,5 tahun menderita bronchitis dan pneumonia, karena turut mengisap asap rokok yang diembuskan orang di sekitarnya terutama ayah-ibunya.

Selain anak-anak, kecenderungan peningkatan jumlah korban asap rokok juga terlihat pada kaum wanita. Nasib kaum ibu bersuamikan perokok agaknya tak berbeda jauh dengan anak-anak yang memiliki keluarga perokok. Penelitian yang dilakukan EPA menghasilkan kesimpulan bahwa dari 30 wanita, 24 di antaranya berisiko tinggi terserang kanker paru-paru bila suaminya perokok.

Di bagian lain, menurut para peneliti di Fakultas Kedokteran Universitas New York, wanita yang merokok lebih dari 10 batang per hari memiliki peluang memasuki monopause dini 40 persen lebih besar ketimbang para wanita yang tidak merokok. Dalam studi itu, para peneliti mengamati 4.694 wanita selama lebih dari lima tahun. Ternyata, wanita perokok rata-rata memasuki masa monopause lebih cepat 9 bulan ketimbang wanita yang tidak merokok.

Setelah kita mengetahui kandungan bahan-bahan kimia berbahaya dalam rokok dan akibatnya bagi kesehatan manusia, maka alangkah bodohnya manusia yang masih merokok dan tidak ada niatan untuk berhenti merokok. Buat apa kita dilengkapi akal dan pikiran kalau diri kita tidak dapat memilah-milah mana yang baik dan tidak baik dari sesuatu barang yang akan kita konsumsi?

Berhenti merokok

Kurt Salzer (1950:59), dalam Thrirteen Ways to Break the Smoking Habit, mengemukakan, ada 13 metode berhenti merokok. (1) Menyadari apa sebabnya Anda merokok. (2) Langsung berhenti merokok. (3) Jangan merokok waktu melakukan sesuatu atau sewaktu mengemudikan kendaraan. (4) Katakan kepada diri, "Saya tidak akan merokok hari ini". (5) Tentukan suatu hari untuk berhenti merokok. (6) Katakan, "ya" bagi kesehatan Anda, dan katakan "tidak" untuk penyakit. (7) Merokok mengurangi kecantikan Anda. Oleh karena itu, katakan "ya" untuk kecantikan muka Anda dan "tidak" atas kerusakan kecantikan karena rokok. (8) Adalah watak orang-orang muda, bahwa walaupun ada sifat menentang ibu-bapak atau guru, namun mencoba meniru mereka. Bapak atau guru yang melarang anak-anak merokok, tetapi mereka sendiri merokok, akan diikuti anak-anak jadi perokok. Oleh karena itu, Anda perlu menyadari pengaruh Anda sebagai orang tua atau guru, kalau Anda masih tetap merokok. (9) Pernahkah Anda membakar uang lembaran seribu rupiah? Anda, dengan merokok telah membuatnya. (10) Seseorang perokok telah terbiasa dengan bau rokok yang sangat tajam. Organismenya telah terbiasa dengan kadar nikotin tertentu. Gantinya memarahi seorang anak yang merokok, dipaksa merokok sampai dia merasa sakit. Akibatnya, kapan saja anak itu mencium bau rokok, dia merasa sakit. (11) Tersedak atau ketegukan akan berhenti dengan memperhatikan diafragma Anda, bagaimana diafragma itu mengembang dan mengempis. Amati diri Anda, kalau Anda sedang ingin merokok. Keinginan itu datang dari luar. Lalu tutup mata Anda dan pikirkan mengalahkan pengaruh luar tersebut. (12) Dalam pertentangan antara kuasa kemauan dan kuasa imajinasi, maka kuasa imajinasi itu akan menang. Bayangkanlah Anda tidak akan merokok lagi, maka Anda akan berhasil. (13) Agar metode imajinasi itu berhasil, jangan bimbang. Dengan santai katakanlah kepada diri, "Saya tahu bahwa saya tidak akan merokok lagi". Oleh karena itu, Anda tidak akan merokok lagi.

Selamat berhenti merokok. Masihkah Anda ragu terhadap bahaya dari rokok? Bila ya, berarti Anda benar-benar telah tertipu dan siap-siap dibunuh oleh rokok! Atau jangan-jangan Anda telah terlena sebab Indonesia benar-benar sudah menjadi surga bagi industri rokok. Wallahu a'lam.*** (telah dipublikasikan di situs web Pikiran Rakyat)

Penulis: Arda Dinata, AMKL.
Staf Loka Litbang Pemberantasan Penyakit Bersumber Binatang (P2B2) Ciamis, Balitbang Kesehatan Depkes RI.


ROKOK DAN KESEHATAN REPRODUKSI


Seorang pria terlihat asyik mengepulkan asap rokoknya di dalam bus kota yang padat penumpang. Beberapa ibu tampak menutup hidung mereka dengan saputangan. Salah seorang dari mereka bahkan terbatuk-batuk. Seorang ibu yang merasa terganggu dengan asap rokok kemudian menegur pria yang merokok tersebut. Bukannya mematikan rokoknya, pria tersebut malah berkata bahwa merokok adalah hak asasi, jika tidak suka, pindah saja ke bus lain. Betapa kesalnya para penumpang bus mendengar perkataan pria tersebut.
Para perokok tentunya sudah setiap kali membaca peringatan pemerintah di belakang kemasan rokok mereka bahwa “merokok dapat menyebabkan kanker, serangan jantung, gangguan kesehatan janin dan impotensi”. Meskipun demikian, mereka tetap saja mengacuhkan peringatan tersebut karena terlanjur menganggap merokok sebagai suatu kebutuhan. Kebutuhan akan rokok yang telah membuat mereka ketagihan harus segera dipenuhi, sedangkan resiko penyakit yang menyertainya akan dipikirkan kemudian.
Rokok bagaikan pabrik kimia. Tar merupakan kumpulan dari ribuan macam bahan kimia, diantaranya CO, nitrogen oksida, sianida, hidrogen, amonia, asetilen, benzaldehida, benzena, metanol,dll, yang bisa mengganggu kesehatan. Sebatang rokok mengandung 3-6% CO yang kalau masuk ke dalam peredaran darah akan mengurangi kemampuan hemoglobin darah untuk mengikat oksigen. Kadar CO perokok berat bisa mencapai 5% dan dapat mengganggu kesehatan.
Penyakit yang dapat dipicu oleh rokok antara lain penyakit kanker (paru-paru, tenggorokan, pita suara, lambung), penyakit jantung koroner, bronkitis, emfisema (melebarnya gelembung paru-paru), tekanan darah tinggi yang bisa menyebabkan stroke, katarak, sinusitis, gangguan pertumbuhan janin dan gangguan kesuburan pria maupun wanita.
Ancaman rokok bagi kesuburan dan potensi seksual kaum pria agaknya cukup efektif karena terbukti meresahkan pria perokok.Kampanye yang diawali di Thailand sekitar 1995 itu dianggap berhasil menurunkan jumlah perokok walau tidak signifikan. Para pria yang merasa gundah akan berkurangnya kesuburan dan potensi seksual mereka akan berpikir dua kali untuk melanjutkan kebiasaannya merokok.
Seseorang yang merokok selama bertahun-tahun akan tercemar darahnya oleh nikotin yang melalui pembuluh darah akan dibawa ke seluruh tubuh, termasuk ke organ reproduksi. Racun nikotin akan berpengaruh terhadap spermatogenesis atau terjadinya pembelahan sperma para pria. Padahal pembelahan itu sangat kompleks, yang kemudian bisa menjadi gen dari si pemilik sperma.
Agar dapat membuahi sel telur, sperma harus berkualitas baik. Artinya, jumlahnya cukup, kualitas yang meliputi bentuk, gerakan dan kecepatannya harus baik. Sperma yang kurang baik tidak akan mampu membuahi sel telur yang letaknya cukup jauh dari vagina. Ejakulasi yang kuat saja tidak cukup, sebab kemampuan membuahi tergantung pada kulitas dan kuantitas sperma. Pada saat perokok berat yang spermanya kurang baik berhenti merokok, kulitas sperma bisa meningkat sejauh yang bersangkutan tidak mempunyai gangguan organik lain. Selain berhenti merokok, yang bersangkutan juga harus mengubah pola hidupnya yang lain, seperti tidur yang cukup, makan teratur dan badan tidak boleh terlalu lelah.
Efek rokok tidak hanya mempengaruhi kualitas dan kuantitas sperma, tetapi juga menjadi faktor resiko disfungsi seksual. Gangguan seksual pada pria terdiri atas gangguan libido, ereksi, ejakulasi, dan gangguan orgasme. Gangguan disfungsi ereksi (DE) khususnya terjadi pada perokok. Semakin berat gangguan DE, makin sulit pula pemulihannya. Cara pengobatan yang kini lazim dipakai adalah, pertama-tama menghentikan kebiasaan merokok. Kemudian dicoba dengan arterialisasi atau semacam bedah by-pass dengan menambah pembuluh darah baru pada penis, diambilkan dari pembuluh darah pada bagian lain tubuh. Keberhasilan dari pengobatan ini tidak mencapai 100%.
Cara lain, dengan obat dengan obat dan suntikan yang dilakukan secara rutin. Ini pun mensyaratkan dihentikannya rokok terlebih dahulu, dan kalau terdapat gangguan sampingan harus terus dipantau. Misalnya tekanan darah, kadar gula darah dan kadar kolesterol terus dijaga agar tetap stabil.
Apabila pembelahan sel-sel mengalami gangguan karena nikotin masuk ke dalam darah, dengan sendirinya terhambat pula perkembangan janin. Akibatnya, bisa terjadi keguguran atau bayi lahir cacat seperti bibir sumbing, hidung pipih atau berat badan kurang.
Meski tidak merokok, nikotin dapat masuk ke dalam tubuh perokok pasif. Mereka ikut menghisap asap sampingannya sehingga tidak lepas dari dampak buruknya. Bila isteri sedang sedang hamil, sebaiknya suami tidak merokok saat berada didekatnya, karena akan meracuni janin. Setelah bayi lahir pun, ia harus dihindarkan dari asap rokok.
Pada saat ini tidak hanya pria saja yang merokok. Para wanita juga mulai banyak yang merokok karena ingin mengikuti tren pergaulan dan terlihat mandiri. Gangguan kesehatan pun mengintai para wanita perokok tersebut. Gangguan kesehatan reproduksi yang disebabkan oleh kebiasaan merokok pun berbeda dengan pria. Gangguan yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi tersebut dapat bermacam-macam bentuknya mulai dari gangguan haid, early menopause, sulit untuk hamil, kehamilan di luar kandungan, keguguran dan timbulnya kecacatan pada janin.
Nikotin dapat menyebabkan gangguan pematangan pada sel telur sehingga sulit terjadi kehamilan. Gangguan pada proses pelepasan sel telur meningkatkan resiko wanita perokok untuk mengalami kehamilan di luar kandungan sekitar 2-4 kali lebih tinggi dibandingkan dengan wanita buka perokok. Nikotin juga menjadi penyebab timbulnya gangguan haid pada wanita perokok karena mempengaruhi metabolisme hormon estrogen yang tugasnya mengatur proses haid. Gangguan metabolisme akan menyebabkan haid tidak teratur dan pada wanita perokok akan mengalami nyeri perut yang lebih berat ketika haid.
Merokok berhubungan dengan resiko tinggi untuk mengalami kelainan dalam kehamilan, antara lain ketuban yang pecah sebelum waktunya dan gangguan pada plasenta. Kebiasaan merokok pun dikaitkan dengan kelahiran prematur dan berat badan bayi yang dilahirkan cenderung rendah. Bayi yang lahir dengan berat badan rendah memiliki resiko tinggi untuk sakit bahkan meninggal dunia.
Hanya ada satu cara untuk dapat terhindar dari berbagai macam gangguan kesehatan reproduksi yang timbul akibat merokok yaitu berhenti merokok. Awalnya akan sangat sulit untuk memulainya, bahkan hampir semua perokok akan berpikir mustahil untuk berhenti merokok. Niat dari dalam diri merupakan salah satu kunci keberhasila usaha berhenti merokok. Berikut ini beberapa langkah yang dapat bermanfaat untuk berhenti merokok :
- Analisis kebiasaan atas kebiasaan merokok yang telah dilakukan seperti : kapan saja waktu yang dihabiskan untuk merokok? Kapan anda secara otomatis ingin merokok?
- Susun alasan mengapa ingin berhenti merokok, jika perlu susunlah daftar alasan seperti : menghindari penyakit kanker, serangan jantung, impotensi, gangguan kehamilan dan janin.
- Langsung berhenti total tanpa melalui tahapan yang lain.
- Waspada pada hari-hari awal,alihkan perhatian dengan mengkonsumsi permen atau permen karet tanpa gula dan jangan pergi ke tempat yang terdapat banyak perokok, misalnya bar.
- Nikmati hidup dengan membelanjakan uang yang biasa untuk membeli rokok dipergunakan untuk hal-hal yang lebih bermanfaat.
- Mngkonsumsi makanan rendah kalori pada minggu-minggu awal setelah berhenti merokok dan minumlah banyak air.


Satire Comedy


Saya suka sekali dengan Satire Comedy dibawah ini.
Dari perhitungan konversi huruf2 silahkan disimak

Bagi yg pernah baca dan belajar 7 habit :

Jika, nilai huruf-huruf ini kita anggap sbb:
- A - B - C - D - E - F - G - H - I - J - K - L - M
1 - 2- 3 - 4 -5 - 6 - 7 - 8 - 9- 10- 11- 12 - 13

- N - O - P - Q - R -- S - T- U - V - W - X - Y - Z
14 - 15- 16- 17- 18 - 19 - 20- 21- 22- 23 -24 - 25- 26


Hitung bareng-bareng:
Bahasa Inggris (dipercaya oleh orang America )
Kalau kita bekerja dengan modal angka tersebut dibawah, maka hasilnya adalah...

- H - A - R - D - W - O - R - K ( kerjakeras )
8 1 18 4 23 15 18 11 = 98% Only

- K - N - O - W - L - E - D - G - E ( pengetahuan )
11 14 15 23 12 5 4 7 5 = 96% Only

- L - O - B - B - Y - I - N - G ( pendekatan )
12 15 2 2 25 9 14 7 = 86% Only

- L - U - C - K ( keberuntungan )
12 21 3 11 = 47% Only

Ternyata ... semua nilai dari usaha-usaha kita diatas nggak bisa
mengalahkan yang satu ini:

- A - T - T - I - T - U - D - E ( sikap/tingkah laku )
1 20 20 9 20 21 4 5 = 100%



tapi ini rumus yang berlaku di luar negeri he..he..he.. .


Di Indonesia, itung-itungannya menjadi begini:

- G - I - G - I - H (HARDWORK)
7 9 7 9 8 = 40% Saja

- I - L - M - U (Knowledge)
9 12 13 21 = 55% Saja

- L - O - B - I (Lobbying)
12 15 2 9 = 38% Saja

- M - U - J - U - R (Luck)
13 21 10 21 18 = 83% Saja

- S - I - K - A - P (Attitude)
19 9 11 1 16 = 46% Saja

- K - O - R - U - P - S - I
11 15 18 21 16 19 9 = 109 %

Ternyata yg ditekuni orang-orang INDONESIA yaitu
"KORUPSI" mempunyai kadar mencapai keberhasilan 109%.
Lebih baik dr "ATTITUDE"- nya ORANG BARAT yg hanya 100%.


Sekedar mikir?

JALUR KERETA


Sekelompok anak kecil sedang bermain di dekat dua jalur kereta api. Jalur yang pertama adalah jalur aktif (masih sering dilewati KA), sementara jalur kedua sudah tidak aktif. Hanya seorang anak yang bermain di jalur yang tidak aktif (tidak pernah lagi dilewati KA), sementara lainnya bermain di jalur KA yang masih aktif.

Tiba-tiba terlihat ada kereta api yang mendekat dengan kecepatan tinggi. Kebetulan Anda berada di depan panel persimpangan yang mengatur arah KA tersebut. Apakah Anda akan memindahkan arah KA tersebut ke jalur yang sudah tidak aktif dan menyelamatkan sebagian besar anak kecil yang sedang bermain. Namun hal ini berarti Anda mengorbankan seorang anak yang sedang bermain di jalur KA yang tidak aktif. Atau Anda akan membiarkan kereta tersebut tetap berada di jalur yang seharusnya?

Mari berhenti sejenak dan berpikir keputusan apa yang sebaiknya kita ambil.

Sebagian besar orang akan memilih untuk memindahkan arah kereta dan hanya mengorbankan jiwa seorang anak. Anda mungkin memiliki pilihan yang sama karena dengan menyelamatkan sebagian besar anak dan hanya kehilangan seorang anak adalah sebuah keputusan yang rasional dan dapat disyahkan baik secara moral maupun emosional.

Namun sadarkah Anda bahwa anak yang memilih untuk bermain di jalur KA yang sudah tidak aktif, berada di pihak yang benar karena telah memilih untuk bermain di tempat yang aman? Di samping itu, dia harus dikorbankan justru karena kecerobohan teman-temannya yang bermain di tempat berbahaya.

Dilema semacam ini terjadi di sekitar kita setiap hari. Di kantor, di masyarakat, di dunia politik dan terutama dalam kehidupan demokrasi, pihak minoritas harus dikorbankan demi kepentingan mayoritas. Tidak peduli betapa bodoh dan cerobohnya pihak mayoritas tersebut. Nyawa seorang anak yang memilih untuk tidak bermain bersama teman-temannya di jalur KA yang berbahaya telah dikesampingkan. Dan bahkan mungkin tidak kita tidak akan menyesalkan kejadian tersebut.

Seorang teman berpendapat bahwa dia tidak akan mengubah arah laju kereta karena dia percaya anak-anak yang bermain di jalur KA yang masih aktif sangat sadar bahwa jalur tersebut masih aktif. Akibatnya mereka akan segera lari ketika mendengar suara kereta mendekat. Jika arah laju kereta diubah ke jalur yang tidak aktif maka seorang anak yang sedang bermain di jalur tersebut pasti akan tewas karena dia tidak pernah berpikir bahwa kereta akan menuju jalur tersebut. Di samping itu, alasan sebuah jalur KA dinonaktifkan kemungkinan karena jalur tersebut sudah tidak aman. Bila arah laju kereta diubah ke jalur yang tidak aktif maka kita telah membahayakan nyawa seluruh penumpang di dalam kereta. Dan mungkin langkah yang telah ditempuh untuk menyelamatkan sekumpulan anak
dengan mengorbankan seorang anak, akan mengorbankan lagi ratusan nyawa penumpang di kereta tersebut.

Kita harus sadar bahwa HIDUP penuh dengan keputusan sulit yang harus dibuat. Dan mungkin kita tidak akan menyadari bahwa sebuah keputusan yang cepat tidak selalu menjadi keputusan yang benar. "Ingatlah bahwa sesuatu yang benar tidak selalu populer dan sesuatu yang populer tidak selalu benar". ( source : unknown )

Kegagalan adalah Kado Berharga


Terbayang dalam sebuah artikel, penulis pernah menyinggung : Ketika ia
baru keluar dari dinas tentara, hanya mengantongi ijazah SMU, tidak ada
satu pun ketrampilan, sehingga terpaksa kerja di sebuah perusahaan
percetakan menjadi kurir.

Suatu hari, anak muda ini mengantar penuh muatan berisi puluhan buku ke
kantor berlantai 7 di suatu perguruan tinggi ; ketika dia memanggul
buku-buku tersebut menunggu di lift, seorang satpam yang berusia 50-an
menghampirinya dan berkata : "Lift ini untuk profesor dan dosen, lainnya
tidak diperkenankan memakai lift ini, kau harus lewat tangga!"

Anak muda memberian penjelasan pada satpam itu :

"Saya bukan mahasiswa, saya hanya ingin mengantar buku semobil ini ke
kantor lantai 7, ini kan buku pesanan sekolah!"

Namun, dengan beringas satpam itu berkata :

"Saya bilang tidak boleh ya tidak boleh, kau bukan profesor atau pun
dosen, tidak boleh menggunakan lift ini! Kedua orang itu berdebat cukup
lama di depan pintu lift, tapi, satpam tetap bersikeras tidak mau
mengalah. Dalam benak anak muda itu berpikir, jika hendak mengangkut
habis buku semobil penuh ini, paling tidak harus bolak-balik 20 kali
lebih ke lantai 7, ini akan sangat melelahkan! Kemudian, anak muda itu
tidak dapat menahan lagi satpam yang menyusahkan ini, lantas begitu
pikirannya terlintas, ia memindahkan tumpukan buku-buku itu ke sudut
aula, kemudian pergi begitu saja.

Setelah itu, anak muda menjelaskan peristiwa yang dialaminya kepada bos,
dan bos bisa memakluminya, sekaligus juga mengajukan surat pengunduran
diri pada bosnya, dan segera setelah itu ia pergi ke toko buku membeli
bahan pelajaran sekolah SMU dan buku referensi, sambil meneteskan air
mata ia bersumpah, saya harus bekerja keras, harus bisa lulus masuk ke
perguruan tinggi, saya tidak akan membiarkan dilecehkan orang lagi.

Selama 6 bulan menjelang ujian, anak muda ini belajar selama 14 jam
setiap hari, sebab ia sadar, waktunya sudah tidak banyak, ia tidak bisa
lagi mundur, saat ia bermalas-malasan, dalam benaknya selalu terbayang
akan hinaan security yang tidak mngizinkannya memakai lift, membayangkan
diskriminasi ini, ia segera memacu semangatnya, dan melipatkan gandakan
kerja kerasnya.

Belakangan, anak muda ini akhirnya berhasil lulus masuk ke salah satu
lembaga ilmu kedokteran. Dan kini, selama 20 tahun lebih telah berlalu,
sang anak muda akhirnya berhasil menjadi seorang dokter klinik. Sang
dokter merenung sejenak, ketika itu, jika bukan karena security yang
sengaja mempersulitya, bagaimana mungkin ia menyeka air matanya dari
hinaan itu, dan berdiri dengan berani ? Dan bukankah security yang
dibencinya itu adalah budi-nya seumur hidupnya?

Kisah ini membuat saya teringat akan masa lalu, kala itu ketika masih
duduk di bangku SMU, di kelas ada seorang murid yang nakal, prestasiya
di sekolah biasa-biasa saja, tidak menonjol. Suatu hari, guru fisika
membagi sebuah soal yang rumit sebagai pekerjaan rumah, keesokannya saat
masuk sekolah, hampir semua siswa tidak ada yang bisa menjawabnya,
namun, hanya siswa nakal bernama Chen itu yang dapat menjelaskannya!

"Chen, katakan dengan jujur, apakah PR ini hasil kerja kakakmu? Saya
tahu fisika kakakmu sangat hebat. Tahun lalu saya penah
mengajarinya. "demikian tanya sang guru.

"Itu memang hasil kerjaku sendiri! Guru, mana boleh Anda menuduhku
demikian?"

"Sudahlah, kau tidak perlu bohong! Bukan hasil kerja sendiri, mengapa
tidak tahu malu, bersikeras bilang hasil kerja sendiri!" sambil berdiri
di podium dan dengan nada mengejek dan menyindir guru fisika itu berkata
:

"Sudahlah!jangan bikin malu! Saya tahu betul tarafmu, kau tidak perlu
bohong padaku!"

Ketika itu, saya memalingkan kepala, dan melihat Xiao Chen menundukkan
kepala, mengatup mulutnya, matanya berkaca-kaca, ia tidak membantah
lagi, terus menundukkan kepala, pura-pura membaca buku, dan air matanya
setetes demi setetes menitik jatuh ke atas buku pelajarannya. Setelah
ujian, Xiao Chen yang berjuang keras, akhirnya berhasil lulus ujian
masuk ke Universitas Taiwan, dan setelah ke luar dari dinas militer, ia
melanjutkan kuliahnya di AS, kini, ia kembali ke negaranya dengan gelar
kehormatan sebagai "doktor fisika".

Dan saya, selamanya juga tidak lupa dengan sebait kalimatnya untukku
ketika di SMU :

"Soal itu, jelas-jelas saya yang kerjakan, tapi, mengapa ia (guru
fisika) tidak percaya padaku, malah menghina dan mengejekku di depan
siswa, memandang rendah padaku ? Kelak, fisika saya harus lebih hebat
daripada dia! Bapak Jiang Jingguo pernah berkata : "Saat gagal harus
bersabar". Benar, manusia, pasti ada saatnya mengalami kegagalan, tapi,
saya semakin yakin!

"Kegagalan, adalah hadiah terbaik bagi remaja!"

Manusia, hanya di saat mengalami kegagalan, di persulit, didiskreditkan,
di ejek dan dihina orang, baru bisa "mengingatkan diri" dan segera
sadar, bukankah ini merupakan kado yang sangat berharga dalam sepanjang
hidup kita?

Karena itu, jika kegagalan sekarang dapat memberikan kebahagiaan Anda di
kemudian hari, bersabarlah. Sebaliknya tinggalkan, jika kebahagiaan
sekarang bisa mendatangkan kemalangan Anda dikemudian hari.

Setiap kegagalan, kepedihan, maupun pukulan dalam perjalanan hidup pasti
ada maknanya.

GEJALA STROKE


Sewaktu pesta barbeque,
seorang teman terjatuh - dia meyakinkan
semua orang yang datang kalau
dia tidak apa-apa dan katanya hanya
tersandung batu bata karena sepatu
barunya (padahal mereka menawarkan memanggil paramedik).

Mereka membantunya
membersihkan diri dan mengambilkan piring
makanan baru. Meskipun terlihat sedikit
terguncang, Ingrid meneruskan menikmati sore itu.

Malamnya, suami Ingrid
menelpon memberitahukan semua orang bahwa
istrinya telah dibawa ke rumah
sakit - (pukul 6 sore besoknya, Ingrid
meninggal).

Dia mendapat serangan stroke pada
pesta barbeque.
Kalau saja mereka tahu
bagaimana mengenali tanda-tanda stroke
mungkin Ingrid masih bersama kita
hari ini.

Hanya membutuhkan satu
menit untuk membaca ini.

Seorang ahli syaraf
mengatakan bahwa kalau dia bisa menolong
seorang korban stroke dalam waktu 3 jam
sejak serangan tersebut, dia bisa
membalikkan pengaruh stroke....
secara total! Dia mengatakan bahwa
triknya adalah mengenali dan
mendiagnosa stroke dalam waktu 3 jam
sejak serangan, yang sebenarnya merupakan hal
yang sulit.

MENGENALI
STROKE

Puji syukur kepada yang Maha Pencipta atas indera yang dapat
mengingat TIGA hal berikut.

Baca dan
pelajarilah!

Kadang-kadang gejala
stroke sulit dikenali.
Sayangnya,kurangnya
kewaspadaan dapat mendatangkan
bencana. Korban stroke dapat
menderita kerusakan otak
sewaktu orang-orang yang ada disekitarnya
pada saat kejadian, gagal mengenali
gejala-gejala stroke.

Sekarang banyak dokter mengatakan
bahwa orang di sekitar korban dapat
mengenali gejala stroke
dengan menanyakan tiga pertanyaan
sederhana ini:

1. Minta orang tersebut untuk
TERSENYUM.

2. Minta orang tersebut untuk
MENGANGKAT KEDUA TANGANNYA.

3. Minta orang tersebut untuk
MENGUCAPKAN SEBUAH KALIMAT SEDERHANA
(yang masuk akal), contoh: "Hari
ini cerah." Blablabla... .

Bila orang tersebut tidak
bisa melakukan apa yang kita minta diatas
atau salah satunya segera
bawa ke rumah sakit terdekat untuk
mendapatkan
pertolongan pertama
selanjutnya.

Seorang kardiolog berkata
kalau setiap orang yang mendapatkan
e-mail ini mengirimkannya kembali
ke 10 orang, kau bisa bertaruh bahwa
setidaknya satu nyawa akan
diselamatkan

Jadilah seorang sahabat dan
bagikan artikel ini dengan sebanyak
mungkin ke temanmu,
kau bisa saja menyelamatkan nyawa mereka.

Dana BBM Polri Rp 523,7 Miliar Dikorupsi


Refleksi: Depag korupsi, polisi korupsi. Urusan keselamatan surgawi korupsi, urusan keamanan duniawi korupsi. Mungkin hanya yang belum korupsi adalah bahagian urusan nerakawi, tetapi kalau ada bahagian urusan nerakawi pasti sudah ada demo FPI dan konco-konconya.

http://www.suarapem baruan.com/ News/2007/ 04/19/index. html

SUARA PEMBARUAN DAILY
Dana BBM Polri Rp 523,7 Miliar Dikorupsi

[JAKARTA] Indonesia Police Watch (IPW) mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menindaklanjuti dugaan penyimpangan dana pengelolaan bahan bakar minyak (BBM) dan pelumas di jajaran Polri senilai Rp 523,7 miliar yang ditemukan oleh Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK).

Kasus penyelewengan keuangan negara dalam proyek anggaran Polri tahun 2004-2005 itu disinyalir tidak saja melibatkan orang dalam, tetapi juga dua perusahaan sebagai pihak ketiga yang menjadi makelar, yakni PT HAM di Jakarta Barat dan PT LIS di Jakarta Utara.

"Temuan BPK itu sudah layak ditindaklanjuti KPK. Pengungkapan kasus tersebut untuk kepentingan penegakan hukum, sekaligus menghapus sinyalemen citra buruk Polri terkait skandal KKN selama ini," kata Ketua Presidium IPW Neta S Pane dalam percakapan dengan Pembaruan di Jakarta, Rabu (18/4) pagi.

Menurut Neta, hasil audit BPK menyebutkan dukungan bahan bakar minyak (BBM) untuk jajaran Polri disinyalir telah dijual kepada pihak ketiga. Teknis penjualan pun secara ilegal di bawah harga pasaran. Praktik curang tersebut pada akhirnya merugikan Polri.

Akibat lainnya, penjualan BBM terselubung itu juga merugikan jajaran bawah Polri karena mereka tidak dapat menikmati subsidi BBM sesuai prosedur sebagaimana yang dianggarkan pemerintah melalui bidang manajemen Polri yang menangani distribusi bantuan tersebut.

Dikatakan, dampak tidak tertibnya administrasi pengelolaan itu adalah dana senilai Rp 44,1 miliar yang seharusnya dikelola dalam bentuk natura telah diberikan kepada pihak ketiga. Selain itu, subdisi harga hanya dinikmati segelintir orang atau pihak tertentu yang semestinya tidak berhak.

Ia menjelaskan BPK juga menemukan indikasi beberapa skandal penyerobotan dana BBM Polri secara tidak sah melalui data fiktif antara lain, penugasan kapal patroli Babinkam Polri senilai Rp 3,4 miliar. Padahal, kapal tersebut terbukti rusak dan dalam perbaikan, namun ternyata kapal itu tetap mendapat jatah BBM. Penyaluran BBM fiktif lainnya termasuk untuk kendaraan dinas atau nondinas yang dalam keadaan rusak berat di beberapa Polda dengan total kerugian Rp 190 juta.

Terdapat pula data penggunaan BBM atau uang hasil penjualan BBM yang belum dipertanggungjawabk an sebesar Rp 6,01 miliar, di antaranya, di Mabes Polri Rp 996,17 juta, Polda Banten Rp 1,84 miliar, dan Polda Metro Jaya Rp 2,77 miliar.

Terkait hal itu, Kepala Bidang Penerangan Umum (Kabidpenum) Divisi Humas Mabes Polri Kombes Pol Bambang Kuncoko yang dikonfirmasi terpisah mengatakan belum menerima laporan tersebut. Pada prinsipnya, tutur dia, Polri sampai saat ini terus meningkatkan sumber daya manusia melalui perbaikan mutu manajemen, pengembangan infrastruktur, hingga profesionalisme kinerja di lapangan, dalam rangka memenuhi tuntutan masyarakat. [G-5]

Kemakmuran Itu Hanya Fatamorgana

Banyak orang mungkin tak percaya bahwa karyawan PT Freeport Indonesia di pedalaman Papua tidak sejahtera. Akan tetapi, itulah yang mereka rasakan sejak pengelolaan perusahaan tambang tembaga itu dialihkan dari McMoran ke PT FI.

Jawab sekarang,
Jawab sekarang,
Jawab sekarang jangan ditunda,
Jangan ditunda,
Jangan ditunda

Lagu Panjang Umur yang sudah diganti syairnya itu dinyanyikan penuh semangat oleh ribuan karyawan PT Freeport Indonesia (FI). Suasana di depan gedung perkantoran PT FI di Kuala Kencana pun meriah. Bukan oleh kegembiraan dan sukacita, melainkan oleh keseriusan dari ribuan karyawan asal Papua itu dalam memperjuangkan tuntutannya.

Penggantian kata "panjang umurnya" dengan "jawab sekarang" dimaksudkan untuk menegaskan tuntutan mereka atas perbaikan kesejahteraan. Kata "serta mulia" pun diganti dengan "jangan ditunda" untuk menegaskan bahwa ribuan orang itu tidak main-main dengan tuntutan mereka.

Aksi yang masih berlangsung hingga Kamis (19/4) malam itu memang mengejutkan. Siapa sangka pilihan PT FI untuk menolak Resolusi Tongoi Papua, yakni resolusi sebuah organisasi para karyawan PT FI asli Papua, ternyata serius dan berujung pada mogok kerja.

Resolusi yang dihasilkan Musyawarah Besar Tongoi Papua pada 9 November 2006 itu awalnya hanya dianggap mewakili aspirasi 2.900 lebih karyawan PT FI. Bahkan, manajemen PT FI dalam pertemuan dengan perwakilan Tongoi Papua pada hari Rabu lalu menyatakan baru mendengar resolusi itu sehingga belum bisa memutuskan apa pun.

Aksi mogok kerja besar-besaran yang sempat menghentikan kegiatan produksi itu sebenarnya sudah digagas beberapa lama. Mereka bahkan sudah minta disediakan bus untuk perjalanan ke Timika, ibu kota Kabupaten Mimika, untuk berunjuk rasa ke DPRD setempat.

Karena perusahaan tak mau menyediakan bus, Selasa sore, 1.012 karyawan PT FI berjalan kaki sejauh 67,6 kilometer ke Timika. Bak bola salju, keberanian 1.012 karyawan itu akhirnya menggugah ribuan karyawan lain. "Ini perjuangan bersama karena nasib kami para karyawan non-Papua pun sama saja," kata Ronny Warouw, karyawan yang bekerja di Grassberg.

Warouw yang sudah 10 tahun bekerja di Portsite itu menceritakan sulitnya hidup dengan gaji pokok Rp 2 juta. "Bayangkan, sewa rumah di Timika Rp 800.000 per bulan. Anak saya tiga, dan biaya sekolah mahal. Padahal, kerja kami berat, tidak pernah bergaul dengan anak, tinggalkan istri," katanya.

"Selama 10 tahun saya bekerja keras, tetapi pangkat saya tidak pernah naik, tetap grade D, nonstaf," ujar Jitmau, karyawan lain.

Keluh kesah para karyawan PT FI itu selalu diwarnai nostalgia terhadap kesejahteraan karyawan kala salah satu areal tambang tembaga paling produktif di dunia itu masih dikelola McMoran. Kumbubui adalah satu dari sedikit karyawan PT FI yang sempat mencicipi nikmatnya manajemen McMoran.

Makin memburuk

Bukan semata-mata gaji atau fasilitas yang sebenarnya mereka gugat. Sebagai orang yang bekerja di wilayah operasi tambang yang rawan, Kumbubui dan sejumlah karyawan lapangan Grassberg mengeluhkan kian memburuknya pengelolaan dan manajemen keselamatan areal tambang.

Kondisi ribuan karyawan menjadi lebih pelik lagi karena khalayak ramai selama ini menilai tumpukan keuntungan PT FI telah membuat para karyawannya berkelimpahan. Orang yang hanya tahu bahwa PT FI menghasilkan uang miliaran dolar AS tidak akan percaya jika Jitmau, Warouw, Kumbubui, atau ribuan karyawan lain hidup berkesusahan.

Tumpukan masalah yang terjadi pascapengalihan areal tambang dari McMoran kepada PT FI itulah yang akhirnya bermuara dalam Musyawarah Besar Tongoi Papua pada tanggal 7-9 November 2006. Sebuah musyawarah besar yang melahirkan Resolusi Tongoi Papua.

Resolusi itu berisi sembilan tuntutan yang harus dikabulkan manajemen sebelum 16 April. Tuntutan itu, antara lain, kenaikan pangkat 1 tingkat bagi semua karyawan nonstaf yang masa kerjanya satu tahun atau lebih. Sebab, selama tiga tahun terakhir, mereka tidak mendapat promosi.

Resolusi itu juga menuntut agar karyawan tingkat terendah, grade F, yang saat ini gajinya kurang dari Rp 2 juta dinaikkan menjadi Rp 3,6 juta. Pola dan pintu rekrutmen juga diminta untuk diubah.

Resolusi itu juga menyatakan pimpinan Departemen Keamanan (Security Department) yang dinilai tidak berpihak kepada karyawan, khususnya karyawan asli Papua, harus dicopot.

Atas semua tuntutan itu, PT FI merasa sudah menjawabnya. Akan tetapi, Tongoi Papua menilai jawaban PT FI mengambang. Ribuan karyawan lain yang tak tergabung dalam Tongoi Papua juga menilai komitmen PT FI untuk memperbaiki kondisi kerja dan kesejahteraan tidak jelas. Itulah yang menyebabkan mereka akhirnya bergabung untuk mogok kerja.

Bencikah mereka kepada PT FI yang telah menghidupinya? Jitmau memastikan tak satu karyawan pun membenci PT FI. Mereka hanya ingin agar manajemen baru itu memenuhi tuntutan karyawan, saat itu juga para karyawan akan balik ke tempat kerja masing-masing

ISTRI YANG LAMBAT


" Wanita-wanita, tetaplah jadi dirimu sendiri, dan biarkan Tangan Tuhan yg bekerja sempurna, menggenapi rencana-Nya dalam hidupmu, untuk hormat & kemuliaan-Nya." Gbu-As.

ISTRI YANG LAMBAT

Dalam sebuah keluarga hiduplah sepasang Suami-Istri, Pak Pendeta dan Ibu pendeta dan anak-anak tercinta disuatu desa terpencil. Sekian lamanya mereka kelihatan hidup tentram dan bahagia sehingga tak terasa sudah sekian tahun mereka mengarungi bahtera rumah tangga, sifat dan karakter si suami sudah tak asing lagi buat si istri. Begitu pula halnya sang suami, sifat dan karakter istrinya sudah melekat erat dalam dirinya. Si suami merasa bersyukur sekali memiliki istri seorang pendeta dan si istri juga sangat bersyukur sekali punya suami seorang pendeta pula.

Suatu hari mereka diundang dari gereja Resort untuk mengikuti dan bertanding KOOR di Konser terbesar gereja-gereja di Bandung , yang dikuti oleh para pendete-pendeta seluruh gereja. dan disediakan jemputan bagi daerah-daerah yang jauh (terpencil) dengan Bus besar, dengan syarat, untuk daerah B harus menunggu jam sekian, disimpang B, dengan catatan siapa yang terlambat akan ditinggal, karena Bus akan melaju dengan cepat dan kebetulan untuk daerah pak Pendeta harus menunggu tepat jam 4 sore disimpang A karena acara akan dimulai jam 7 malam.

Demikianlah mereka saling mempersiapkan diri dari pagi, mulai dari baju, sepatu, tas, dasi, dan perlengkapan lainnya, sempat terbersit dalam pikiran si suami bahwa istrinya seorang yang lelet (lambat) apalagi soal berdandan bisa sampe berjam-jam lamanya. Dan suaminya berkata kepada istrinya, "Ma, ingat kita harus berangkat jam setengah 4, karena busnya akan datang jam 4, mama harus persiapkan semuanya, kalau perlu kesalon, mbok ya sekarang aja, biar ndak telat, tapi sang istri dengan manis dan bangganya berkata, Ndak perlu kesalon, wong dari dulu mama dandanan sendiri , kok papa ndak tau sih???

Sambil senyum-senyum sang suami menjawab, Bukan begitu mam, maksudnya supaya kamu keliatan lebih cantik dikit, beda dari yang sebelum-sebelumnya, inikan acara besar, apalagi nanti kita para pendeta duduknya paling depan jadi ndak malu-maluin, gitu lho
Mana tau pula kita menang!,jawab siistri dengan ketus, Jadi maksud kamu, selama ini gue ndak cantik!, jadi selama ini kamu bohong, dolo sebelum nikah bilangnya aku tercantik, seksi, jadi kamu nyesel kawin sama aku!

Sisuami kembali menjawab, Udah deh ma, aku ndak mau berantem, inget ma kita khan pendeta udah lahir baru lagi....chik...chik...chik..

Singkat cerita tibalah waktunya mereka harus berangkat, jam sudah menunjukkan pukul setengah 4 sore, pak Pendeta sudah bersiap-siap dan kelihatan gagah dengan jasnya, tapi alangkah terkejutnya dia ketika masuk kamar, istrinya baru berpakaian, belum lagi dandan, nyisir rambut dan sebagainya,

Suaminya berkata: dengan sedikit marah, dia berkata, Mama cepetan kita hampir terlambat!
Istrinya menjawab: Sebentar pa, 5 menit lagi pasti kelar, gw khan perlu sanggulan lagi.
Suaminya berkata lagi: apa? sanggulan lagi? ndak perlu pake sanggul-sanggulan lah...
Istrinya menjawab: Tapi biar keliatan cantik dan beda dong??? Lagian telat-telat dikit ndak apalah paling juga busnya jam karetan, jam Indonesia khan molor-molor setengah jam....

Dengan kesal suaminya menjawab, sambil keluar kamar dan berteriak, Memang kamu dari dulu lelet, lambat, ndak pernah berubah, dari dulu ampe sekarang!
Siistri menjawab dengan berteriak pula, "Baguslah, Tuhan Yesus aja ndak pernah berubah, dari dulu sekarang dan selamanya tau!

Demikianlah mereka keluar rumah jam setengah lima sore, diperjalanan sisuami terus mengomel dengan istrinya..
"kita pasti dah terlambat, dasar lelet.....lelet...lambat...lambat..akhirnya mereka sampai disimpang...5 menit....10menit mereka menunggu, tetapi Bus tetap ndak nonggol-nongol"
Sisuami sambil kesal dan marah berkata..."Pasti busnya sudah berangkat, ini semua gara-gara kamu.....makanya jadi orang jangan lambat tau!"
Dengan tak ragu lagi pak Pendeta pergi ke Wartel terdekat untuk menelpon kekantor pusat pelayanan bus yang tertera di denah undangan konser itu.

Ternyata Bus yang akan menjemput mereka sudah berangkat setengah jam yang lalu, dan sekarang sedang dalam perjalanan menuju kota Bandung .
Putuslah harapan pak Pendeta, begitu marahnya dia sehingga dia hanya diam saja seolah enggan untuk berbicara kepada istrinya, Istrinya mencoba menghibur suaminya dan berkata, Pa, sabar aja, kita tetep doa mudah-mudah ada mobil atau bus yang menuju keBandung, kita pasti belum terlambat

Sambil tetap menunggu, siistri tetap berdoa, Tuhan gimana ini, kami mau memujimu berikanlah transportasi yang terbaik, kami tetap menunggu disimpang ini Tuhan, ampuni segala dosa kami....

Belum sempat siistri mengucapkan Amin, tiba-tiba suaminya berteriak, Ma, cepetan ma itu ada Bus yang hendak keBandung, katanya mereka mau ikutan tanding koor juga dikonser itu.

Secepat kilat siistri berkata dalam hati .....terima kasih Tuhan....Amin.....

Lalu mereka naik ke Bus itu dan sambil berbincang-bincang, rupanya rombongan yang ada di Bus ini juga ikut bertanding dalam koor nanti dari rombongan gereja lain di dekat desa mereka. Mereka mengaku bahwa mereka juga terlambat karna harus menunggu antrian lama dipom bensin. Tiba-tiba mereka dikejutkan dalam satu berita dipembicaraan telpon supir bus didepan, lalu supir itu berkata kepada para penumpang, Bus No. 412 yang berangkat ke Bandung jam 4 tadi mengalami kecelakaan jatuh kejurang yang curam, belum diketahui berapa yang tewas dan berapa yang selamat, tapi menurut beritanya, bus dalam keadaan menganaskan.

Pak Pendeta dengan tercenggang dan berkata kepada istrinya..... "Ma, itu kan bus yang akan kita tumpangi tadi.....kok bisa ya????

Siistri dengan sedikit kurang percaya melihat kembali undangan itu, ternyata memang benar No. 412. dan berkata kepada suaminya: " Untung pa, kita telat, kalo ndak udah tewas".

"Tidak pikir panjang lagi, pak pendeta langsung merangkul istrinya dengan lembut, seakan dia tidak ingin kehilangan orang yang dicintainya seumur hidup. Dalam hatinya ia berdoa, Tuhan terima kasih, Engkau masih mengizinkan kami untuk bersama dalam hidup ini, masih sempat lagi untuk memujiMu, terima kasih telah memberikan istri yang terbaik bagiku, terima kasih telah memberikan istri yang lelet kepadaku, aku bersyukur segala sesuatunya telah Engkau atur, segala sesuatu yang terjadi untuk mendatangkan kebaikan, terima kasih telah membuka mataku, aku akan menjaga hatiku kemanapun aku pergi, aku tak akan menodainya, aku tak akan menyakitinya, aku tak akan meminta lebih...lebih ...lebih Tuhan.... terima kasih telah memberikan istri yang sepadan bagiku......Amin

Pesan Pak Pendeta :
1.Kepada mereka yang belum memiliki pasangan hidup dan yang sedang mencari pasangan hidup: 1. Cari dan mintalah kepada Tuhan pasangan yang SEPADAN, bukan untuk menjadi sama sepertimu, tapi untuk saling melengkapi Walaupun kita sudah memilih yang banyak persamaan maka setelah menikah dengan segera, banyak orang menyadari bahwa mereka menemukan banyak perbedaan seperti cerita diatas.

2. Terima apa adanya pasanganmu, sikapnya, sifatnya, termperamennya, karakternya.Dengan mulai menerimanya bahkan sering terjadi perubahan kearah perbaikan.

3. Kita tidak bisa merubah pasangan dengan mencela, menuntut, mengomelinya, mengungkit-gungkit kekurangannya, Penerimaan itu perlu, bahkan salah satu kebutuhan dasar seorang manusia. Penerimaan membuat orang merasa bahagia, dan dari sikap hati bahagia justru muncul perbuatan-perbuatan yang simpatik.

4. Alkitab mengajarkan bahwa, menikah untuk menjadi satu dan bukan untuk menjadi sama, Menikah untuk saling melengkapi sehingga gambar Allah menjadi lengkap dalam dua pribadi yang disatukan.

5. Jangan jadikan kecantikan dan kegantengan seseorang jadi the "FIRST ONE"
tapi yang terpenting dari semua itu adalah seseorang yang engkau kasihi benar-benar mengasihi Tuhan Yesus, sehingga apapun masalah pada pasanganmu, dia tetap mencintai dan mengasihimu apa adanya.

Siapapun orangnya, dia tetap berharga di Mata Tuhan.


Renungan: Ngejomblo Yang Diberkati

Sama-sama runyam.

Dunia ini akan runyam bila semua manusia hidup berpasang-pasangan atau menjadi suami-isteri. Satu ce satu co. Dunia akan semakin padat Mereka akan beranak-pinak dan bertambah banyak.Sekarang saja ketika banyak orang yang ngejomblo,dunia sudah penuh sesak. Sawah dan hutan banyak yang digusur untuk dijadikan pemukiman manusia.Jadi masuk akal program keluarga berencana digalakkan. Salah satu akibatnya adalah banyak orangtua yang tdk terurus pada masa tuanya, karena anak-anaknya juga sibuk ngurusin keluarga sendiri.

Biasanya yang telaten ngurusin ortu atau menemani jalan sana-sini adalah para jomblo.Anak- anak yang sudah menikah atau yang punya pacar gak sempat lagi ngurus ortunya,Mereka sibuk dengan urusan masing-masing. Jadi boleh dikatakan para jomblo itu adalah penyeimbang populasi manusia.Itulah sisi positif bila anda seorang jomblo.

Ngejomblo atau tidak ngejomblo sama-sama perlunya,sama- sama penting.Buat teman-teman yang masih ngejomblo harus punya kiat:"bagaimana ngejomblo dengan nikmat dan sehat" Untuk para jomblo,banggalah dengan kejombloan kalian.Jangan malah minder atau merasa seperti mahluk asing.Keberadaan kalian didunia ini nggak berkurang nilainya dibandingkan dengan mereka yang punya pasangan.Sungguh.

Dan untuk yang bukan jomblo,jangan sinis atau berpraduga buruk dengan para jomblo.Justeru kalian harus menghargai mereka.

Apalagi ngejomblo dengan "tenang" gak gampang lho.Sebab,jujur sajalah,bahwa masih ada pandangan tidak adil,pendapat miring terhadap pra jomblo.Seakan ngejomblo itu di luar "jalan" yang Tuhan sediakan untuk manusia.Mereka juga seringkali didesak,dirayu, digoda,diteror untuk memiliki pasangan.Entah oleh orangtua,sanak saudara,teman atau tetangga.Dan kalau mereka tetap ngejomblo,mereka lantas dipandang "aneh".Segala gerak-geriknya dicurigai.Setiap perkataannya disalah tafsirkan.Sungguh tdk adil.

Mudah-mudahan kita bukan termasuk orang yang ikut arus dalam ketidak adilan tsb. Semoga.

Roller Coaster" SBY-JK

Tanggal 20 April 2007, tepat dua setengah tahun usia pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)-Jusuf Kalla (JK). Dua setengah tahun merupakan momentum historis karena baru pada pemerintahan SBY-JK inilah kita bisa mengasumsikan bahwa presiden dan wakilnya akan memegang kekuasaan pemerintahan lima tahun penuh pasca rezim Orde Baru.

Pemerintahan sebelumnya tidak atau belum pernah menikmati privilese semacam ini. Pemerintahan B.J. Habibie hanya berusia setahun lebih sedikit (1998-1999). Pemerintahan Abdurrahman Wahid berusia dua tahun (1999-2001). Sedangkan pemerintahan Megawati Soekarnoputri hanya punya waktu tiga tahun (2001-2004) untuk bekerja.

Usia pemerintahan yang "abnormal" menyulitkan pemerintah untuk memperlihatkan kemampuannya secara utuh. Hal ini sebenarnya kerugian semua pihak -pemimpin bangsa, partai politik, pengamat, lembaga swadaya masyarakat, dan rakyat pada umumnya- karena kita pun tidak mendapat "keuntungan" untuk dapat melihat siklus lima tahun kerja pemerintahan secara utuh pula.

Siklus lima tahun pemerintahan adalah penting. Ia merupakan salah satu variabel yang menentukan keberhasilan sebuah pemerintahan. UU No 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional menggariskan adanya Rencana Pembangunan Jangka Panjang (20 tahun) dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (5 tahun). RPJM sendiri merupakan manifestasi visi dan misi pasangan calon presiden-wakil presiden terpilih. Tampak bahwa periode waktu bagi penilaian kinerja suatu pemerintahan adalah lima tahun.

Kerangka waktu lima tahun itu bukan dimaksudkan bahwa tidak boleh ada evaluasi dalam 100 hari, enam bulan, satu tahun, atau separo jalan pemerintahan SBY-JK. Ia hanya mengimplikasikan bahwa apa pun yang terjadi dalam pemerintahan, sejauh bukan karena alasan tindak pidana atau pengkhianatan kepada negara, presiden dan wakil presiden selaku pimpinan pemerintahan tidak dapat dijatuhkan di tengah jalan. Vonis akhir terhadap berhasil atau tidaknya pemerintah akan diberikan oleh rakyat langsung dalam pemilu legislatif dan pemilu presiden.

Soal evaluasi rakyat ini kini menjadi sesuatu yang transparan (baca: dapat diterawang secara relatif akurat) dengan adanya instrumen survei atau polling opini publik.

Polling nasional terakhir dari Lembaga Survei Indonesia (LSI) 15-25 Maret 2007 menarik karena menunjukkan tingkat kepuasan (approval rating) publik yang cenderung menurun terhadap kinerja Presiden SBY maupun Wapres JK. Tingkat kepuasan terhadap kinerja SBY tinggal 49,7 persen dari sebelumnya 67 persen (Desember 2006). Sama trennya dengan kepuasan terhadap JK yang turun ke 46,9 persen dari sebelumnya 62 persen.

Menurut laporan survei LSI, penurunan approval rating itu disebabkan tingkat kepuasan publik yang juga turun terhadap penanganan masalah ekonomi nasional tahun lalu dibandingkan tahun ini. Pada survei Maret itu, warga yang merasa ekonomi nasional tahun ini lebih baik daripada tahun lalu hanya 23 persen. Bandingkan dengan November 2004 yang 41 persen dan Desember 2006 yang 33 persen. Tingkat kepuasan publik terhadap masalah ekonomi ini tampak sepadan dengan masih buruknya indikator kemiskinan dan pengangguran di masyarakat Indonesia.

Tingkat Kepuasan Rendah

Lepas dari apa sebab sesungguhnya penurunan approval rating terhadap SBY dan JK, hasil survei yang menunjukkan rendahnya tingkat kepuasan publik terhadap pemerintah merupakan "kado" yang tepat untuk ulang tahun separo jalan pemerintahan.

Di hari-hari seperti ini di mana republik masih mencari arah dan publik masih mengalami banyak kesulitan, kabar yang paling baik bukanlah kabar yang paling manis, tetapi justru kabar yang paling pahit. Sebabnya sudah kita maklumi semua: kabar baik cenderung melenakan dan kabar buruk akan membangkitkan kesadaran.

Evaluasi publik terhadap kinerja pemerintah itu sendiri tidak bisa dan tidak boleh dilihat sebagai sesuatu yang statis. Survei adalah snapshot atau gambaran pada suatu waktu tertentu, yakni waktu dilaksanakannya survei. Tingkat kepuasan publik terhadap SBY-JK seperti tampak dari serial hasil survei LSI semenjak akhir tahun 2004 sampai sekarang memang naik turun bagaikan lintasan roller coaster.

Di awal pemerintahan, misalnya, approval rating terhadap SBY pernah mencapai angka 80 persen. Angka ini turun menjadi 65 persen pada April 2005, tapi naik lagi menjadi 71 persen pada Juli 2005. Angka itu turun lagi sampai 55 persen pada Maret 2006, tapi naik signifikan ke 67 persen pada November tahun yang sama.

Jika ditelusuri lebih mendalam, penurunan tingkat kepuasan publik terhadap SBY-JK biasanya terjadi setelah pemerintah membuat keputusan atau kebijakan publik yang tidak populer, terutama yang menyangkut kepentingan masyarakat luas seperti kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Solusinya tentu pemerintah jangan mengambil keputusan yang tidak populis.

Kalaupun harus diambil, keputusan itu harus didahului penjelasan yang memadai kepada publik dan harus diikuti dengan mekanisme "jaring pengaman" serta bukti konkret bahwa pada akhirnya keputusan yang tidak populis itu akan mampu memperbaiki kesejahteraan rakyat.

Penurunan-penurunan pada tingkat kepuasan publik Indonesia menunjukkan bahwa jaring pengaman dan bukti konkret itu belum mampu dibuat pemerintah. Andai pemerintah piawai mengelola kebijakan publik, angka approval rating mestinya terus naik secara gradual. Seandainya SBY bisa menciptakan mekanisme ini, meski sangat sulit, boleh jadi tingkat kepuasan terhadapnya akan kembali ke 80 persen seperti di awal pemerintahan.

Bukan tidak mungkin angka ini diperoleh kembali oleh SBY menjelang pemilu presiden 2009, sebagaimana tingkat kepuasan terhadap Fadel Muhammad, incumbent sekaligus calon gubernur Gorontalo, menembus angka 80 persen pada pilkada 2006 yang lalu. Dalam separo masa jabatan yang tersisa, terserah pada SBY-JK untuk memilih jalan menurun atau mendaki.

*. Muhammad Qodari, direktur eksekutif Indo Barometer (IB), Jakarta
http://www.jawapos. co.id/index. php?act=detail_ c&id=281505